UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan pada desa pariwisata di Indonesia, dengan mempertimbangkan kompleksitas sosial masyarakat adat di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengambil sampel dari masyarakat Baduy Dalam-Banten, Tenganan Pegringsingan-Bali, dan Wonokitri-Tengger. Hasil observasi, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terarah dianalisis menggunakan metode SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan desa pariwisata berkelanjutan. Hasil menunjukkan ketidakselarasan antara kebijakan negara dan ekonomi masyarakat adat, eksotisme budaya dan modernisasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya mempertimbangkan kompleksitas sosial dan keragaman budaya dalam merancang strategi pariwisata berkelanjutan serta pengembangan rencana inklusi digital bagi masyarakat adat.
Hasil penelitian menunjukkan ketidakselarasan antara hukum negara dan hukum adat, eksotisme budaya dengan modernitas, serta ekonomi dengan pelestarian budaya dalam pengembangan desa pariwisata masyarakat adat.Strategi baru diperlukan untuk mengakui masyarakat adat sebagai pelaku utama dalam pariwisata.Penelitian ini merumuskan 17 strategi berbasis SWOT dan merekomendasikan rencana inklusi digital untuk masyarakat adat guna menjaga keberlanjutan pariwisata sesuai kompleksitas sosial dan budaya.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak digital inclusion terhadap kelestarian budaya adat, penerapan program pelatihan digital untuk masyarakat desa pariwisata, serta analisis kebijakan pemerintah dalam mengakomodasi keunikan sosial adat dalam pengembangan pariwisata. Studi lebih jauh juga diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas rencana inklusi digital dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial antara masyarakat adat dan wisatawan. Selain itu, penelitian dapat mengusulkan model partisipasi aktif masyarakat adat dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya pariwisata berkelanjutan.
- Scientific Coverage in Community-Based Tourism: Sustainable Tourism and Strategy for Social Development.... mdpi.com/2071-1050/10/4/1158Scientific Coverage in Community Based Tourism Sustainable Tourism and Strategy for Social Development mdpi 2071 1050 10 4 1158
- Legal optic on digitalization of cultural heritage through e-tourism and e-government to back up ecotourism... doi.org/10.22219/ljih.v30i2.21420Legal optic on digitalization of cultural heritage through e tourism and e government to back up ecotourism doi 10 22219 ljih v30i2 21420
| File size | 403.6 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian ini melibatkan sepuluh responden yang mewakili kelompok Penta helix: Akademisi, Bisnis, Masyarakat, Pemerintah, dan Media. Berdasarkan nilaiPenelitian ini melibatkan sepuluh responden yang mewakili kelompok Penta helix: Akademisi, Bisnis, Masyarakat, Pemerintah, dan Media. Berdasarkan nilai
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Selain itu, penerapan aplikasi OSS serta sinkronisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah memperkuat iklim investasi yang kondusif, menjadikanSelain itu, penerapan aplikasi OSS serta sinkronisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah memperkuat iklim investasi yang kondusif, menjadikan
UPN VeteranUPN Veteran Kendala utama meliputi keterbatasan infrastruktur transportasi antar-pulau, kapasitas kelembagaan, anggaran, serta rendahnya literasi pariwisata masyarakat.Kendala utama meliputi keterbatasan infrastruktur transportasi antar-pulau, kapasitas kelembagaan, anggaran, serta rendahnya literasi pariwisata masyarakat.
IPBIPB Penurunan sawah dan peningkatan lahan pertanian kering serta hunian menggambarkan transisi luas yang didorong oleh urbanisasi dan perubahan prioritas pertanian,Penurunan sawah dan peningkatan lahan pertanian kering serta hunian menggambarkan transisi luas yang didorong oleh urbanisasi dan perubahan prioritas pertanian,
IPBIPB Penggunaan lahan yang telah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan manusia, fungsi ekologis, dan keberlanjutan lingkungan. PenelitianPenggunaan lahan yang telah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kehidupan manusia, fungsi ekologis, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian
UMMUMM Pekerja platform di wilayah seperti EU dan ASEAN menghadapi tantangan seperti waktu tunggu tidak dibayar yang lama, kurangnya akses ke jaminan sosial,Pekerja platform di wilayah seperti EU dan ASEAN menghadapi tantangan seperti waktu tunggu tidak dibayar yang lama, kurangnya akses ke jaminan sosial,
UMMUMM Di beberapa negara seperti Myanmar dan Filipina, konflik internal dan militer menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, termasuk kekerasanDi beberapa negara seperti Myanmar dan Filipina, konflik internal dan militer menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, termasuk kekerasan
UMMUMM Rekomendasi yang diberikan meliputi penciptaan undang‑undang khusus atas VCC dan peningkatan sistem pengawasan berbasis data. Otoritas OJK secara khususRekomendasi yang diberikan meliputi penciptaan undang‑undang khusus atas VCC dan peningkatan sistem pengawasan berbasis data. Otoritas OJK secara khusus
Useful /
IPBIPB Secara keseluruhan, pengunjung menilai kualitas udara dan keindahan alam secara positif; namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait ketersediaanSecara keseluruhan, pengunjung menilai kualitas udara dan keindahan alam secara positif; namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait ketersediaan
IPBIPB Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor mitigasi seperti kebiasaan digital yang sehat sebagai upaya mengurangi dampak negatif. Temuan ini memberikanPenelitian ini juga mengidentifikasi faktor mitigasi seperti kebiasaan digital yang sehat sebagai upaya mengurangi dampak negatif. Temuan ini memberikan
IPBIPB E-learning juga memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proses belajar dengan fleksibilitas waktu dan akses yangE-learning juga memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proses belajar dengan fleksibilitas waktu dan akses yang
IPBIPB Hasil menunjukkan luas wilayah habitat yang layak sebesar 247,34 km² (36,5%) dan tidak layak 429,52 km² (63,5%), dengan kontribusi variabel lingkunganHasil menunjukkan luas wilayah habitat yang layak sebesar 247,34 km² (36,5%) dan tidak layak 429,52 km² (63,5%), dengan kontribusi variabel lingkungan