UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamSindrom mata kering adalah penyakit multifaktorial pada air mata dan permukaan okuler dengan gejala ketidaknyamanan, gangguan visual, dan ketidakstabilan tear film dengan potensi kerusakan pada permukaan mata. Diabetes melitus memiliki faktor resiko terhadap kejadian sindroma mata kering yang berkorelasi dengan tingkat hemoglobin terglikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindroma mata kering pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang pada bulan Februari 2023. Menggunakan data primer dari kuesioner dan uji schirmer dan data sekunder dari hasil rekam medis. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Analisis data menggunakan uji korelasi Somersd.. Sebagian besar telah mengalami diabetes selama 5-10 tahun sebanyak 32 (47,1%). Derajat sindrom mata kering terbanyak adalah derajat 2 yaitu sebanyak 29 (42,6%). Terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara lama menderita diabetes dan derajat sindrom mata kering (p=0,000; nilai korelasi 0,676).
Terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara lama menderita diabetes dan derajat sindrom mata kering.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lama menderita diabetes < 5 tahun sebanyak (29,4%), lama menderita diabetes melitus 5-10 tahun sebanyak (47,1%), dan lama menderita > 10 tahun sebanyak (23,5%).Didapatkan sindrom mata kering derajat 1 sebanyak (23,5%), sindrom mata kering derajat 2 sebanyak (42,6%), sindrom mata kering derajat 3 sebanyak (22,1%), dan sindrom mata kering derajat 4 sebanyak (11,8%).Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindrom mata kering yang ditandai dengan nilai p = 0,000 < 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme biologis yang mendasari hubungan antara durasi diabetes dan keparahan sindrom mata kering, dengan fokus pada perubahan pada kelenjar lakrimal dan saraf kornea. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap perkembangan sindrom mata kering pada penderita diabetes, seperti kontrol glikemik yang buruk, penggunaan obat-obatan tertentu, atau faktor genetik. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai strategi manajemen, seperti penggunaan air mata buatan, terapi imunomodulator, atau perubahan gaya hidup, dalam mengurangi gejala dan memperlambat perkembangan sindrom mata kering pada penderita diabetes. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang sindrom mata kering pada penderita diabetes dan mengembangkan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif.
| File size | 354.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Berat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahirBerat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahir
HTPHTP Hasil studi menunjukkan wilayah pertanian memiliki rerata lebih tinggi pada nilai perawatan BBLR, stres orang tua, dan pemberdayaan keluarga. SedangkanHasil studi menunjukkan wilayah pertanian memiliki rerata lebih tinggi pada nilai perawatan BBLR, stres orang tua, dan pemberdayaan keluarga. Sedangkan
UPERTISUPERTIS Ibu hamil yang terpapar asap rokok sebagai perokok pasif berisiko mengalami komplikasi kehamilan, salah satunya adalah BBLR yang menjadi penyebab utamaIbu hamil yang terpapar asap rokok sebagai perokok pasif berisiko mengalami komplikasi kehamilan, salah satunya adalah BBLR yang menjadi penyebab utama
MARANATHAMARANATHA Kota Bandung tercatat memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan kejadian BBLR di Indonesia (18,58%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiKota Bandung tercatat memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan kejadian BBLR di Indonesia (18,58%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif, sempel diambil dengan total sampling yaitu bayi yang lahir dengan berat badanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif, sempel diambil dengan total sampling yaitu bayi yang lahir dengan berat badan
AKPERAKPER Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlahSampel pada penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III yang datang ke Puskesmas Bernung yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah
AKPERAKPER Hiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentase sebuah penyakit dengan kematian koroner danHiperlipidemia adalah sebuah masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan terhadap tingginya presentase sebuah penyakit dengan kematian koroner dan
CERICCERIC PMK mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Tenaga kesehatan disarankan mengembangkan PMK untuk peningkatanPMK mempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan kecemasan ibu dan status bangun-tidur BBLR. Tenaga kesehatan disarankan mengembangkan PMK untuk peningkatan
Useful /
UNIBAUNIBA Terdapat hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam periode 1 Januari hinggaTerdapat hubungan yang signifikan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam periode 1 Januari hingga
UNIBAUNIBA 30-50% bayi baru lahir mengalami ikterus neonatorum. Keadaan ini menyebabkan kadar bilirubin indirek meningkat dalam plasma. Fototerapi merupakan tatalaksana30-50% bayi baru lahir mengalami ikterus neonatorum. Keadaan ini menyebabkan kadar bilirubin indirek meningkat dalam plasma. Fototerapi merupakan tatalaksana
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan sampel sebanyak 162 orang. Hasil penelitianMetode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dengan sampel sebanyak 162 orang. Hasil penelitian
UNIBAUNIBA Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.