IJNMSIJNMS
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)Stunting remains a challenging health problem in Indonesia and has long-term impacts on quality of life. Adolescent girls are a strategic group in stunting prevention because their nutritional and health status determine the health of future pregnancies. This study aims to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and social environment on stunting prevention behavior in adolescent girls at SMA Negeri 5 Tidore Islands. The study used a quantitative method with a cross-sectional design on 73 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using a valid and reliable questionnaire, then analyzed using the chi-square test. The results showed a significant relationship between knowledge (p=0.000; OR=17.409), attitude (p=0.000; OR=31.963), and social environment (p=0.000; OR=19.419) and stunting prevention behavior. Adolescents with good knowledge, positive attitudes, and a supportive social environment were more likely to demonstrate good preventive behavior. These findings emphasize the importance of nursing interventions based on education, health promotion, and environmental support in improving the self-care abilities of adolescent girls. The role of nurses as educators and facilitators is essential to strengthen stunting prevention behaviors from adolescence.
Stunting prevention behaviors in adolescent girls at State Senior High School 5 in Tidore Islands are influenced by knowledge, attitudes, and the interacting social environment.These three factors shape adolescents ability to perform self-care according to Orems Self-Care concept.Overall, stunting prevention is the result of a synergy of internal and external factors, necessitating educational efforts, positive attitude building, and strengthening the social environment, including through the strategic role of school nurses.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku pencegahan stunting pada remaja putri dari waktu ke waktu, serta faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi remaja putri terkait faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan stunting, serta hambatan dan fasilitator yang mereka hadapi. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi dan dukungan sosial dalam meningkatkan perilaku pencegahan stunting pada remaja putri, dengan melibatkan peran aktif perawat sekolah dan kader kesehatan di masyarakat.
| File size | 408.3 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
NHS JOURNALNHS JOURNAL Introduction: Covid-19 has now been declared a pandemic case, the agricultural sector is no exception. Farmers health during the Covid-19 pandemic andIntroduction: Covid-19 has now been declared a pandemic case, the agricultural sector is no exception. Farmers health during the Covid-19 pandemic and
STIKBARSTIKBAR 000 penduduk pada tahun 2018, dan terus meningkat menjadi 4,6 per 1. 000 penduduk pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor000 penduduk pada tahun 2018, dan terus meningkat menjadi 4,6 per 1. 000 penduduk pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor
YWNRYWNR UMKM Car Wash QQ Auto Garage masih belum menerapkan SAK EMKM secara menyeluruh. UMKM Car Wash QQ Auto Garage sendiri sudah membuat Neraca, Laporan LabaUMKM Car Wash QQ Auto Garage masih belum menerapkan SAK EMKM secara menyeluruh. UMKM Car Wash QQ Auto Garage sendiri sudah membuat Neraca, Laporan Laba
YWNRYWNR Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Analisis mencakup rasio likuiditas,Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Analisis mencakup rasio likuiditas,
YWNRYWNR (1) Perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembayaran cashless. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi kemudahan(1) Perceived ease of use berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembayaran cashless. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi kemudahan
YWNRYWNR Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta biayaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta biaya
IJNMSIJNMS Mayoritas responden di Desa Songgorunggi adalah perempuan (59,5%), yang menunjukkan potensi bias gender dalam data. Mayoritas responden lansia menunjukkanMayoritas responden di Desa Songgorunggi adalah perempuan (59,5%), yang menunjukkan potensi bias gender dalam data. Mayoritas responden lansia menunjukkan
UMPRUMPR Menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik probability sampling dan sampel acak sederhana sebanyak 200 responden, data dianalisis menggunakanMenggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik probability sampling dan sampel acak sederhana sebanyak 200 responden, data dianalisis menggunakan
Useful /
UNIPASUNIPAS Kondisi ini berpotensi mengancam otonomi desa adat. Oleh karena itu, diperlukan penelitian empiris untuk menganalisis dampak intervensi Pemerintah DaerahKondisi ini berpotensi mengancam otonomi desa adat. Oleh karena itu, diperlukan penelitian empiris untuk menganalisis dampak intervensi Pemerintah Daerah
UNIPASUNIPAS Ketidakjelasan norma dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, khususnya terkait makna “terdaftar pada Pasal 1 angkaKetidakjelasan norma dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, khususnya terkait makna “terdaftar pada Pasal 1 angka
APPISIAPPISI Analisis SWOT menghasilkan empat kategori strategi pengembangan. strategi SO (memanfaatkan keunggulan dan peluang), strategi WO (mengatasi kelemahan melaluiAnalisis SWOT menghasilkan empat kategori strategi pengembangan. strategi SO (memanfaatkan keunggulan dan peluang), strategi WO (mengatasi kelemahan melalui
APPISIAPPISI Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT, posisi Wedding Organizer Arunika berada pada kuadran IV (hold and maintain). Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikanBerdasarkan hasil analisis matriks SWOT, posisi Wedding Organizer Arunika berada pada kuadran IV (hold and maintain). Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan