PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN

Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti Rufaidah

Infeksi saluran pernapasan akut mengindikasikan lebih banyak penderita anak dari pada infeksi lainnya dan meningkatkan kejadian angka lebih dari 870.000 anak di bawah usia lima tahun untuk setiap tahunnya atau sekitar 2.320 anak setiap hari. Minyak kayu putih mengandung senyawa kimia eucalyptol, cineole, linalool, dan terpinol yang memberikan sensasi hangat saat dioleskan ke kulit. Menghirup minyak kayu putih dapat meringankan gangguan pernapasan karena uap minyak kayu putih berfungsi sebagai dekongestan yang jika dihirup dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dan, membuat pernapasan lebih lega, sekret lebih encer dan mudah dikeluarkan, selaput lendir pada saluran napas menjadi tetap lembab. Tujuan penelitian ini ntuk menganalisis asuhan keperawatan anak infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dengan bersihan jalan napas tidak efektif menggunakan intervensi uap air hangat dan minyak kayu putih. Metode yang digunakan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan keluarga pasien, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Pemberian intervensi coloring therapy diberikan 1 kali sehari selama 3 hari pengimplementasian. Setelah dilakukan pemberian intervensi terapi uap air hangan dan minyak kayu putih pada An.D dengan masalah ISPA yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif menunjukkan adanya perubahan pada intensitas batuk dan lendir keluar, pernapasan bayi yang awalnya 42 x/m setelah diberikan terapi 30x/m dan SPO2 menjadi normal. Maka dapat disimpulkan terapi uap air hangat dan minyak kayu putih berpengaruh terhadap An.D dengan ISPA yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif.

Setelah dilakukan pemberian intervensi terapi uap air hangan dan minyak kayu putih pada An.D dengan masalah ISPA yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif menunjukkan adanya perubahan pada intensitas batuk dan lendir keluar, pernapasan bayi yang awalnya 42 x/m setelah diberikan terapi 30x/m dan SPO2 menjadi normal.Maka dapat disimpulkan terapi uap air hangat dan minyak kayu putih berpengaruh terhadap An.D dengan ISPA yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif.Hasil asuhan keperawatan ini sebagai panduan dasar dan menjadi salah satu terapi nonfarmakologis untuk mengencerkan dahak pada anak dengan ISPA karena dapat dilakukan secara mudah dengan mandiri.

Penelitian selanjutnya sebaiknya dilakukan dengan desain uji klinis terkontrol secara randomisasi yang melibatkan sampel anak dengan ISPA lebih banyak untuk menguji efektivitas terapi uap air hangat dan minyak kayu putih secara kuantitatif serta membandingkan hasilnya dengan terapi standar konvensional; selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan respons klinis antara konsentrasi minyak kayu putih yang berbeda atau membandingkan minyak esensial lain seperti peppermint atau tea tree oil dalam terapi inhalasi, guna menentukan mana yang memberikan efek dekonjestif paling optimal dengan efek samping minimal; terakhir, studi longitudinal yang memantau keamanan dan dampak jangka panjang penggunaan terapi uap minyak kayu putih pada anak di bawah lima tahun, termasuk pengukuran kualitas hidup, frekuensi kambuhnya ISPA, serta penerimaan keluarga dalam penerapan terapi di lingkungan rumah, dapat memberikan bukti kuat untuk rekomendasi kebijakan kesehatan publik.

  1. Implementasi Terapi Inhalasi Uap Minyak Kayu Putih Pada Anak dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)... doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v1i2.350Implementasi Terapi Inhalasi Uap Minyak Kayu Putih Pada Anak dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut ISPA doi 10 55382 jurnalpustakakeperawatan v1i2 350
  2. Asuhan Keperawatan pada An. D dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dengan Masalah Bersihan Jalan... doi.org/10.57214/jasira.v3i4.262Asuhan Keperawatan pada An D dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut ISPA dengan Masalah Bersihan Jalan doi 10 57214 jasira v3i4 262
Read online
File size419.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test