EDUPEDEDUPED

Jurnal Pengajaran Sekolah DasarJurnal Pengajaran Sekolah Dasar

Abad ke-21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis sebagai bagian dari kompetensi pembelajaran modern dan keterampilan abad 21. Namun, hasil survei PISA menunjukkan bahwa capaian literasi dan numerasi siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata internasional, yang mengindikasikan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe Non-Equivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model PjBL terintegrasi STEM lebih efektif dibandingkan PjBL tanpa integrasi STEM. Hal ini ditunjukkan oleh nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,431 (kategori sedang), lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 0,176 (kategori rendah). Selain itu, hasil uji t memperoleh nilai signifikansi 0,002 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PjBL terintegrasi STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL berbasis STEM lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD 24 Mandau dibandingkan dengan model PjBL tanpa STEM.Peningkatan ini didukung oleh hasil uji t yang signifikan dan peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test pada kelompok eksperimen.Oleh karena itu, guru diharapkan dapat menerapkan model PjBL terintegrasi STEM dalam pembelajaran IPAS untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model PjBL terintegrasi STEM pada materi atau mata pelajaran lain selain IPAS, guna memperluas cakupan manfaatnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis yang lebih komprehensif dan valid, yang dapat digunakan untuk mengukur perkembangan keterampilan ini secara lebih akurat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti gaya belajar siswa atau karakteristik guru, terhadap efektivitas implementasi model PjBL terintegrasi STEM. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana model pembelajaran ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar, serta memberikan kontribusi pada pengembangan kurikulum dan pelatihan guru yang lebih efektif. Dengan demikian, siswa dapat dipersiapkan dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan abad ke-21 yang semakin kompleks dan dinamis.

  1. 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... doi.org/10.13189/ujer.2020.0805230 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board doi 10 13189 ujer 2020 080523
  2. Validation and Testing of STEM Project-Based Virtual Learning Modules to Improve Higher-Level Thinking... doi.org/10.26737/jipf.v7i2.2420Validation and Testing of STEM Project Based Virtual Learning Modules to Improve Higher Level Thinking doi 10 26737 jipf v7i2 2420
  3. PISA 2022 Results (Volume I) | OECD. pisa results volume oecd skip main content state learning equity... doi.org/10.1787/53f23881-enPISA 2022 Results Volume I OECD pisa results volume oecd skip main content state learning equity doi 10 1787 53f23881 en
Read online
File size417.13 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test