SALNESIASALNESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab kematian global utama, sehingga memerlukan strategi pencegahan yang efektif melalui deteksi dini dan edukasi gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi di kalangan guru dan siswa di MTs Al Washliyah 19 Percut sekaligus memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam deteksi dini risiko PTM menggunakan Productivity Risk Self-Assessment Tool (PRISAT). Selama lima bulan, program ini menerapkan edukasi gizi berbasis sekolah yang berkelanjutan melalui sesi interaktif, evaluasi pretest-posttest, dan penyediaan alat penilaian status gizi dan kesehatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan guru dan siswa tentang gizi seimbang (p<0,05). Pelatihan PRISAT yang berfokus pada guru berhasil membekali guru dengan keterampilan untuk melakukan penilaian risiko dini serta pemantauan status gizi dan kesehatan secara mandiri. PRISAT terbukti menjadi alat yang efektif dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi risiko PTM dan mempromosikan perilaku makan yang lebih sehat. Program ini menawarkan model yang dapat direplikasi untuk mengintegrasikan pendidikan gizi terstruktur dengan pelatihan praktis, dengan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk mempertahankan dampak jangka panjangnya.
Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan guru dan siswa tentang pedoman gizi seimbang untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM).Guru juga telah memiliki keterampilan dalam deteksi dini risiko PTM menggunakan PRISAT dan melakukan pemeriksaan status gizi serta kesehatan secara mandiri.Keberhasilan program menunjukkan potensi untuk diadopsi di sekolah lain, namun diperlukan dukungan berkelanjutan melalui monitoring dan pendampingan agar pola hidup sehat dapat diterapkan secara mandiri dalam jangka panjang.
Pertama, perlu diteliti efektivitas integrasi PRISAT ke dalam kurikulum sekolah secara reguler, apakah penerapan rutin oleh guru dapat mempertahankan peningkatan pengetahuan gizi dan deteksi dini PTM dalam jangka panjang. Kedua, perlu dikaji bagaimana penggunaan alat skrining PRISAT oleh siswa secara mandiri, dengan pendekatan yang disesuaikan usia, dapat membentuk kesadaran kesehatan sejak dini dan mengubah perilaku gaya hidup di kalangan remaja. Ketiga, perlu dieksplorasi model pendampingan jarak jauh berbasis digital (seperti aplikasi atau grup komunikasi) untuk mendukung sekolah dalam mempertahankan program skrining dan edukasi gizi setelah kegiatan pengabdian selesai, agar keberlanjutan intervensi dapat terjamin tanpa ketergantungan pada tenaga luar.
- Assessing the Effectiveness of an Extender Model Partnership in Implementing a Multicomponent, School-Based... doi.org/10.1177/1524839920920305Assessing the Effectiveness of an Extender Model Partnership in Implementing a Multicomponent School Based doi 10 1177 1524839920920305
- The Effect of a Teacher-led Nutrition Education Program towards Nutrition and Anemia Status of Adolescent... doi.org/10.47007/nut.v13i01.4050The Effect of a Teacher led Nutrition Education Program towards Nutrition and Anemia Status of Adolescent doi 10 47007 nut v13i01 4050
- Effect of classroom intervention on student food selection and plate waste: Evidence from a randomized... doi.org/10.1371/journal.pone.0226181Effect of classroom intervention on student food selection and plate waste Evidence from a randomized doi 10 1371 journal pone 0226181
- "Gerakan Nusantara Program on Children’s Nutrition Practices" by Syilga Cahya Gemily,... scholarhub.ui.ac.id/kesmas/vol15/iss3/2Gerakan Nusantara Program on ChildrenAos Nutrition Practices by Syilga Cahya Gemily scholarhub ui ac kesmas vol15 iss3 2
| File size | 9.1 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UIGMUIGM Pola makan yang didominasi oleh makanan instan dan rendahnya variasi gizi turut memperburuk status gizi anak. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahanPola makan yang didominasi oleh makanan instan dan rendahnya variasi gizi turut memperburuk status gizi anak. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Sebaliknya, frekuensi konsumsi fast food terbukti berhubungan signifikan dengan status gizi mahasiswa. Semakin sering mahasiswa mengonsumsi fast food,Sebaliknya, frekuensi konsumsi fast food terbukti berhubungan signifikan dengan status gizi mahasiswa. Semakin sering mahasiswa mengonsumsi fast food,
UMSUMS Instrumen penelitian meliputi microtoise, wawancara dengan kuesioner, lembar SQ-FFQ (Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire), dan lembar observasi.Instrumen penelitian meliputi microtoise, wawancara dengan kuesioner, lembar SQ-FFQ (Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire), dan lembar observasi.
SALNESIASALNESIA Kegiatan penyuluhan dan edukasi gizi “PENDAMPING (Penyuluhan Dampak MPASI Dini dan Pencegahannya) dengan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuanKegiatan penyuluhan dan edukasi gizi “PENDAMPING (Penyuluhan Dampak MPASI Dini dan Pencegahannya) dengan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan
UMJ PremiumUMJ Premium Namun, hingga saat ini masih banyak remaja yang memiliki masalah gizi. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018 prevalensi gizi kurus pada remaja usia 12-18Namun, hingga saat ini masih banyak remaja yang memiliki masalah gizi. Berdasarkan hasil RISKESDAS tahun 2018 prevalensi gizi kurus pada remaja usia 12-18
UMJ PremiumUMJ Premium Namun, tidak ditemukan hubungan antara kualitas air minum (E. Coli dan Coliform), sarana sanitasi, maupun praktik penyimpanan air dengan stunting, sehinggaNamun, tidak ditemukan hubungan antara kualitas air minum (E. Coli dan Coliform), sarana sanitasi, maupun praktik penyimpanan air dengan stunting, sehingga
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Pelatihan yang diberikan kepada kader kesehatan berhasil meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan pengukuran tinggi badan serta menganalisis dataPelatihan yang diberikan kepada kader kesehatan berhasil meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan pengukuran tinggi badan serta menganalisis data
JQWHJQWH The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting. It was a correlational descriptive study usingThe purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting. It was a correlational descriptive study using
Useful /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang LGBT sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan padaBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang LGBT sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pada
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil: Terdapat 25% responden memiliki asupan seng kurang dan 20,6% responden memiliki asupan vitamin B12 kurang, serta 44,1% responden mengalami anemia.Hasil: Terdapat 25% responden memiliki asupan seng kurang dan 20,6% responden memiliki asupan vitamin B12 kurang, serta 44,1% responden mengalami anemia.
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil uji menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan asupan protein, asam folat dan zat besi dengan kadar Hb (p-value masing-masingHasil uji menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan asupan protein, asam folat dan zat besi dengan kadar Hb (p-value masing-masing
UMSBUMSB Latar Belakang: Manajemen sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan institusi pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang bisa terbaik untuk berkontribusiLatar Belakang: Manajemen sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan institusi pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang bisa terbaik untuk berkontribusi