UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar Belakang: Ikterus neonatorum adalah perubahan warna kuning pada kulit, konjungtiva, dan sklera bayi akibat dari peningkatan kadar bilirubin dalam darah yang bersifat toksik. Ikterus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kernikterus dan kematian pada bayi. Faktor-faktor yang berperan terhadap kejadian ikterus neonatorum dibagi menjadi dua faktor yaitu dari bayi dan ibu. Faktor bayi terdiri dari jenis kelamin, berat badan lahir rendah (BBLR), dan prematuritas pada bayi. Sedangkan faktor ibu yaitu jenis persalinan. Risiko ikterus meningkat pada bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), prematuritas, jenis kelamin laki-laki, dan jenis persalinan seksio sesarea. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ikterus Neonatorum di RSBK Batam Periode Tahun 2017 – 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di ruang perinatologi RSBK Batam pada November tahun 2021. Teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 208. Hasil penelitian dianalisis dengan distribusi frekuensi, kemudian diuji dengan chi-square. Hasil: Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa berat badan lahir rendah (BBLR), prematuritas, jenis kelamin, dan jenis persalinan memiliki hubungan dengan ikterus neonatorum. hasil uji statistik chi-square didapatkan p untuk berat badan lahir rendah (BBLR) 0,000, prematuritas 0,000, jenis kelamin 0,003, dan jenis persalinan 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengelolaan data dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara berat badan lahir rendah (BBLR), prematuritas, jenis kelamin, dan jenis persalinan dengan ikterus neonatorum di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Kota Batam periode Tahun 2017-2020.
Lebih dari separuh bayi (59,6%) mengalami ikterus neonatorum, dan mayoritas memiliki jenis kelamin laki-laki, berat badan lahir normal, usia gestasi matur, serta lahir melalui seksio sesarea.Terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir rendah (BBLR), prematuritas, jenis kelamin laki-laki, dan jenis persalinan seksio sesarea dengan kejadian ikterus neonatorum.Faktor-faktor tersebut terbukti berkontribusi terhadap risiko ikterus pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Budi Kemuliaan periode 2017–2020.
Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menyelidiki faktor tambahan seperti pola pemberian ASI dan lamanya inisiasi menyusui terhadap risiko ikterus neonatorum, mengingat pentingnya peran ASI dalam mengurangi penumpukan bilirubin. Kedua, peneliti berikutnya sebaiknya menguji pengaruh komplikasi kehamilan seperti diabetes melitus gestasional dan inkompatibilitas rhesus terhadap kejadian ikterus, karena faktor maternal ini sering dikaitkan dengan hiperbilirubinemia namun belum dievaluasi dalam penelitian ini. Ketiga, diperlukan studi lintas lokasi untuk membandingkan faktor risiko ikterus neonatorum di rumah sakit berbeda, guna melihat apakah hubungan antara jenis persalinan, prematuritas, dan jenis kelamin terhadap ikterus bersifat konsisten di berbagai konteks pelayanan kesehatan, atau dipengaruhi oleh kebijakan dan praktik lokal.
| File size | 356.32 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Berat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahirBerat badan lahir rendah (BBLR) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Sekitar 20 juta bayi lahir dengan berat lahir
UPERTISUPERTIS Secara khusus, ibu hamil perokok pasif memiliki risiko 11,5 kali lebih tinggi melahirkan bayi BBLR setelah dikontrol oleh variabel usia ibu, paritas, pekerjaan,Secara khusus, ibu hamil perokok pasif memiliki risiko 11,5 kali lebih tinggi melahirkan bayi BBLR setelah dikontrol oleh variabel usia ibu, paritas, pekerjaan,
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan signifikan di negara berkembang, berkontribusi pada tingginya morbiditas dan mortalitas ibu serta janin.Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan signifikan di negara berkembang, berkontribusi pada tingginya morbiditas dan mortalitas ibu serta janin.
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Terdapat pengaruh juga antara paritas dengan berat badan bayi baru lahir (p=0,003) dengan nilai OR 11,4. Di samping itu, ada pengaruh antara nilai Hb ibuTerdapat pengaruh juga antara paritas dengan berat badan bayi baru lahir (p=0,003) dengan nilai OR 11,4. Di samping itu, ada pengaruh antara nilai Hb ibu
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode deskriptif analitik dilakukan pada 64 ibu yang pernah melahirkan di wilayah tersebut. Analisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilanMetode deskriptif analitik dilakukan pada 64 ibu yang pernah melahirkan di wilayah tersebut. Analisis statistik menunjukkan usia ibu dan jarak kehamilan
AKPERAKPER Hasil analisis mengungkapkan bahwa ibu dengan pendapatan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) memiliki risiko terkena anemia 3,4 kali lebih tinggi dibandingkanHasil analisis mengungkapkan bahwa ibu dengan pendapatan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) memiliki risiko terkena anemia 3,4 kali lebih tinggi dibandingkan
AKPERAKPER Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel. Berdasarkan hasil ujiAlat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel. Berdasarkan hasil uji
AKPERAKPER Tidak ada hubungan antara usia dan kejadian hiperlipidemia. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan kejadian hiperlipidemia. Ada hubungan antara aktivitasTidak ada hubungan antara usia dan kejadian hiperlipidemia. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan kejadian hiperlipidemia. Ada hubungan antara aktivitas
Useful /
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penilaian pengetahuan dilakukan melalui evaluasi pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum sesi pendidikan, hanya 5 peserta (33,3%)Penilaian pengetahuan dilakukan melalui evaluasi pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum sesi pendidikan, hanya 5 peserta (33,3%)
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Penyebab aborsi multifaktorial, sehingga intervensi medis harus komprehensif dan terintegrasi. Kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan keluargaPenyebab aborsi multifaktorial, sehingga intervensi medis harus komprehensif dan terintegrasi. Kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan keluarga
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Selain itu, keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil juga memainkan peran penting dalam keberhasilan terapi ini. Secara keseluruhan, studi ini menekankanSelain itu, keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu hamil juga memainkan peran penting dalam keberhasilan terapi ini. Secara keseluruhan, studi ini menekankan
LENTERADUALENTERADUA Namun, pada parameter kimia, air sumur melebihi baku mutu untuk alkalinitas, sementara air PDAM melebihi baku mutu untuk alkalinitas dan kandungan organik.Namun, pada parameter kimia, air sumur melebihi baku mutu untuk alkalinitas, sementara air PDAM melebihi baku mutu untuk alkalinitas dan kandungan organik.