STIKBARSTIKBAR

Public Health of IndonesiaPublic Health of Indonesia

Latar Belakang: Sumur gali yang terletak di dekat kawasan industri memiliki tingkat kontaminasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumur yang jauh dari kawasan industri. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan kontaminasi logam pada sumur di dekat kawasan industri. Kesenjangan ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut yang membahas keamanan mikrobiologis sumber air yang terpengaruh oleh aktivitas industri.. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki risiko kontaminasi mikrobiologis pada air sumur di sekitar kawasan industri Morosi di Sulawesi Tenggara, Indonesia.. Metode: Jenis penelitian ini adalah desain observasional kuantitatif; penelitian ini menganalisis 52 sumur gali di empat desa. Variabel kunci yang diperiksa meliputi jarak sumur dari tangki septik dan kondisi fisik sumur, yang dinilai melalui pengujian mikrobiologis menggunakan metode Most Probable Number (MPN).. Hasil: Mayoritas sampel sumur (94,2%) tidak memenuhi standar kualitas mikrobiologis, dengan keberadaan E. coli yang signifikan pada 44,2% sampel. Analisis statistik menunjukkan hubungan sedang antara kondisi fisik sumur dan keberadaan E. coli, serta asosiasi signifikan antara kedekatan dengan tangki septik dan risiko kontaminasi.. Kesimpulan: Terdapat berbagai faktor yang berkontribusi terhadap kontaminasi sumur. Analisis statistik menunjukkan kerentanan sumber air di sekitar industri Morosi terhadap kontaminasi mikroba karena praktik sanitasi yang tidak memadai.

Penelitian ini menyoroti risiko kesehatan masyarakat yang kritis di kawasan industri Morosi, dengan 52 sampel air sumur yang gagal memenuhi standar kualitas mikrobiologis dan 44,2% di antaranya positif mengandung E.Kedekatan sumur dengan tangki septik serta kondisi fisik sumur gali yang buruk secara signifikan berkontribusi terhadap kontaminasi ini.Temuan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan peningkatan praktik sanitasi dan strategi pengelolaan air untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Penelitian lanjutan sangat penting untuk memahami lebih dalam isu kontaminasi air sumur di kawasan industri Morosi. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada studi yang menyelidiki secara komprehensif peran faktor geohidrologi lokal, seperti jenis tanah dan karakteristik akuifer, serta kedalaman sumur, dalam memfasilitasi pergerakan kontaminan mikrobiologis dari sumber polusi ke air sumur. Penelitian ini dapat menggunakan teknik pemetaan geospasial dan analisis kualitas air yang lebih canggih untuk mengidentifikasi jalur kontaminasi spesifik, memberikan pemahaman yang lebih nuansif dibandingkan hanya berdasarkan jarak fisik.. Kedua, mengingat temuan adanya E. coli dan kebutuhan mendesak akan sanitasi yang lebih baik, studi intervensi menjadi sangat relevan. Penelitian ini bisa mengevaluasi keberhasilan berbagai strategi mitigasi, seperti desain sumur yang diperbaiki, penerapan sistem pengolahan air sederhana di tingkat rumah tangga, atau program edukasi kebersihan yang ditargetkan kepada masyarakat. Dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi, kita dapat mengetahui strategi mana yang paling efektif dalam mengurangi risiko kontaminasi dan meningkatkan keamanan air minum.. Ketiga, untuk melengkapi pemahaman tentang risiko kesehatan, perlu dilakukan penelitian epidemiologis yang mengaitkan secara langsung tingkat kontaminasi mikrobiologis air sumur dengan kejadian penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare atau infeksi saluran pencernaan, pada penduduk di sekitar kawasan industri. Studi ini akan memberikan bukti konkret tentang dampak kesehatan dari air yang terkontaminasi, yang dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan kesehatan masyarakat dan memprioritaskan alokasi sumber daya untuk intervensi yang paling berdampak.

  1. Pengaruh Air Limbah Domestik Pada Kualitas Air Tanah di Kelurahan Bandar Kidul Kota Kediri | JURNAL TECNOSCIENZA.... ejournal.kahuripan.ac.id/index.php/TECNOSCIENZA/article/view/803Pengaruh Air Limbah Domestik Pada Kualitas Air Tanah di Kelurahan Bandar Kidul Kota Kediri JURNAL TECNOSCIENZA ejournal kahuripan ac index php TECNOSCIENZA article view 803
  2. Risk Microbiological Contamination in Well Water Around the Morosi Industrial Area, Southeast Sulawesi,... stikbar.org/ycabpublisher/index.php/PHI/article/view/1057Risk Microbiological Contamination in Well Water Around the Morosi Industrial Area Southeast Sulawesi stikbar ycabpublisher index php PHI article view 1057
  3. Analisis Daya Dukung Tata Air untuk Monitoring Kinerja Pengelolaan DAS Poleang, Sulawesi Tenggara | Al-Ard:... jurnalsaintek.uinsa.ac.id/index.php/alard/article/view/1731Analisis Daya Dukung Tata Air untuk Monitoring Kinerja Pengelolaan DAS Poleang Sulawesi Tenggara Al Ard jurnalsaintek uinsa ac index php alard article view 1731
  4. Assessing the Influence of Hand-Dug Well Features and Management on Water Quality - Christian Julien... doi.org/10.1177/11786302241249844Assessing the Influence of Hand Dug Well Features and Management on Water Quality Christian Julien doi 10 1177 11786302241249844
Read online
File size163 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test