UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar Belakang: Penyakit berbasis lingkungan adalah suatu gejala penyakit yang terjadi pada suatu kelompok masyarakat yang mempunyai keterkaitan, hubungan yang erat dengan komponen lingkungan tambahan dalam ruang di mana masyarakat tersebut hidup atau beroperasi pada suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu. Penyakit kulit dapat disebabkan oleh jamur, virus, kuman, parasit hewani dan lain-lain. Salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit adalah Skabies. Penyakit Skabies sangat mempengaruhi jutaan orang di Negara tropis dan Negara berkembang setiap tahun. Skabies menyebabkan penderitaan pada banyak orang karena tidak dapat tidur dengan tenang pada malam hari disebabkan oleh rasa gatal. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan sampel sebanyak 162 orang. Hasil penelitian menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pada penelitian ini hasil analisis faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies menggunakan uji Chi-Square memperoleh angka korelasi Personal Hygiene (p= 0,001), Tingkat Pengetahuan (p=0,000), Sanitasi Lingkungan (p=0,000). Pada hasil uji multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda (Multiple Regression Logistic) dengan hasil Sanitasi Lingkungan OR 95% Cl (7,955). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara Personal Hygiene, Tingkat Pengetahuan dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Skabies. Dan hasil uji multivariat ditemukan bahwa Sanitasi Lingkungan merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Falah Kota Batam.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara Personal Hygiene, Tingkat Pengetahuan dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Skabies.Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa Sanitasi Lingkungan merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Darul Falah Kota Batam.Penelitian ini mengidentifikasi pentingnya sanitasi lingkungan dalam pencegahan skabies di lingkungan pondok pesantren.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kejadian skabies di pondok pesantren, seperti kepadatan hunian dan kualitas ventilasi ruangan. Selain itu, penting untuk meneliti efektivitas intervensi edukasi kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan santri mengenai skabies, cara penularan, pencegahan, dan pengobatannya. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan perilaku santri terkait dengan kebersihan diri dan sanitasi lingkungan, serta hambatan-hambatan yang mereka hadapi dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif, program pencegahan dan pengendalian skabies yang lebih efektif dan berkelanjutan dapat dirancang dan diimplementasikan di lingkungan pondok pesantren, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup santri dan mencegah penyebaran penyakit ini.
| File size | 480.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Optimalisasi promosi kesehatan oleh perawat anak di rumah sakit dan komunitas harus melalui pemberdayaan keluarga sambil memperhatikan stres, kesiapan,Optimalisasi promosi kesehatan oleh perawat anak di rumah sakit dan komunitas harus melalui pemberdayaan keluarga sambil memperhatikan stres, kesiapan,
UPERTISUPERTIS Data diperoleh melalui kuesioner dan rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa paparanData diperoleh melalui kuesioner dan rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa paparan
MARANATHAMARANATHA Kota Bandung tercatat memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan kejadian BBLR di Indonesia (18,58%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiKota Bandung tercatat memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan kejadian BBLR di Indonesia (18,58%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Hasil penelitian menunjukkan faktor Ibu mayoritas ibu berumur 20-35 tahun sebanyak 60 orang (80%), dan ibu multigravida sebanyak 41 ibu (54,7%). MayoritasHasil penelitian menunjukkan faktor Ibu mayoritas ibu berumur 20-35 tahun sebanyak 60 orang (80%), dan ibu multigravida sebanyak 41 ibu (54,7%). Mayoritas
AKPERAKPER Penyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian ini bertujuanPenyebab utama dari kejadian anemia merupakan asupan makanan yang tidak memadai yang dilatar belakangi dari pendapatan keluara. Penelitian ini bertujuan
AKPERAKPER Jumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabelJumlah sampel yang digunakan yaitu 44 bayi. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel
AKPERAKPER Objek penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor hiperlipidemia yang terjadi pada para peserta Askes di Kecamatan Metro Timur. Metode dari penelitianObjek penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor hiperlipidemia yang terjadi pada para peserta Askes di Kecamatan Metro Timur. Metode dari penelitian
CERICCERIC Tujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh perawatan metode kanguru terhadap kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Rancangan penelitian oneTujuan penelitian ini mengidentifikasi pengaruh perawatan metode kanguru terhadap kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Rancangan penelitian one
Useful /
UNIBAUNIBA Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang pada bulan Februari 2023. MenggunakanPenelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang pada bulan Februari 2023. Menggunakan
UNIBAUNIBA Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.
MARANATHAMARANATHA Subtipe molekuler menunjukkan hubungan dengan kelompok usia, (p=0,013, OR 2,993 CI95% 1,239-7,230). Simpulan: Karakteristik klinikopatologi penderita kankerSubtipe molekuler menunjukkan hubungan dengan kelompok usia, (p=0,013, OR 2,993 CI95% 1,239-7,230). Simpulan: Karakteristik klinikopatologi penderita kanker
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini bertujuan mempelajari gambaran pasien apendisitis dan infeksi luka operasi pascaapendektomi yang dirawat di Rumah Sakit Bethesda Kota YogyakartaPenelitian ini bertujuan mempelajari gambaran pasien apendisitis dan infeksi luka operasi pascaapendektomi yang dirawat di Rumah Sakit Bethesda Kota Yogyakarta