STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesMatematika merupakan mata pelajaran yang tergolong sedikit mendapatkan perhatian dari peserta didik karena berkaitan dengan konsep abstrak, banyak peserta didik yang menganggap bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit untuk dipahami sehingga mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun. Strategi genius learning dipandang sebagai strategi yang dapat membantu peserta didik mengerti kelebihan dan kekuatan yang mereka miliki sesuai dengan gaya belajar masing-masing. Peserta didik juga dapat menemukan suatu konsep secara mandiri sehingga memudahkan peserta didik dalam pemahaman materi pembelajaran yang diajarkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif jenis penelitian eksperimen Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Posttest-only Control Group Desain. Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas X di SMAN 1 Kertosono. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Dari undian sampel pertama dijadikan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X-3 yang berjumlah 37 peserta didik dengan pembelajaran menggunakan strategi genius learning dan undian sampel kedua sebagai kelas kontrol yaitu kelas X-5 yang berjumlah 37 peserta didik dengan pembelajaran tanpa menggunakan strategi genius learning. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument berupa lembar tes hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dari nilai hasil belajar peserta didik dianalisis untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji t-dua sampel bebas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab IV diperoleh nilai lebih kecil dari nilai , maka ditolak dan diterima yang artinya ada perbedaan hasil belajar matematika peserta didik kelas X SMAN 1 Kertosono dengan dan tanpa menggunakan strategi genius learning. Sehingga disimpulkan ada .
Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar matematika peserta didik kelas X SMAN 1 Kertosono antara yang menggunakan strategi Genius Learning dan yang tidak.Hal ini dibuktikan dengan nilai statistik yang lebih kecil dari nilai kritis, sehingga hipotesis nol ditolak.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Genius Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X di SMAN 1 Kertosono.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penerapan strategi Genius Learning pada mata pelajaran lain, seperti fisika atau kimia, mempengaruhi motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa, sehingga dapat dijawab pertanyaan: apakah efek positif strategi ini bersifat lintas disiplin dan dapat direplikasi di konteks mata pelajaran berbeda? Selanjutnya, studi longitudinal dengan desain eksperimental dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan Genius Learning terhadap perkembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan kolaboratif peserta didik, dan menguji apakah peningkatan tersebut bertahan setidaknya satu tahun setelah intervensi. Selain itu, penelitian kualitatif yang menggabungkan wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan pihak manajemen sekolah dapat mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual, seperti budaya sekolah, tingkat dukungan administratif, dan kesiapan teknologi, yang memoderasi efektivitas strategi Genius Learning, sehingga dapat diidentifikasi kondisi optimal untuk implementasi yang sukses. Penelitian selanjutnya juga dapat menguji variasi modul Genius Learning yang dipersonalisasi berdasarkan gaya belajar individu, untuk menentukan apakah pendekatan yang lebih adaptif meningkatkan hasil belajar dibandingkan modul standar. Selanjutnya, eksperimen dengan desain cluster randomised control trial dapat membandingkan efektivitas Genius Learning dengan strategi pembelajaran tradisional dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Akhirnya, meta-analisis komprehensif terhadap studi-studi sebelumnya dapat memberikan gambaran umum mengenai besarnya efek dan variabel moderasi yang paling berpengaruh, memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan pendidikan.
| File size | 869.11 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan kognitif awal yang sama. Terdapat duaTeknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan pertimbangan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan kognitif awal yang sama. Terdapat dua
MALAHAYATIMALAHAYATI Hasil awal menunjukkan bahwa kualitas air dari sumur gali masih menjadi perhatian utama, dengan potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat. Tujuan penelitianHasil awal menunjukkan bahwa kualitas air dari sumur gali masih menjadi perhatian utama, dengan potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian
UNESAUNESA Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Mojowarno pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodePenelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Mojowarno pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas eksperimen dengan rata-rata N-Gain Score 70 (kategoriHasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas eksperimen dengan rata-rata N-Gain Score 70 (kategori
UNESAUNESA Temuan ini selaras dengan teori konstruktivisme dan teori sosial kognitif Bandura yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif,Temuan ini selaras dengan teori konstruktivisme dan teori sosial kognitif Bandura yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dalam peneletian ini terdapat rendahnya hasil belajar siswa, terutama dalam pembelajaran IPAS, pada observasi awal yang dilakukan terlihat aktivitas guruDalam peneletian ini terdapat rendahnya hasil belajar siswa, terutama dalam pembelajaran IPAS, pada observasi awal yang dilakukan terlihat aktivitas guru
STKIP JBSTKIP JB Pendekatan penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan post test only control group design. Populasinya adalah semua kelas X SMANPendekatan penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperiment dengan post test only control group design. Populasinya adalah semua kelas X SMAN
MAHADEWAMAHADEWA Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester pertama jurusan pendidikan matematika IKIP PGRI Bali tahun akademik 2015/2016, dengan sampelPopulasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa semester pertama jurusan pendidikan matematika IKIP PGRI Bali tahun akademik 2015/2016, dengan sampel
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca pemahaman literal secara signifikan setelah diberikan perlakuan berupa mediaHasil penelitian, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca pemahaman literal secara signifikan setelah diberikan perlakuan berupa media
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Faktor yang memengaruhi kemampuan literasi siswa meliputi latar belakang keluarga, ketersediaan sumber bacaan, metode pembelajaran guru, serta motivasiFaktor yang memengaruhi kemampuan literasi siswa meliputi latar belakang keluarga, ketersediaan sumber bacaan, metode pembelajaran guru, serta motivasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Faktor internal seperti minat baca, penguasaan kosakata, dan strategi belajar serta faktor eksternal seperti metode pengajaran guru dan lingkungan keluargaFaktor internal seperti minat baca, penguasaan kosakata, dan strategi belajar serta faktor eksternal seperti metode pengajaran guru dan lingkungan keluarga
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Peran orang tua sangat penting dalam pendidikan anak, karena dukungan mereka dapat membantu anak tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara biologis,Peran orang tua sangat penting dalam pendidikan anak, karena dukungan mereka dapat membantu anak tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara biologis,