UMWUMW
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala WaluyaJurnal Ilmiah Kesehatan Mandala WaluyaPasien diabetes mellitus (DM) yang memiliki persepsi buruk terhadap penyakitnya, akan berdampak pada pengelolaan, serta proses penyembuhan penyakitnya. Individu yang memiliki pikiran bahwasanya penyakitnya tidak akan sembuh, dapat mempengaruhi menurunnya motivasi untuk sembuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit dengan manajemen diri pasien DM tipe 2. Metode penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah lanjut usia (lansia) yang terdiagnosis DM tipe 2 sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 52,9% responden memiliki manajemen diri DM yang kurang baik, dan sebanyak 55,9% responden memiliki persepsi negatif mengenai penyakit yang dialaminya. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 (<0,05), sehingga disimpulkan ada hubungan antara persepsi penyakit dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kaleroang Desa Pulau Dua Kecamatan Bungku Selatan. Tingkat keeratan hubungan berdasarkan nilai phi (φ) sebesar 0,82 artinya ada hubungan kuat antara persepsi penyakit dengan manajemen diri pasien DM tipe 2 pada lansia. Tenaga kesehatan masih perlu terus melakukan edukasi bagi lansia dengan DM tipe 2 untuk meningkatkan persepsi positif terhadap penyakitnya dan meningkatkan manajemen diri DM untuk mencegah dan memperlambat terjadinya komplikasi akibat penyakitnya.
Persepsi penyakit yang dimiliki lansia penderita diabetes melitus tipe 2 sebagian besar masih bersifat negatif.Persepsi negatif tersebut berkaitan erat dengan manajemen diri yang juga cenderung kurang baik.Terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara persepsi penyakit dengan manajemen diri pasien diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kaleroang, Desa Pulau Dua, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pendidikan kesehatan berbasis keluarga terhadap perubahan persepsi penyakit dan peningkatan manajemen diri pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2, mengingat dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam penelitian ini. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengenai efektivitas intervensi psikologis seperti konseling berbasis kognitif perilaku untuk mengubah persepsi negatif menjadi positif pada lansia penderita diabetes, mengingat persepsi yang buruk erat kaitannya dengan motivasi dan perilaku perawatan diri. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan model edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan latar belakang sosial budaya lansia di daerah terpencil, karena mayoritas responden memiliki latar belakang pendidikan rendah dan tinggal di wilayah pedesaan, sehingga pendekatan edukasi yang umum mungkin kurang efektif. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan strategi yang lebih terarah dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup lansia penderita diabetes melitus tipe 2.
| File size | 165.32 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Untuk menganalisis kadar cemaran logam berat (As, Hg, Cd, Pb) secara spesifik dalam produk sabun kertas yang telah diformulasikan sebagai terapiTujuan: Untuk menganalisis kadar cemaran logam berat (As, Hg, Cd, Pb) secara spesifik dalam produk sabun kertas yang telah diformulasikan sebagai terapi
STIKMKSSTIKMKS Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Islamic Art Therapy dengan Kaligrafi Al-Quran memiliki pengaruh positif terhadap fungsi kognitif dan spiritualPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Islamic Art Therapy dengan Kaligrafi Al-Quran memiliki pengaruh positif terhadap fungsi kognitif dan spiritual
STIKMKSSTIKMKS Studi ini menemukan bahwa kualitas hidup orang tua yang menderita hipertensi di wilayah Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, berkorelasi dengan keempat dimensiStudi ini menemukan bahwa kualitas hidup orang tua yang menderita hipertensi di wilayah Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, berkorelasi dengan keempat dimensi
STIKMKSSTIKMKS Oleh karena itu, program pencegahan dan pengendalian DM perlu difokuskan pada kelompok berisiko tinggi melalui edukasi kesehatan, peningkatan aktivitasOleh karena itu, program pencegahan dan pengendalian DM perlu difokuskan pada kelompok berisiko tinggi melalui edukasi kesehatan, peningkatan aktivitas
STIKMKSSTIKMKS Kesimpulan: Pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif, melainkan juga membutuhkan pemahaman atas dimensi sosialKesimpulan: Pelayanan kesehatan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif, melainkan juga membutuhkan pemahaman atas dimensi sosial
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan literatur tentang pengukuran antropometri untuk mendeteksi kasus stunting pada anak. Pengukuran antropometriTujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan literatur tentang pengukuran antropometri untuk mendeteksi kasus stunting pada anak. Pengukuran antropometri
STIKMKSSTIKMKS value = 0,002, nilai dukungan suami p. value = 0,019, sedangkan nilai pendidikan p. value = 0,002 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, dukunganvalue = 0,002, nilai dukungan suami p. value = 0,019, sedangkan nilai pendidikan p. value = 0,002 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, dukungan
ITKESWHSITKESWHS Kegiatan ini dilakukan untuk membantu lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif, dengan cara melakukan pendampingan dalam mempraktekkan senam otakKegiatan ini dilakukan untuk membantu lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif, dengan cara melakukan pendampingan dalam mempraktekkan senam otak
Useful /
STIKMKSSTIKMKS Penyebab utama kematian ibu di negara berkembang disebabkan komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiPenyebab utama kematian ibu di negara berkembang disebabkan komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
UNIBAUNIBA Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD M. Natsir Kota Solok bulan Oktober.Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD M. Natsir Kota Solok bulan Oktober.
UNIBAUNIBA Siswa-siswi dituntut oleh pencapaian akademik dengan tepat waktu terutama siswi kelas XII yang dapat menjadi titik stress sehingga menyebabkan siklus menstruasiSiswa-siswi dituntut oleh pencapaian akademik dengan tepat waktu terutama siswi kelas XII yang dapat menjadi titik stress sehingga menyebabkan siklus menstruasi
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.Kendati demikian, proses pembelajaran sejatinya bersifat fleksibel yang dipengaruhi oleh situasi, kondisi, sarana, prasarana, dan stakeholder pendidikan.