UM MetroUM Metro

GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling

Bimbingan dan konseling memegang peran penting dalam konseling multikultural, yaitu memahami budaya klien. Indigenous merupakan salah satu aspek budaya yang dipercaya di setiap daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami berbagai budaya di Indonesia dengan mengaitkan bahwa konselor dituntut memiliki kompetensi untuk memahami klien yang memiliki berbagai latar belakang dan kepercayaan budaya yang berbeda agar dapat melaksanakan layanan konseling sesuai dengan tujuan yang direncanakan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengumpulkan data mengenai budaya di Indonesia. Jurnal yang dikumpulkan berjumlah 12 jurnal yang terkait dengan judul, diperoleh dari Google Scholar, Research Gate, Garuda, dan Science Direct. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya konselor memiliki kompetensi multikultural dalam menghadapi klien yang memiliki latar belakang yang berbeda. Peran konselor adalah memberikan layanan kepada konseli untuk mencapai tujuan terapeutik dengan menerapkan nilai-nilai budaya lingkungan konseli.

Pentingnya penggabungan pemahaman mendalam tentang budaya, tradisi, serta nilai-nilai masyarakat adat dengan keterampilan konseling yang kuat.Konselor perlu mampu mengakomodasi kebutuhan unik dan keragaman kelompok-kelompok adat, sehingga mampu memberikan layanan konseling yang efektif, bermakna, dan berkelanjutan dalam upaya mendukung kesejahteraan dan pemulihan individu serta komunitas adat.Kompetensi ini mencakup aspek-aspek seperti kepekaan budaya, kolaborasi dengan pemimpin adat, serta penyesuaian metode konseling agar sesuai dengan konteks lokal yang beragam di Indonesia.

Mengingat pentingnya konseling indigenous dan kompetensi multikultural konselor yang telah dibahas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga untuk mengembangkan bidang ini di Indonesia. Pertama, perlu ada penelitian empiris yang mendalam untuk menguji seberapa efektifkah pendekatan konseling yang berlandaskan kearifan lokal dalam membantu individu mengatasi masalah psikologis spesifik, seperti kecemasan atau stres, di komunitas adat yang berbeda. Penelitian ini dapat membandingkan hasilnya dengan metode konseling umum untuk melihat keunggulan dan kekhasan konseling indigenous. Kedua, penting untuk mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan yang efektif bagi para konselor. Kita perlu mencari tahu model pelatihan seperti apa yang paling baik dalam meningkatkan kemampuan konselor untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai budaya klien, terutama dalam konteks keberagaman budaya di Indonesia. Ini akan membantu memastikan bahwa konselor tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan. Ketiga, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana klien dari berbagai suku dan budaya di Indonesia merasakan atau menerima layanan konseling yang mengintegrasikan kearifan lokal. Memahami pandangan klien akan memberikan wawasan penting untuk menyempurnakan pendekatan konseling. Selain itu, penelitian bisa fokus pada bagaimana tradisi atau ritual lokal tertentu bisa diadaptasi secara sistematis menjadi langkah-langkah konseling yang jelas dan dapat diukur. Dengan begitu, hasil penelitian ini dapat memberikan panduan konkret bagi para praktisi dan pengembang kebijakan dalam menyediakan layanan konseling yang lebih relevan dan berdaya guna bagi masyarakat Indonesia yang kaya akan budaya.

  1. NILAI-NILAI SILA PERSATUAN INDONESIA DALAM KEBERAGAMAN KEBUDAYAAN INDONESIA | Jurnal Global Citizen :... doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7469NILAI NILAI SILA PERSATUAN INDONESIA DALAM KEBERAGAMAN KEBUDAYAAN INDONESIA Jurnal Global Citizen doi 10 33061 jgz v11i1 7469
  2. Kompetensi Konselor terhadap Konseling Indigenous di Indonesia: Systematic Literature Review | Sabila... doi.org/10.24127/gdn.v14i3.9035Kompetensi Konselor terhadap Konseling Indigenous di Indonesia Systematic Literature Review Sabila doi 10 24127 gdn v14i3 9035
  3. Etnosentrisme dan Sikap Intoleran Pendatang Terhadap Orang Papua | Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial... jurnalantropologi.fisip.unand.ac.id/index.php/jantro/article/view/191Etnosentrisme dan Sikap Intoleran Pendatang Terhadap Orang Papua Jurnal Antropologi Isu Isu Sosial jurnalantropologi fisip unand ac index php jantro article view 191
  1. #kearifan lokal#kearifan lokal
  2. #literature review walking#literature review walking
Read online
File size234.94 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1FW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test