UMAUMA

Jurnal ArbiterJurnal Arbiter

Artikel ini membahas analisis hukum tentang tindak pidana seksual terhadap anak dengan mengambil studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor: 1840/Pid.B/2014/PN.Mdn. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan terhadap permasalahan dilakukan dengan mengkaji dari berbagai aspek hukum. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan unsur-unsur Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak pada putusan No.1840/Pid.B/2014/PN.Mdn telah sesuai, dimana perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur-unsur Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002. Namun, masih banyak pelanggaran di masyarakat yang mungkin hukuman terhadap pelaku masih dirasa kurang berat dan tidak memberikan efek jera.

Pengaturan hukum terhadap tindak pidana eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur terdapat dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, yang memberikan dasar hukum yang kuat bagi perlindungan hak anak.Penegakan hukum dengan sarana penal, seperti penerapan Pasal 81 ayat (2) UU No.23 Tahun 2002, sudah sangat baik dan sesuai hukum.Namun, selain sarana penal, upaya non-penal seperti pencegahan melalui moralistik dan abolisionik perlu dikembangkan untuk menangani faktor-faktor penyebab kejahatan seksual terhadap anak.

Mengkaji efektivitas penerapan Pasal 81 ayat (2) UU No. 23 Tahun 2002 dalam menurunkan tingkat kejahatan seksual terhadap anak melalui analisis data kepolisian dan lembaga pengadilan di beberapa daerah; meneliti peran intervensi non-penal, seperti program edukasi moralistik dan abolisionik, dalam mengurangi faktor risiko kejahatan seksual terhadap anak; serta mengevaluasi kebutuhan perbaikan kebijakan hukuman agar memiliki efek jera yang lebih kuat bagi pelaku, dengan membandingkan sistem hukuman di Indonesia dengan negara-negara lain yang telah memiliki model hukuman yang lebih efektif.

  1. Tinjauan Kriminologis Terhadap Preman yang Melakukan Kejahatan (Studi Kasus Polsek Batangtoru) | DOKTRINA:... ojs.uma.ac.id/index.php/doktrina/article/view/2614Tinjauan Kriminologis Terhadap Preman yang Melakukan Kejahatan Studi Kasus Polsek Batangtoru DOKTRINA ojs uma ac index php doktrina article view 2614
  2. Jurnal Mercatoria. urgensi perlindungan seksual sistem peradilan terpadu berkeadilan gender jurnal mercatoria... doi.org/10.31289/mercatoria.v11i1.1499Jurnal Mercatoria urgensi perlindungan seksual sistem peradilan terpadu berkeadilan gender jurnal mercatoria doi 10 31289 mercatoria v11i1 1499
  3. Peran Dinas P2KBP3 Kabupaten Asahan dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak |... doi.org/10.31289/doktrina.v2i1.2381Peran Dinas P2KBP3 Kabupaten Asahan dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak doi 10 31289 doktrina v2i1 2381
Read online
File size254.54 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test