IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI

Comm-EduComm-Edu

Diklat berjenjang tingkat dasar yang telah diikuti oleh pendidik Kelompok Bermain (KB) di Gugus PAUD II Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto dalam proses pembelajaran yang dilakukan pendidik masih terdapat beberapa kesenjangan yang ditunjukan dengan permasalahan diantaranya yaitu pendidik masih kurangnya dalam menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan pembelajaran dalam mengelola kelas pada saat kegiatan belajar sehingga banyak dijumpai peserta didik tidak memperhatikan pada saat pendidik menyampaikan materi yang membuat suasana kelas menjadi tidak kondusif, dan belum banyak dijumpai dalam penyusunan perencanaan proses pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kurikulum oleh karena itu dilakukan penelitian untuk menjawab rumusan masalah adakah . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Dalam penentuan tempat menggunakan teknik purposive area dengan jumlah responden menggunakan total populasi yang berjumlah 25 pendidik. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket dan dokumentasi yang kemudian dilakukan analisis data dengan rumus korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari uji koefisien korelasi penelitian ini diperoleh hasil sebesar 0,785 dan r-tabel sebesar 0,396 pada taraf signifikansi 0,05 dengan N=25 sehingga memperoleh hasil r-hitung > r-tabel (0,785 > 0,396). Kesimpulan dari hasil uji koefisien korelasi tersebut bahwa adanya hubungan antara diklat berjenjang tingkat dasar pendidik PAUD dengan proses pembelajaran anak usia dini di Gugus PAUD II Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto dengan kategori hubungan kuat atau tinggi.

Terdapat hubungan positif antara diklat berjenjang tingkat dasar dengan proses pembelajaran anak usia dini.Hasil uji koefisien korelasi menunjukkan nilai sebesar 0,785, yang lebih besar dari r-tabel sebesar 0,396 pada taraf signifikansi 0,05 dengan jumlah sampel 25.Hubungan tersebut termasuk dalam kategori kuat dan jelas, sehingga hipotesis alternatif diterima.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi efektivitas diklat berjenjang tingkat dasar dalam jangka panjang, apakah peningkatan kinerja pendidik tetap terjaga setelah beberapa tahun sejak diklat, atau terjadi penurunan yang membutuhkan pelatihan penyegaran. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana variabel-variabel spesifik dari diklat seperti pemahaman tentang tumbuh kembang anak, cara belajar anak usia dini, perencanaan pembelajaran, dan penilaian perkembangan anak secara individual memengaruhi aspek-aspek proses pembelajaran di kelas, agar pelatihan bisa dikembangkan secara lebih terfokus dan efisien. Ketiga, penting untuk mengkaji faktor-faktor pendukung atau penghambat di lapangan—seperti beban kerja, ketersediaan sumber daya, dan dukungan lembaga—yang mungkin memengaruhi penerapan hasil diklat dalam praktik pembelajaran sehari-hari, sehingga dapat dirancang intervensi sistemik yang tidak hanya mengandalkan pelatihan individu tetapi juga memperbaiki ekosistem pendidikan PAUD secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memperdalam pemahaman tentang keberlanjutan, mekanisme, dan konteks implementasi diklat, sehingga rekomendasi kebijakan menjadi lebih komprehensif dan berdampak nyata bagi kualitas pembelajaran anak usia dini.

Read online
File size191.42 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test