UNSIKAUNSIKA

English Ideas: Journal of English Language EducationEnglish Ideas: Journal of English Language Education

Pemahaman membaca sangat penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Siswa di Indonesia belajar bahasa Inggris dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Namun, mereka seringkali mengalami kesulitan untuk memahami sebuah teks. Penggunaan media tradisional di era modern ini menjadi salah satu alasannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Kahoot sebagai media untuk memahami teks naratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan perilaku siswa dalam pemahaman membaca melalui Kahoot dan untuk mengetahui keuntungannya. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus deskriptif sebagai desain penelitian. Partisipan dalam penelitian ini adalah tujuh siswa dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Karawang. Proses pembelajaran dilaksanakan dua kali dan bermain kuis di Kahoot dua kali juga. Wawancara semi-terstruktur dan jurnal reflektif digunakan oleh peneliti sebagai teknik pengumpulan data. Peneliti menggunakan Analisis Tematik oleh Braun dan Clark (2006) untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Berdasarkan hasil wawancara semi-terstruktur, dapat dilihat bahwa ada beberapa bentuk keterlibatan perilaku saat siswa menggunakan aplikasi Kahoot, yaitu kehadiran siswa, partisipasi siswa, interaksi siswa, kepatuhan siswa, hambatan, dan kesulitan. Keuntungan Kahoot adalah siswa lebih memahami pelajaran, dapat mengatur waktu dengan baik, dan merasa senang saat mengisi kuis di aplikasi Kahoot.

Penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran membuat hampir semua siswa menghadiri pembelajaran daring melalui Whatsapp group.Mereka mengatakan bahwa mereka ingin belajar bahasa Inggris lebih dalam dengan peneliti.Mereka juga tertarik untuk memanfaatkan waktu belajar mereka di rumah dan juga meningkatkan pengalaman belajar mereka.Kehadiran siswa dalam proses pembelajaran merupakan salah satu bentuk keterlibatan perilaku yang menjadi tujuan penelitian ini.Hal ini menunjukkan bahwa salah satu aspek keterlibatan perilaku, yaitu kehadiran siswa dalam pembelajaran, telah terpenuhi.Partisipasi siswa dalam bermain kuis daring di Kahoot juga membuktikan bahwa bentuk keterlibatan perilaku yaitu partisipasi siswa dalam pelajaran/kegiatan di kelas telah terpenuhi.Keuntungan dari Kahoot adalah siswa dapat lebih memahami materi pelajaran.Kahoot juga memungkinkan siswa untuk memanfaatkan waktu dengan baik dengan adanya batasan waktu pada setiap soal saat mengisi kuis daring.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan Kahoot terhadap motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris, dengan fokus pada bagaimana elemen-elemen gamifikasi dalam Kahoot memengaruhi minat dan ketekunan siswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas Kahoot dengan metode pembelajaran lain, seperti pembelajaran berbasis proyek atau flipped classroom, dalam meningkatkan pemahaman membaca dan keterampilan bahasa Inggris secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana karakteristik siswa, seperti gaya belajar atau tingkat kemampuan bahasa Inggris, memengaruhi efektivitas penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran, sehingga dapat disesuaikan strategi pembelajaran untuk memaksimalkan manfaatnya bagi setiap siswa.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0012840APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0012840
Read online
File size539.15 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test