STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesTujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pemecahan masalah siswa dengan tipe kepribadian guardian, artisan, idealist, rational. Penelitian kali ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX –E SMPN 2 Perak. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar tes, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi waktu. Analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan data reduction, data display, dan verification. Hasil penelitian adalah : (1) Subjek guardian pada tahap memahami masalah menuliskan dan menjelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dapat menemukan solusi dengan mengaitkan pengetahuan sebelumnya, melaksanakan penyelesaian menuliskan solusi secara jelas dan runtut, dan memeriksa kembali dengan membaca ulang jawaban tersebut. (2) Subjek artisan pada tahap memahami masalah menuliskan dan menjelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dapat menemukan solusi dengan mengaitkan pengetahuan sebelumnya, melaksanakan penyelesaian menuliskan solusi secara jelas dan runtut, memeriksa kembali masalah yang diberikan yaitu dengan melihat kembali jawaban tersebut. (3) Subjek rational pada tahap memahami masalah hanya menuliskan yang diketahui, namun dapat menjelaskan secara lisan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dengan menggunakan solusi yang ditentukan sebelumnya, melaksanakan penyelesaian menuliskan solusi secara jelas dan runtu, memeriksa kembali dengan menghitung kembali jawabannya serta meyakini jawaban sesuai dengan apa yang diminta dari permasalahan tersebut. (4) Subjek idealist pada tahap memahami masalah menuliskan dan menjelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan, merencanakan penyelesaian dapat menemukan solusi dengan mengaitkan pengetahuan sebelumnya, kemudian tahap melaksanakan penyelesaian subjek menuliskannya secara jelas dan runtut serta menjelaskan dengan bahasanya sendiri, subjek idealist dalam memeriksa kembali permasalahan memberikan tanda pada setiap langkah dan meyakini jawaban tersebut sesuai yang diminta dari permasalahan.
Proses pemecahan masalah matematika subjek guardian tahap memahami masalah subjek menuliskan hingga menjelaskan dengan menggunakan bahasanya sendiri dengan jelas, sehingga dalam memahami masalah subjek mendapatkan informasi tentang apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada pemasalahan.Subjek guardian dalam merencanakan penyelesaian, subjek guardian menentukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut berdasarkan dengan ide yang telah dibangun sebelumnya.Subjek guardian dalam melaksanakan rencana penyelesaian, dengan solusi yang telah ditentukan sebelumnya.Kemudian subjek menuliskannya secara jelas dan runtut serta menjelaskan dengan bahasanya sendiri dengan baik.Subjek guardian dalam memeriksa kembali permasalahan yang diberikan dengan membaca ulang dan meyakini jawaban tersebut sesuai dengan apa yang diminta dari permasalahan tersebut.Subjek dengan tipe kepribadian guardian membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut karena dalam mendapatkan informasi dari permasalahan tersebut subjek harus membacanya secara berulang-ulang.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh metode pembelajaran yang berbeda terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan tipe kepribadian yang berbeda pula. Hal ini penting untuk mengetahui apakah terdapat metode pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada setiap tipe kepribadian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi tipe kepribadian siswa secara akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih personal. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana faktor lingkungan, seperti dukungan keluarga dan teman sebaya, dapat memengaruhi proses pemecahan masalah matematika siswa dengan tipe kepribadian yang berbeda. Dengan memahami interaksi antara tipe kepribadian, metode pembelajaran, dan faktor lingkungan, diharapkan dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
| File size | 526.89 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP JBSTKIP JB Subyek memberikan jawaban tertulis dengan cara menjabarkan jawaban permasalahan secara lebih terinci dan hasil kerja subyek memberikan jawaban benar. NamunSubyek memberikan jawaban tertulis dengan cara menjabarkan jawaban permasalahan secara lebih terinci dan hasil kerja subyek memberikan jawaban benar. Namun
STKIP JBSTKIP JB Analisis mengacu pada teori English. Hasil penelitian didapat 50% siswa menggunakan trail and eror, 37,5% menggunakan odometer complete dan 12,5% menggunakanAnalisis mengacu pada teori English. Hasil penelitian didapat 50% siswa menggunakan trail and eror, 37,5% menggunakan odometer complete dan 12,5% menggunakan
STKIP JBSTKIP JB Subyek penelitian ini adalah 160 siswa sekolah menengah Islam se-Jawa Timur di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah tes membaca kelas. BerdasarkanSubyek penelitian ini adalah 160 siswa sekolah menengah Islam se-Jawa Timur di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah tes membaca kelas. Berdasarkan
STKIP JBSTKIP JB Analisis data pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1)Analisis data pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1)
STKIP JBSTKIP JB Hasil belajar siswa pada pra siklus, siklus I, siklus II, dan siklus III meningkat, dilihat dari hasil kemampuan menulis pada siklus I dengan rata-rataHasil belajar siswa pada pra siklus, siklus I, siklus II, dan siklus III meningkat, dilihat dari hasil kemampuan menulis pada siklus I dengan rata-rata
STKIP JBSTKIP JB Proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada mata pelajaran sosiologi dapat dilaksanakan berdasarkan konteks dan karakteristik materi ajar.Proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada mata pelajaran sosiologi dapat dilaksanakan berdasarkan konteks dan karakteristik materi ajar.
STKIP JBSTKIP JB Data yang diperoleh dari nilai hasil belajar siswa dianalisis untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji t dan sebelum itu akan diuji normalitasData yang diperoleh dari nilai hasil belajar siswa dianalisis untuk menguji hipotesis penelitian dengan menggunakan uji t dan sebelum itu akan diuji normalitas
STKIP JBSTKIP JB Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument berupa lembar tes hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dari nilai hasil belajar pesertaMetode pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument berupa lembar tes hasil belajar peserta didik. Data yang diperoleh dari nilai hasil belajar peserta
Useful /
STIE TDNSTIE TDN Latar belakang penelitian ini bermula dari masih rendahnya akuntabilitas pengelolaan dana desa di beberapa daerah, khususnya di Kecamatan Galesong, KabupatenLatar belakang penelitian ini bermula dari masih rendahnya akuntabilitas pengelolaan dana desa di beberapa daerah, khususnya di Kecamatan Galesong, Kabupaten
KOMPETIFKOMPETIF Keunggulan bersaing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Selain itu, kualitas produk dan pemasaran digital berpengaruhKeunggulan bersaing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Selain itu, kualitas produk dan pemasaran digital berpengaruh
STKIP JBSTKIP JB Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media digital Canva pada keterampilan menulis siswa kelas VII tunagrahita ringan diTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media digital Canva pada keterampilan menulis siswa kelas VII tunagrahita ringan di
STKIP JBSTKIP JB Pada penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek dalam penelitian ini 58 siswa dengan 28 siswa sebagaiPada penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek dalam penelitian ini 58 siswa dengan 28 siswa sebagai