STIKBARSTIKBAR
Public Health of IndonesiaPublic Health of IndonesiaLatar belakang: Prevalensi diabetes mellitus (DM) di Pusat Kesehatan Masyarakat Unaaha tercatat 1,12 per 1.000 penduduk pada tahun 2017, meningkat menjadi 2,4 per 1.000 penduduk pada tahun 2018, dan terus meningkat menjadi 4,6 per 1.000 penduduk pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berkaitan dengan insiden diabetes mellitus tipe 2 (T2DM) pada wanita usia subur di Pusat Kesehatan Masyarakat Unaaha.
Obesitas, kebiasaan makan tidak sehat, dan tekanan darah tinggi adalah faktor risiko signifikan untuk diabetes mellitus tipe 2.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan desain eksperimental yang mengeksplorasi intervensi inovatif untuk mengurangi tekanan darah dan kadar glukosa darah pada pasien T2DM.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengadopsi desain eksperimental yang berfokus pada intervensi inovatif. Penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang bertujuan mengurangi tekanan darah dan kadar glukosa darah pada pasien T2DM. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki efektivitas intervensi gaya hidup, seperti diet dan aktivitas fisik, dalam mencegah dan mengelola T2DM. Terakhir, penelitian dapat menganalisis faktor-faktor psikososial dan lingkungan yang mungkin berkontribusi terhadap risiko T2DM pada wanita usia subur.
- Journal | Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump... doi.org/10.33086/jhs.v7i2.499Journal Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya journal universitas nahdlatul ulama surabaya quick jump doi 10 33086 jhs v7i2 499
- (PDF) Gambaran Prevalensi Balita Stunting dan Faktor yang Berkaitan di Indonesia: Analisis Lanjut Profil... researchgate.net/doi/10.13140/RG.2.2.35448.70401PDF Gambaran Prevalensi Balita Stunting dan Faktor yang Berkaitan di Indonesia Analisis Lanjut Profil researchgate doi 10 13140 RG 2 2 35448 70401
- Analisis Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Pedesaan | Wijayanti | Jurnal Promosi... doi.org/10.14710/jpki.15.1.16-21Analisis Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Pedesaan Wijayanti Jurnal Promosi doi 10 14710 jpki 15 1 16 21
| File size | 136.1 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJ PremiumUMJ Premium Intervensi gizi pasien diberikan kombinasi diet DM 1800 kkal makanan biasa dan 2x200 mL formula komersil khusus diabetes. Hasil monitoring menunjukan perbaikanIntervensi gizi pasien diberikan kombinasi diet DM 1800 kkal makanan biasa dan 2x200 mL formula komersil khusus diabetes. Hasil monitoring menunjukan perbaikan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Istilah Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH merupakan kondisi hiperplasia sel stroma dan sel epitel kelenjar prostat pada laki-laki. BPH adalah masalahIstilah Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH merupakan kondisi hiperplasia sel stroma dan sel epitel kelenjar prostat pada laki-laki. BPH adalah masalah
STIKBARSTIKBAR Hasil: Mayoritas sampel sumur (94,2%) tidak memenuhi standar kualitas mikrobiologis, dengan keberadaan E. coli yang signifikan pada 44,2% sampel. AnalisisHasil: Mayoritas sampel sumur (94,2%) tidak memenuhi standar kualitas mikrobiologis, dengan keberadaan E. coli yang signifikan pada 44,2% sampel. Analisis
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Instrumen berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji frekuensi. Hasil menunjukkan remaja tahap tengah mendominasi (94,2%) dengan 94,8% memiliki pengetahuanInstrumen berupa kuesioner dan dianalisis dengan uji frekuensi. Hasil menunjukkan remaja tahap tengah mendominasi (94,2%) dengan 94,8% memiliki pengetahuan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pasien tuberculosis paru di RSUD Gambiran, Kediri, periode Januari-Desember 2021, sebagian besar mengalami anemia mikrositik hipokromik. Penderita tuberculosisPasien tuberculosis paru di RSUD Gambiran, Kediri, periode Januari-Desember 2021, sebagian besar mengalami anemia mikrositik hipokromik. Penderita tuberculosis
UMAUMA 23 Tahun 2002. Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera.23 Tahun 2002. Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Rhodamin B yang mungkin ada di dalam sediaan Eyeshadow yang beredar di daerah Kediri dan Nganjuk. IdentifikasiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Rhodamin B yang mungkin ada di dalam sediaan Eyeshadow yang beredar di daerah Kediri dan Nganjuk. Identifikasi
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pengolahan data menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (70,2%) mempunyaiPengolahan data menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (70,2%) mempunyai
Useful /
UNANDUNAND Namun, hanya setengah dari langkah-langkah yang bersifat wajib atau konvensional, sementara yang lain bersifat opsional. Penelitian ini juga menemukanNamun, hanya setengah dari langkah-langkah yang bersifat wajib atau konvensional, sementara yang lain bersifat opsional. Penelitian ini juga menemukan
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas Reminder Message terhadap kepatuhan kunjungan ibu balita di posyandu wilayah kerja Puskesmas MalaimsimsaTujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas Reminder Message terhadap kepatuhan kunjungan ibu balita di posyandu wilayah kerja Puskesmas Malaimsimsa
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Rumah sakit disarankan meningkatkan responsivitas, empati, dan kualitas sarana prasarana di IGD. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikanRumah sakit disarankan meningkatkan responsivitas, empati, dan kualitas sarana prasarana di IGD. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan
UMAUMA Penerapan prinsip restorative justice dan diversi dianggap lebih manusiawi namun masih terbatas. Faktor hukum, struktural, dan budaya menjadi hambatanPenerapan prinsip restorative justice dan diversi dianggap lebih manusiawi namun masih terbatas. Faktor hukum, struktural, dan budaya menjadi hambatan