UMWUMW

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala WaluyaJurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya

Aktivitas pertambangan di Kecamatan Amonggedo membawa dampak terhadap kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan, termasuk data 10 penyakit tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Amonggedo setelah hadirnya aktivitas pertambangan menunjukkan 2 jenis penyakit akibat persebaran logam yang terus meningkat dalam 3 tahun terakhir yaitu Penyakit Kulit dan Jaringan Bawah Kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar logam pada unsur air dan tanah serta personal hygiene yang mempengaruhi kejadian dermatitis. Hasil Penelitian menunjukkan Kadar logam pada unsur tanah dominan melebihi nilai ambang batas baik di inlet maupun outlet yaitu Ni, Fe, Mg, Al, Si, Ca, Cr, Kadar logam pada unsur air beberapa unsur melebihi nilai ambang batas baik di inlet maupun outlet yaitu TSS, Fe, Ni, Co, Pb, sehingga dapat diketahui ada hubungan yang kuat antara Personal Hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Amonggedo Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe. Diharapkan masyarakat dapat memahami dan menerapkan serta membiasakan diri untuk memiliki hygiene perorangan yang baik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kadar logam pada unsur tanah dan air di Kecamatan Amonggedo melebihi ambang batas yang ditetapkan.Selain itu, terdapat hubungan yang kuat antara praktik personal hygiene masyarakat dengan kejadian penyakit dermatitis di wilayah tersebut.Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan penerapan personal hygiene yang baik sangat penting untuk mencegah peningkatan kasus dermatitis di kalangan masyarakat sekitar pertambangan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai jenis-jenis logam spesifik yang paling berkontribusi terhadap kasus dermatitis di wilayah tersebut, termasuk mekanisme bagaimana logam-logam tersebut berinteraksi dengan kulit manusia. Kedua, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai intervensi kesehatan yang ditujukan untuk meningkatkan praktik personal hygiene masyarakat, seperti penyuluhan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai. Ketiga, studi longitudinal diperlukan untuk memantau perubahan kadar logam di lingkungan dan kejadian dermatitis dari waktu ke waktu, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko lain yang mungkin berperan dalam perkembangan penyakit ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian dermatitis di wilayah pertambangan, serta melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Read online
File size155.32 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test