ABULYATAMAABULYATAMA

Jurnal Aceh MedikaJurnal Aceh Medika

Kekurangan energi kronik adalah kondisi ibu hamil yang menderita kekurangan makanan yang berlangsung lama (kronik) dengan berbagai gangguan kesehatan. Ibu hamil sebaiknya memenuhi asupan gizi selama kehamilan untuk menghindari kekurangan energi kronis (KEK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur dan paritas dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar dari bulan Juli-Agustus berjumlah 35 orang dengan proses pengambilan sampel secara total sampling. Teknik analisis dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu ada hubungan antara umur (p value = 0,045) dan paritas (p value = 0,002), dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar.Selain itu, terdapat pula hubungan antara paritas dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lhoknga Aceh Besar.Hasil penelitian ini mengindikasikan pentingnya mempertimbangkan umur dan paritas dalam upaya pencegahan dan penanganan KEK pada ibu hamil.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah tersebut, seperti tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, dan akses terhadap layanan kesehatan. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil mengenai KEK, serta hambatan yang mereka hadapi dalam memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan. Ketiga, studi intervensi perlu dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai strategi pencegahan KEK, seperti pemberian suplementasi gizi, konseling gizi individual, dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang selama kehamilan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam mengenai masalah KEK pada ibu hamil, serta membantu dalam merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.

Read online
File size377.92 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test