ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS

IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi KitaIQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita

adalah suatu sikap nasionalisme yang berlebihan dan merupakan suatu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain. berasal dari filsafat radikal yang muncul dari revolusi industri yakni sindikatisme. Unsur‑unsur pokok terdiri dari tujuh unsur: Pertama, ketidak percayaan pada kemampuan nalar. Kedua, pengingkaran derajat kemanusiaan. Ketiga, kode prilaku yang didasarkan pada kekerasan dan kebohongan. Keempat, pemerintahan oleh kelompok elit. Kelima, totaliterisme. Keenam, Rasialisme dan imperialisme. Ketujuh, fasisime memiliki unsur menentang hukum dan ketertiban internasional. Ekonomi fasis memiliki ciri negara korporasi. Dalam pemahaman ini, negara berkuasa untuk menata dan mengawasi sistem perekonomian. mencapai kesuksesan pertama kalinya di Italia. Mussolini mengambil keuntungan dari tekanan‑tekanan sosial dan kerinduan di kalangan rakyat Italia akan perubahan. Kepercayaan luas bahwa sudah lenyap hanya memberikan lahan bagi perkembangan kelompok‑kelompok fasis yang baru. masih hidup, terkadang dengan nama aslinya, kala lain dengan menyamarkan dirinya. Nyatanya, meraih kebangkitan yang istimewa selama tahun 1990‑an. Awal tahun 1933, berdiri Nederlandsche Indische Fascisten Organisatie (NIFO) di Batavia. Organisasi ini berkiblat pada organisasi fasis di Jerman dan mengklaim diri sebagai bagian dari Nationaal Socialistische Beweging (NSB) yang didirikan oleh Ir Mussert dua tahun sebelumnya.

Ideologi ini bertentangan dengan prinsip demokrasi karena mengutamakan pemerintahan diktator dan ekonomi korporasi di mana negara mengendalikan produksi sementara modal tetap dipegang swasta.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana ideologi bertransformasi dalam media digital, khususnya di kalangan pemuda Indonesia, dengan meneliti mekanisme rekrutmen daring dan penyebaran propaganda; selanjutnya, sebuah studi komparatif antara kebijakan ekonomi rezim fasis historis dan pemerintah otoriter kontemporer di Asia Tenggara dapat memberikan wawasan tentang dampak kebijakan tersebut terhadap sektor swasta; terakhir, penelitian tentang peran kurikulum pendidikan tinggi dalam membentuk persepsi mahasiswa Indonesia tentang , melalui analisis tingkat kesadaran dan kemampuan berpikir kritis, dapat membantu mengidentifikasi strategi pendidikan yang efektif untuk mencegah penerimaan ideologi ekstrem. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman ilmiah tentang dinamika modern dan kontribusinya terhadap kebijakan publik serta edukasi nasional.

Read online
File size388.92 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1zl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test