PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahPlasma Cell Leukemia (PCL) adalah kelainan limfoproliferatif langka yang ditandai dengan proliferasi sel plasma ganas di sumsum tulang dan keterlibatan darah perifer. PCL diklasifikasikan sebagai plasma cell leukaemia primer (pPCL) bila terjadi tanpa ada riwayat multiple myeloma sebelumnya dan plasma cell leukaemia sekunder (sPCL) bila berhubungan dengan refraktori atau penyakit kambuh. Seorang perempuan berusia 58 tahun datang dengan nyeri di tulang pinggul kanan. Hal ini telah dialami pasien sejak 4 bulan ini. Nyeri semakin lama semakin memberat sehingga membuat pasien sulit menggerakkan kakinya. Lemah pada kedua kaki sehingga saat ini pasien sulit berjalan. Penurunan berat badan dialami sebanyak 10 kg dalam 4 bulan ini. Riwayat trauma disangkal. Pasien terlihat pucat dan tidak ada riwayat lebam-lebam pada seluruh tubuh pasien. Riwayat perdarahan spontan disangkal. Dari hasil pemeriksaan laboratorium di dapat anemia berat (Hb 6.5 gr/dl), leukositosis 24.100/µL, trombositopenia, LED meningkat, dan 25% sel plasma pada gambaran darah tepi. Pada pemeriksaan aspirasi sumsum tulang di temukan infiltrasi sel plasma sebesar 40%. Berdasarkan riwayat pemeriksaan fisik dan laboratorium mendukung diagnosis primary Plasma Cell Leukaemia.
Plasma cell leukaemia adalah myeloma sel plasma dimana sel plasma klonal terbentuk >20% dari total leukosit dalam darah atau jumlah absolut > 2x109/L.PCL merupakan varian dari plasma cell myeloma, untuk itu dalam penegakkan PCL kita harus menyingkirkan kemungkinan-kemungkinan dari varian plasma cell myeloma yang lainnya.PCL diklasifikasikan sebagai plasma cell leukaemia primer (pPCL) yaitu PCL yang terjadi tanpa ada riwayat Multiple Myeloma (MM) sebelumnya dan plasma cell leukaemia sekunder (sPCL) yaitu bila berhubungan dengan refraktori atau sebelumnya didahului oleh multiple myeloma.Prognosis pasien PCL lebih jelek daripada multiple myeloma.Pasien pPCL umumnya suram dengan kelangsungan hidup rata-rata di bawah 1 tahun setelah penegakkan diagnosa.Sedangkan pasien dengan sPCL memiliki kelangsungan hidup lebih rendah dari pada pPCL, dimana rata-rata angka kelangsungan hidup sekitar 5 bulan setelah penegakkan diagnosa.
Berdasarkan studi kasus ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan penanganan pasien dengan Primary Plasma Cell Leukemia (pPCL). Pertama, penelitian longitudinal yang membandingkan profil genetik dan ekspresi protein pada pPCL dan secondary plasma cell leukemia (sPCL) dapat memberikan wawasan tentang mekanisme patogenesis yang berbeda dan potensi target terapi yang spesifik. Kedua, eksplorasi peran lingkungan mikro sumsum tulang dalam perkembangan dan resistensi pPCL terhadap terapi dapat membuka jalan bagi pengembangan strategi terapi yang lebih personal dan efektif. Ketiga, investigasi lebih lanjut mengenai efektivitas kombinasi terapi yang menggabungkan agen imunomodulator dengan kemoterapi konvensional pada pPCL dapat meningkatkan hasil pengobatan dan memperpanjang kelangsungan hidup pasien.
- RISE Health Research Journal. rise health research journal journals.lww.com/rise/abstract/2016/05000/plasma_cell_leukaemia.2.aspxRISE Health Research Journal rise health research journal journals lww rise abstract 2016 05000 plasma cell leukaemia 2 aspx
- British Journal of Haematology | Wiley Online Library. british journal haematology wiley library skip... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1046/j.1365-2141.2003.04355.xBritish Journal of Haematology Wiley Online Library british journal haematology wiley library skip onlinelibrary wiley doi 10 1046 j 1365 2141 2003 04355 x
- Primary Plasma Cell Leukaemia (pPCL) Pada Sumsum Tulang Belakang: Laporan Kasus dan Tinjauannya | Jurnal... journal.ppniunimman.org/index.php/JASIRA/article/view/258Primary Plasma Cell Leukaemia pPCL Pada Sumsum Tulang Belakang Laporan Kasus dan Tinjauannya Jurnal journal ppniunimman index php JASIRA article view 258
| File size | 1.24 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Kriteria inklusi meliputi artikel dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berfokus pada intervensi digital terkait kehamilan, melibatkan ibu hamil, tersediaKriteria inklusi meliputi artikel dalam bahasa Indonesia atau Inggris, berfokus pada intervensi digital terkait kehamilan, melibatkan ibu hamil, tersedia
UNARUNAR 0%) dan yang memiliki penyakit hipertensi pada grade 1 sebanyak 27 orang (36. 0%), dengan menggunakan uji statistik rank spearman p-value = 0. 002 < 0.0%) dan yang memiliki penyakit hipertensi pada grade 1 sebanyak 27 orang (36. 0%), dengan menggunakan uji statistik rank spearman p-value = 0. 002 < 0.
UNARUNAR Tingkat keparahan disminorhea bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentangTingkat keparahan disminorhea bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang
UNARUNAR Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian seluruh penderita diabetesJenis penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian seluruh penderita diabetes
UNARUNAR Penulis mampu mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi dari asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny. Pelaksanaan implementasi keperawatanPenulis mampu mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi dari asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny. Pelaksanaan implementasi keperawatan
UMNUMN PMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yangPMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yang
WIRARAJAWIRARAJA Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting meliputi berat badan lahir (p‑value 0,022, OR 3,381), menyusui eksklusifHasil menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting meliputi berat badan lahir (p‑value 0,022, OR 3,381), menyusui eksklusif
IMADIKLUSIMADIKLUS Masa usia 0-6 tahun merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, nilai agama dan moralMasa usia 0-6 tahun merupakan periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, fisik motorik, nilai agama dan moral
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penyebab angka kematian ibu salah satunya adalah perdarahan setelah melahirkan (postpartum), perdarahan postpartum ini bisa disebabkan oleh anemia padaPenyebab angka kematian ibu salah satunya adalah perdarahan setelah melahirkan (postpartum), perdarahan postpartum ini bisa disebabkan oleh anemia pada
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai kelayakan QEWB sebagai instrumen untuk mengukur eudaimonic well-being pada populasi Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris mengenai kelayakan QEWB sebagai instrumen untuk mengukur eudaimonic well-being pada populasi Indonesia.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Faktor-faktor yang berhubungan dengan kanker payudara pada wanita berusia di bawah 40 tahun adalah usia menarche, riwayat menyusui, dan riwayat keluarga.Faktor-faktor yang berhubungan dengan kanker payudara pada wanita berusia di bawah 40 tahun adalah usia menarche, riwayat menyusui, dan riwayat keluarga.
BUMIGORABUMIGORA Penelitian ini terdiri dari empat tahap dalam Stroke Prediction Dataset. preprocessing data, Split data, klasifikasi dengan XGBClassifier, dan evaluasiPenelitian ini terdiri dari empat tahap dalam Stroke Prediction Dataset. preprocessing data, Split data, klasifikasi dengan XGBClassifier, dan evaluasi