LMULMU

SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinSJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik Mesin

Mesin laser cutting merupakan alat yang banyak digunakan dalam industri untuk memotong berbagai jenis material. Salah satu material yang sering dimanfaatkan adalah akrilik, yang dapat dipotong menggunakan mesin laser cutting dengan jenis CO2. Namun, mesin ini memiliki kelemahan berupa harga yang cukup mahal. Sebagai alternatif, laser cutting diode menawarkan solusi yang lebih ekonomis, meskipun efektivitasnya pada akrilik, terutama yang transparan, masih perlu dibuktikan. Modul laser diode diketahui mampu memotong material seperti kertas, kayu, bambu, kulit, dan plastik. Kemudian berdasarkan hasil pre-test menunjukkan bahwa cahaya laser tidak menghasilkan efek pemotongan pada akrilik transparan karena cahaya laser menembus material tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode pelapisan dalam memotong akrilik transparan dengan laser diode serta menentukan parameter optimal. Tiga jenis media pelapis yang digunakan adalah kertas, lakban, dan papan MDF hitam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akrilik dapat terpotong maksimal menggunakan pelapis kertas dengan parameter terbaik yaitu persentase intensitas daya 90%, kecepatan potong 6 mm/menit, dan dua kali pengulangan. Temuan ini memberikan solusi ekonomis untuk pemotongan akrilik transparan menggunakan mesin laser cutting diode.

Berdasarkan hasil eksperimen dan analisis data yang telah dilakukan, beberapa kesimpulan dapat dirumuskan, di antaranya adalah hasil fisik pemotongan setiap variasi media pelapis meninggalkan bekas garitan yang lebar, kasar, dan berwana gelap.Pada media pelapis kertas tepotong bagian sisi depan dan belakang, pada media pelapis lakban terpotong sisi bagian depan saja, dan pada media pelapis alas papan MDF hitam terpotong bagian belakang saja.Semua media pelapis memberikan pengaruh yang signifikan tehadap kedalaman hasil pemotongan.Media pelapis yang paling optimal diantara 3 jenis yang digunakan adalah kertas.Kemudian berdasarkan analisis eksperimen kedua, diperoleh persamaan regresi Y = 0.Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas daya, semakin besar pula nilai depth of cut, sedangkan peningkatan cutting speed justru mengurangi nilai depth of cut.Kemudian parameter terbaik untuk pemotongan dibutuhkan berdasarkan nilai depth of cut, waktu tercepat dan terakhir adalah persentase intensitas daya, sehingga didapatkan parameter persentase intensitas daya 90% pada cutting speed 6 mm/min, dan dilakukan pengulangan 2 kali pemotongan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter pemotongan akrilik transparan dengan menggunakan media pelapis kertas, dengan mempertimbangkan faktor waktu pengerjaan secepat mungkin dan persentase intensitas daya sekecil mungkin. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi media pelapis alternatif yang lebih efektif dalam memotong akrilik transparan, seperti menggunakan bahan yang lebih tebal atau dengan komposisi bahan yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan akrilik transparan terhadap hasil pemotongan, dengan mempertimbangkan parameter pemotongan yang telah ditemukan dalam penelitian ini.

  1. SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik Mesin. impact coating variations cutting transparent acrylic watt diode... doi.org/10.20527/sjmekinematika.v9i2.404SJME KINEMATIKA Jurnal Teknik Mesin impact coating variations cutting transparent acrylic watt diode doi 10 20527 sjmekinematika v9i2 404
Read online
File size853.22 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test