DESAIN INDONESIADESAIN INDONESIA

Jurnal Desain Indonesia.Jurnal Desain Indonesia.

Perhiasan Filigree memiliki karakter perhiasan yang kompleks dan mendetail, sehingga segmentasi pasar terbatas pada rentang usia dewasa kalangan menengah atas. Penelitian ini berperan penting sebagai salah satu teknik dan metode pengumpulan data yang akan dikaji pada proyek perancangan selanjutnya. Tujuan dilakukannya pengembangan teknik filigree dengan pendekatan material baru adalah untuk memperluas jangkauan pasar. Selain pendekatan material baru, pengembangan desain perhiasan teknik filigree ini. Metode penelitian desain yang dilakukan adalah pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literasi dan eksplorasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhiasan teknik filigree dapat berkembang mengikuti perkembangan tren dan bisa menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas sehingga bisa menambah nilai produk dan kualitas hidup pengrajin logam.

Berdasarkan metode dan hasil observasi diperoleh data bahwa perhiasan perak filigree memiliki segmentasi pasar yang cukup sempit dikarenakan perhiasan dengan teknik ini memiliki pakem (ketetapan) seperti.Desain yang sudah ada di pasaran juga masih terpaku pada bentuk desain yang lama.Selain itu, mahalnya perhiasan yang menggunakan bahan baku perak, menjadikan perhiasan ini hanya diminati oleh pembeli usia 30-60 tahun dengan tingkat ekonomi menengah ke atas.Melihat permasalahan ini, maka muncul peluang untuk memperluas segmentasi pasar dengan melakukan serangkaian eksperimen pengembangan teknik filigree dengan material logam tembaga dan kuningan, karena logam jenis ini paling cocok untuk menggantikan logam perak.Adanya kebaruan desain filigree dengan material alternatif selain dapat memperluas segmentasi pasar juga dapat menekan dana produksi bagi para pengrajin.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan desain perhiasan filigree tembaga. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai kombinasi material selain tembaga, seperti penggunaan resin atau serat alami, untuk menciptakan tekstur dan tampilan yang lebih beragam pada perhiasan filigree. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknik filigree yang lebih efisien dan ramah lingkungan, misalnya dengan memanfaatkan teknologi 3D printing atau proses manufaktur aditif lainnya. Ketiga, penting untuk melakukan studi pasar yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi preferensi konsumen terhadap desain perhiasan filigree tembaga, termasuk preferensi warna, bentuk, dan gaya, sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing produk.

Read online
File size754.19 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test