UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Kadar gula darah merupakan sejumlah glukosa yang terdapat di plasma darah. Kekurangan atau kelebihan kadar gula darah dalam tubuh dipengaruhi beberapa faktor seperti pola makan, usia, kurang tidur dan aktivitas fisik. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apalagi keadaan kadar gula dalam darah jauh di atas nilai normal, sedangkan hypoglycemia suatu keadaan kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah di bawah normal. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu pada bulan desember 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 67 responden. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah sewaktu analisis data yang digunakan adalah uji Chi-square. Sebanyak 56 responden yang memenuhi kriteria inklusi didapatkan lansia dengan kualitas tidur baik dan kadar gula darah sewaktu baik sebanyak 13 orang (61,9%) dan yang kualitas tidur baik dengan kadar gula darah sewaktu buruk sebanyak 8 orang responden (38,1%). Sebanyak 6 orang (17,1%) dengan kualitas tidur buruk dan kadar gula darah sewaktu baik, sedangkan responden yang kualitas tidur buruk dan kadar gula darah sewaktu buruk pula sebanyak 29 orang (82,9%). Hasil uji statistik Chi-square diperoleh nilai p= 0,001 (p<0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Kualitas Tidur dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu tahun 2021.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu tahun 2021 dengan jumlah 56 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut.Sebagian besar lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu memiliki kualitas tidur buruk yaitu sebesar 62,5%.Sebagian besar lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu memiliki kadar gula darah sewaktu di atas rata-rata yaitu sebesar 66,1%.Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu dengan nilai p value sebesar 0,001.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas tidur pada lansia, seperti lingkungan fisik dan sosial di panti jompo. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kualitas tidur dan kadar gula darah sewaktu pada lansia dengan menggunakan metode penelitian yang lebih komprehensif, seperti studi longitudinal atau studi intervensi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia di panti jompo, seperti program pendidikan kesehatan atau terapi perilaku kognitif.

Read online
File size305.17 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test