WIRARAJAWIRARAJA
Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan)Lansia merupakan istilah yang umum dipakai untuk individu yang memasuki tahap akhir perkembangan, yaitu usia di atas 60 tahun menurut Peraturan Menteri Sosial RI No. 5 Tahun 2018. Studi ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan yang mencakup terapi puzzle serta pemenuhan kebutuhan kebersihan pribadi pada pasien demensia di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Mulia 01 Cipayung, Jakarta Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan melibatkan 30 orang lansia penderita demensia yang tinggal di panti tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan catatan medis, kemudian dianalisis untuk menilai efektivitas terapi puzzle dalam meningkatkan memori serta pendidikan kebersihan pribadi dalam menurunkan defisit perawatan diri. Hasil menunjukkan bahwa intervensi tersebut efektif meningkatkan kemandirian pasien dalam aktivitas kebersihan pribadi dan mengurangi tingkat gangguan memori.
Evaluasi keperawatan pada pasien demensia yang memenuhi kebutuhan kebersihan pribadi menunjukkan bahwa penurunan pada penilaian diagnosis memori dan peningkatan pada diagnosis defisit perawatan diri dapat dicapai dengan rencana tindak lanjut.Pasien dapat mengatasi masalah keperawatan secara mandiri, sementara perawat PSTW dapat memantau aktivitas pasien secara efektif.Hasil evaluasi tercatat dalam catatan kemajuan, menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang telah dilaksanakan dapat dievaluasi dan didokumentasikan dengan baik.
Penelitian selanjutnya sebaiknya memperluas sampel dengan melibatkan lebih banyak pasien demensia di berbagai panti sosial untuk menguji efektivitas terapi puzzle yang dikombinasikan dengan intervensi non‑farmakologis lainnya dalam meningkatkan memori dan kebersihan pribadi. Selain itu, diperlukan studi yang mengeksplorasi pengaruh faktor lingkungan, seperti kebisingan dan pencahayaan, terhadap kepatuhan pasien dalam menjalankan rutinitas kebersihan pribadi di lingkungan panti. Terakhir, pengembangan dan evaluasi sistem pengingat digital berbasis wearable atau aplikasi seluler dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kepatuhan kebersihan pada lansia dengan gangguan kognitif, dengan menguji penerimaan, kegunaan, dan dampaknya terhadap kualitas hidup.
| File size | 761.89 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
PELNIPELNI Prevalensi Chronic Kidney Disease yang terdiagnosis sebesar 3,8% di Indonesia. DKI Jakarta masih mendominasi jumlah kasus gangguan ginjal kronis, peningkatanPrevalensi Chronic Kidney Disease yang terdiagnosis sebesar 3,8% di Indonesia. DKI Jakarta masih mendominasi jumlah kasus gangguan ginjal kronis, peningkatan
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Pasien pasca apendiktomy sering masih merasakan nyeri akibat proses peradangan dan tindakan pembedahan. Meski anestesi Sub-Arachnoid Block (SAB) efektifPasien pasca apendiktomy sering masih merasakan nyeri akibat proses peradangan dan tindakan pembedahan. Meski anestesi Sub-Arachnoid Block (SAB) efektif
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil: Karakteristik peserta menunjukkan mayoritas berusia diAnalisis data dilakukan secara deskriptif dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil: Karakteristik peserta menunjukkan mayoritas berusia di
WIRARAJAWIRARAJA Penelitian ini diharapkan menjadi referensi untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dan mencegah diare pada balita di wilayah tersebut. Hasil penelitianPenelitian ini diharapkan menjadi referensi untuk meningkatkan kesehatan lingkungan dan mencegah diare pada balita di wilayah tersebut. Hasil penelitian
UM MetroUM Metro Instrumen dalam penelitian ini menggunakan World Health Organization Quality of Live HIV-BREF (WHOQOLHIV-BREF) (α =. 940) dan The Multidimensional ScaleInstrumen dalam penelitian ini menggunakan World Health Organization Quality of Live HIV-BREF (WHOQOLHIV-BREF) (α =. 940) dan The Multidimensional Scale
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif correlation dilakukan di RSUD Dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung denganJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif correlation dilakukan di RSUD Dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dengan
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 162 karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya OrganisasiPopulasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 162 karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya Organisasi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian teknik Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dengan Microwave Diathermy (MWD) serta pemberian CorePenelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian teknik Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) dengan Microwave Diathermy (MWD) serta pemberian Core
Useful /
UM MetroUM Metro Istilah pandemi adalah yang paling banyak dikutip. Penelitian di topik ini sebagian besar dilakukan pada wanita dan remaja. Analisis word cloud menunjukkanIstilah pandemi adalah yang paling banyak dikutip. Penelitian di topik ini sebagian besar dilakukan pada wanita dan remaja. Analisis word cloud menunjukkan
UM MetroUM Metro Jurnal yang dikumpulkan berjumlah 12 jurnal yang terkait dengan judul, diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, Garuda, dan Science Direct. HasilJurnal yang dikumpulkan berjumlah 12 jurnal yang terkait dengan judul, diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, Garuda, dan Science Direct. Hasil
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Penelitian ini menggunakan sampel dari bisnis mahasiswa Universitas Bung Hatta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresiPenelitian ini menggunakan sampel dari bisnis mahasiswa Universitas Bung Hatta. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Keterlibatan karyawan yang tinggi juga berkontribusi positif terhadap kepuasan kerja, meskipun melemahkan efek keseimbangan kerja-kehidupan. PenelitianKeterlibatan karyawan yang tinggi juga berkontribusi positif terhadap kepuasan kerja, meskipun melemahkan efek keseimbangan kerja-kehidupan. Penelitian