ITKESWHSITKESWHS
Abdimas MedikaAbdimas MedikaLansia mengalami proses penuaan yang mengakibatkan penurunan fungsi baik secara fisik maupun mental, salah satu penurunan yang dialami adalah penurunan fungsi kognitif. Hal tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup dan menghambat pemenuhan kebutuhan serta aktifitas harian lansia. Penurunan fungsi kognitif sangat memerlukan penatalaksanaan, salah satu yang dapat dilakukan secara mandiri adalah senam otak. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu lansia yang mengalami penurunan fungsi kognitif, dengan cara melakukan pendampingan dalam mempraktekkan senam otak selama 5 hari melalui edukasi dan mengajarkan secara mandiri gerakan- gerakan senam pintar pada lansia yang terdiri dari 4 jenis gerakan. Evaluasi hasil capaian kegiatan ini dengan menggunakan instrument SPMSQ sebelum dan setelah kegiatan usai, dengan hasil terdapat peningkatan fungsi kognitif ditunjukkan dengan meningkatnya skor SPMSQ. Maka dengan hasil kegiatan ini perlunya pengurus panti sosial lansia untuk memberikan senam otak, mulai dari pelatihan dan pendampingan secara mandiri lansia yang dilakukan secara konsisten dan teratur.
Setelah tim melaksanakan pengabdian masyarakat berupa senam otak pada lansia di PSTW Nirwana Puri Samarinda dengan adanya edukasi, demonstrasi dan pendampingan selama 5 hari, dapat dievaluasi bahwa fungsi intelektual dan kognitif lansia mengalami perbaikan.Kegiatan ini direkomendasikan untuk dapat menjadi kegiatan rutin yang dapat dikembangkan di PSTW maupun pada kelompok lansia di masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas senam otak dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya 6 bulan atau 1 tahun, untuk melihat apakah peningkatan fungsi kognitif yang diperoleh dapat bertahan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul senam otak yang lebih variatif dan menarik, dengan mempertimbangkan preferensi dan kemampuan fisik lansia yang berbeda-beda. Ketiga, penting untuk meneliti peran faktor-faktor sosial dan lingkungan, seperti dukungan keluarga dan interaksi sosial, terhadap efektivitas senam otak dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana senam otak dapat menjadi intervensi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
| File size | 413.24 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UAIUAI Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi WordSmith adalah yang paling memadai untuk melakukan pengolahan teks berbahasa Arab dalam kerangka linguistikPenelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi WordSmith adalah yang paling memadai untuk melakukan pengolahan teks berbahasa Arab dalam kerangka linguistik
STKIP JBSTKIP JB Namun proses yang dijabarkan oleh Subyek menunjukkan bahwa subyek kurang memahami konsep barisan aritmatika. Mengacu pada hasil tes tertulis subyek, caraNamun proses yang dijabarkan oleh Subyek menunjukkan bahwa subyek kurang memahami konsep barisan aritmatika. Mengacu pada hasil tes tertulis subyek, cara
STKIP JBSTKIP JB Analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan data reduction, data display, dan verification. Hasil penelitian adalah: (1) Subjek guardian padaAnalisis data pada penelitian ini dengan menggunakan data reduction, data display, dan verification. Hasil penelitian adalah: (1) Subjek guardian pada
STKIP JBSTKIP JB Para ahli berpendapat dengan mengetahui enumeration strategy yang digunakan, dapat mengetahui tentang cara sistematisnya seseorang bernalar. Hal ini dapatPara ahli berpendapat dengan mengetahui enumeration strategy yang digunakan, dapat mengetahui tentang cara sistematisnya seseorang bernalar. Hal ini dapat
STKIP JBSTKIP JB MAN 1 Ngajuk rata-rata nilai N-gain adalah 0. MA Walisongo Ponorogo rata-rata nilai N-gain adalah 0. Berdasarkan hasil perolehan N-Gain menunjukan bahwaMAN 1 Ngajuk rata-rata nilai N-gain adalah 0. MA Walisongo Ponorogo rata-rata nilai N-gain adalah 0. Berdasarkan hasil perolehan N-Gain menunjukan bahwa
STKIP JBSTKIP JB Bentuk upaya penguatan pendidikan karakter religius pada peserta didik disekolah dilakukan dengan kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Kegiatan pembiasaanBentuk upaya penguatan pendidikan karakter religius pada peserta didik disekolah dilakukan dengan kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Kegiatan pembiasaan
STKIP JBSTKIP JB Selain itu, penguasaan kosa kata dan strategi yang belum maksimal, sehingga diperlukan perlakuan khusus dalam pembelajaran menulis puisi dan perlunya strategiSelain itu, penguasaan kosa kata dan strategi yang belum maksimal, sehingga diperlukan perlakuan khusus dalam pembelajaran menulis puisi dan perlunya strategi
STKIP JBSTKIP JB Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Temuan dalam penelitian ini bahwa terdapat berbagai macamPenelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Temuan dalam penelitian ini bahwa terdapat berbagai macam
Useful /
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan politik hukum Islam di Indonesia pasca-reformasi tidak mengikuti jalur linier, melainkan berevolusi melaluiPenelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan politik hukum Islam di Indonesia pasca-reformasi tidak mengikuti jalur linier, melainkan berevolusi melalui
UIJUIJ Ketika orang tuanya mengajari anak belajar, terlihat anak sering mengeluh tidak mampu melakukannya. Padahal materi pelajaran kelas 2 sudah mengharuskanKetika orang tuanya mengajari anak belajar, terlihat anak sering mengeluh tidak mampu melakukannya. Padahal materi pelajaran kelas 2 sudah mengharuskan
UMBJMUMBJM Pendidikan farmasi dikenal memiliki tuntutan akademik yang tinggi dan berisiko menimbulkan stres yang berdampak pada prestasi akademik mahasiswa. PenelitianPendidikan farmasi dikenal memiliki tuntutan akademik yang tinggi dan berisiko menimbulkan stres yang berdampak pada prestasi akademik mahasiswa. Penelitian
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Namun, pertumbuhan wisata spiritual juga menimbulkan risiko komersialisasi dan overtourisme yang dapat mengikis keaslian praktik spiritual serta menimbulkanNamun, pertumbuhan wisata spiritual juga menimbulkan risiko komersialisasi dan overtourisme yang dapat mengikis keaslian praktik spiritual serta menimbulkan