UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Sectio Caesarea (SC) adalah proses persalinan melalui tindakan pembedahan dengan membuat sayatan pada dinding perut ibu dan dinding rahim untuk mengeluarkan bayi. Indikasi dipilihnya tindakan sectio caesarea salah satunya adalah keadaan bayi dalam posisi sungsang. Tujuan umum dari Karya Ilmiah Akhir Ners ini adalah untuk menganalisis asuhan keperawatan dengan pemberian teknik relaksasi napas dalam dan aroma terapi pada Pasien Post SC di Ruang Budaga RSUD Klungkung. Metode pengambilan data melalui wawancara, pengkajian dan analisis Rekam Medis Pasien. Berdasarkan pengkajian dan analisa data pada Ny. PS didapatkan diagnosa keperawatan utama Nyeri Akut. Intervensi dan implementasi yang diberikan kepada pasien yaitu tehnik deep breathing dan aroma terapi yang berpedoman pada Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI), dan evaluasi masalah keperawatan pada Ny. PS sudah teratasi dengan hasil data subjektif yang ditemukan pada Ny. PS yaitu di hari pertama tingkat nyeri yang dirasakan Ny. PS berskala 6 lalu pada hari ketiga skala nyari yang dirasakan Ny. PS turun menjadi skala 1. Dapat disimpulkan bahwa tehnik deep breathing dana roma terapi efektif untuk mengatasi masalah keperawatan Nyeri Akut pada pasien post SC.

Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada tanggal 25 November 2024 – 27 November 2024 dapat disimpulkan bahwa pengkajian yang dilakukan oleh penulis sudah sesuai teori dan dalam pengkajian pada Ny.Penulis mampu mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan evaluasi dari asuhan keperawatan selama 3 hari pada Ny.Pelaksanaan implementasi keperawatan yang direncanakan dapat terlaksana karena klien dan keluarga sangat kooperatif.Pencapaian tujuan untuk diagnosa nyeri akut dapat teratasi di hari ketiga, diagnosa defisit nutrisi dapat teratasi di hari ketiga dan diagnosa risiko infeksi sudah teratasi dihari kedua.Pengimplementasian teknik relaksasi napas dalam dan pemberian aroma terapi dapat menurunkan tingkat nyeri pasien post op.SC dilihat dari hasil pengkajian skala nyeri di hari pertama yaitu klien mengalami skala nyeri 6, hari kedua skala nyeri 4, dan hari ketiga skala nyeri menjadi 1.

Berdasarkan hasil penelitian, teknik deep breathing dan aroma terapi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri pada pasien post SC. Namun, penelitian ini hanya dilakukan pada satu pasien. Untuk memperkuat temuan, studi lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak pasien dan mengukur efek jangka panjang dari teknik-teknik ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi teknik-teknik non-farmakologis lainnya, seperti terapi musik atau akupresur, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat meningkatkan efektivitas dalam mengurangi nyeri pasca operasi. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas teknik-teknik non-farmakologis dengan manajemen nyeri farmakologis, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi perawat dan pasien.

  1. PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP NYERI POST OPERASI SECTIO CESSAREA DI RUMAH SAKIT BENGKULU | Jurnal... journal.thamrin.ac.id/index.php/jikmht/article/view/7PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP NYERI POST OPERASI SECTIO CESSAREA DI RUMAH SAKIT BENGKULU Jurnal journal thamrin ac index php jikmht article view 7
Read online
File size154.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test