IJNMSIJNMS
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)Stunting is a chronic nutritional problem caused by prolonged inadequate nutrient intake. This study aims to analyze the relationship between maternal knowledge, illness frequency, and socioeconomic status with the incidence of stunting in the working area of the Tanah Kali Kedinding Health Center. This research employed a correlational analytic design with a cross-sectional approach. The study was conducted at Posyandu in tanah kali kedinding Surabaya. A purposive sampling technique was used to select 111 toddlers aged 2–5 years. The research instruments included a questionnaire assessing maternal knowledge on child nutrition, frequency of illness, and socioeconomic status, along with observational measurements using a microtoise. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between maternal nutritional knowledge and the incidence of stunting. However, no significant association was found between illness frequency or socioeconomic status and stunting. The Chi-Square test results were as follows: nutritional knowledge (p = 0.001, p < 0.05), illness frequency (p = 0.734, p > 0.05), and socioeconomic status (p = 0.306, p > 0.05). This study implies that maternal knowledge of child nutrition significantly influences attitudes and behaviors in food selection. Therefore, health cadres, as the extension of health workers in the community, are encouraged to provide nutrition education through various methods such as videos, leaflets, and other media to improve maternal knowledge about balanced nutrition and stunting prevention.
The study concluded that the majority of mothers possessed moderate nutritional knowledge, and most toddlers experienced illness between three to six times per year.A significant association was identified between maternal nutritional knowledge and the incidence of stunting.However, no significant relationships were found between illness frequency or economic status and stunting within the study area.These findings underscore the importance of enhancing maternal nutritional knowledge to address stunting effectively.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memediasi hubungan antara frekuensi penyakit dan stunting, seperti jenis penyakit yang paling sering dialami balita dan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Selain itu, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan praktik ibu terkait dengan pemberian makanan bergizi pada balita, serta hambatan-hambatan yang mereka hadapi dalam menerapkan pengetahuan yang dimiliki. Terakhir, penelitian intervensi yang melibatkan peningkatan pengetahuan gizi ibu, peningkatan akses layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga perlu dirancang dan diimplementasikan untuk menguji efektivitas strategi komprehensif dalam pencegahan stunting. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih terarah dan efektif bagi pembuat kebijakan dan praktisi kesehatan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Indonesia.
| File size | 422.5 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara jenis kelamin, uang jajan, kebiasaan sarapan, kebiasaan membawa bekal, dan pengetahuan gizi denganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara jenis kelamin, uang jajan, kebiasaan sarapan, kebiasaan membawa bekal, dan pengetahuan gizi dengan
UNUDUNUD Penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan 51 responden river guide di 3 company rafting di Telaga Waja Karangasem Bali. Nilai mean usia respondenPenelitian ini menggunakan metode total sampling dengan 51 responden river guide di 3 company rafting di Telaga Waja Karangasem Bali. Nilai mean usia responden
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Studi-studi mendatang dengan desain longitudinal atau intervensi, sampel yang lebih besar, dan pengukuran biologis dan kontekstual tambahan diperlukanStudi-studi mendatang dengan desain longitudinal atau intervensi, sampel yang lebih besar, dan pengukuran biologis dan kontekstual tambahan diperlukan
GOMITGOMIT Upaya pencegahan yang efektif memerlukan penyediaan pengetahuan tambahan serta perubahan gaya hidup. Salah satu aspek perubahan gaya hidup adalah meningkatkanUpaya pencegahan yang efektif memerlukan penyediaan pengetahuan tambahan serta perubahan gaya hidup. Salah satu aspek perubahan gaya hidup adalah meningkatkan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH 8 g/dl dan terendah 10. 1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin rendah ditemukan pada 16 ibu hamil KEK (53. 3%). Kesimpulannya, kadar Hb rendah pada ibu hamil8 g/dl dan terendah 10. 1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin rendah ditemukan pada 16 ibu hamil KEK (53. 3%). Kesimpulannya, kadar Hb rendah pada ibu hamil
UTPUTP Menyandang status sebagai mantan pecandu narkoba yang telah menjalani hukuman dan rehabilitasi, tampaknya ia menghadapi dua tantangan terbesar ketika kembaliMenyandang status sebagai mantan pecandu narkoba yang telah menjalani hukuman dan rehabilitasi, tampaknya ia menghadapi dua tantangan terbesar ketika kembali
UTPUTP Implementasi PPK dalam konteks bimbingan dan konseling di sekolah berbasis pondok pesantren sangat penting untuk mengoptimalkan perkembangan moral danImplementasi PPK dalam konteks bimbingan dan konseling di sekolah berbasis pondok pesantren sangat penting untuk mengoptimalkan perkembangan moral dan
UBTUBT Hasil pemeriksaan kadar Hb remaja putri menunjukan dari 62 remaja putri sebanyak 38 (61.29%) tidak anemia, 18 (29.03%) anemia ringan dan sebanyak 6 (9.Hasil pemeriksaan kadar Hb remaja putri menunjukan dari 62 remaja putri sebanyak 38 (61.29%) tidak anemia, 18 (29.03%) anemia ringan dan sebanyak 6 (9.
Useful /
UNUDUNUD 000, diastolik = 0. 007). Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara terapi akupresur terhadap tekanan darah dari kedua kelompok. Penelitian000, diastolik = 0. 007). Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara terapi akupresur terhadap tekanan darah dari kedua kelompok. Penelitian
UNUDUNUD Data dikumpulkan melalui teknik non probability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang terlibat pada penelitian ini adalah 87 respondenData dikumpulkan melalui teknik non probability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang terlibat pada penelitian ini adalah 87 responden
GOMITGOMIT Layanan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada ibu mengenai tumbuh‑kembang anak serta penggunaan instrumen KPSP melalui metodeLayanan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada ibu mengenai tumbuh‑kembang anak serta penggunaan instrumen KPSP melalui metode
GREENPUBGREENPUB Program ini berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan indikator kinerja institusi di bawah kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnyaProgram ini berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan indikator kinerja institusi di bawah kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya