UNIGRESUNIGRES

Journals of Ners CommunityJournals of Ners Community

Senam hamil dilaporkan dapat mengurangi terjadinya berat badan bayi lahir rendah, penurunan kelainan denyut jantung janin, gangguan tali pusat dan mekonium, penurunan nyeri persalinan, mengurangi terjadinya persalinan prematur, mengurangi resiko sectio caesar, serta memperbaiki Apgar skor dan psikomotor janin (Januarahmawati, 2008) akan tetapi tidak semua ibu hamil mengerti bahwa senam hamil berguna bagi kesehatannya selama proses kehamilan dan persalinan (Charla & Bingan, 2018). Desain penelitian yang digunakan metode correlational dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Kelurahan Bujel Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri berjumlah 36, dengan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 33 ibu hamil. Pengukuran variabel dianalisa dengan menggunakan analisa data Kendall Tau. Hasil dari penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (52 %) cukup baik, pelaksanaan senam hamil (68 %) cukup baik. Berdasar uji statistik Kendall Tau diperoleh tingkat signifikasi P = 0,039 dan koefiesien korelasi = 0,407. Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan senam hamil. Untuk itu diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta latihan senam hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mampu melakukan latihan senam hamil secara rutin untuk mempertahankan kesehatan dan kebugaran selama proses kehamilan dan kelancaran dalam proses persalinan.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku pelaksanaan senam hamil pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame, dengan tingkat signifikasi p = 0,013 (< 0,05) dan nilai koefisien korelasi = 0,407 (< 0,5) sehingga menunjukan arah hubungan yang positif antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pelaksanaan senam hamil pada responden.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang senam hamil terhadap kesehatan ibu dan bayi setelah persalinan, membandingkan efektivitas berbagai jenis senam hamil (misalnya senam aerobik vs. senam tradisional), serta mengevaluasi peran faktor budaya dan lingkungan sosial dalam kepatuhan ibu hamil melakukan senam hamil. Selain itu, penelitian bisa mengkaji pengaruh frekuensi dan intensitas latihan senam hamil terhadap hasil persalinan, serta mengembangkan program edukasi khusus untuk ibu hamil dengan tingkat pengetahuan rendah. Hal ini dapat membantu merancang strategi intervensi yang lebih tepat guna meningkatkan kesehatan ibu dan bayi secara holistik.

Read online
File size502.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test