UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Mahasiswa KesehatanJurnal Mahasiswa Kesehatan

Rhodamin B merupakan zat warna sintesis yang beredar di pasar sebagai zat pewarna tekstil yang dipakai untuk industri cat, tekstil dan kertas. Rhodamin B termasuk zat karsinogen bila digunakan dan terakumulasi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Rhodamin B yang mungkin ada di dalam sediaan Eyeshadow yang beredar di daerah Kediri dan Nganjuk. Identifikasi rhodamin B pada Eyeshadow menggunakan pereaksi khusus, Rapid Test Kit, KLT dan Spektrofotometri UV-Vis. Pereaksi khusus menggunakan reaksi antara eter, asam dan basa. Rapid Test Kit menggunakan reagen yang bila berikatan dengan Rhodamin B akan memberi warna ungu pada sampel yang positif mengandung Rhodamin. Pada metode KLT Fase gerak yang digunakan adalah n-Butanol : Etil asetat : Amoniak (55:20:25) dengan nilai Rf 0,8. Kemudian dilanjutkan menghitung kadar menggunakan Spektrometri UV-Vis dengan memperoleh panjang gelombang maksimum 552 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 sampel positif mengandung Rhodamin B. Sampel yang mengandung Rhodamin B terdapat pada sampel B sebanyak 1,773 mg/kg, sampel D 0,315 mg/kg dan sampel E 0,003 mg/kg serta sampel H (produk lokal tanpa merk) mengandung Rhodamin B sebanyak 7,31 mg/kg. Berdasarkan penelitian ini, Rhodamin B masih ditemukan di beberapa merk eyeshadow yang beredar di daerah Kediri dan Nganjuk.

Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji kualitatif dan kuantitatif pada eyeshadow yang beredar di daerah Kediri dan Nganjuk menunjukkan bahwa masih ada 4 produk eyeshadow yang positif mengandung Rhodamin B, antara lain sampel B, C dan D (brand produk import) mengandung Rhodamin B pada sampel B sebanyak 1,773 mg/kg, sampel D 0,315 mg/kg dan sampel E 0,003 mg/kg serta sampel H (produk lokal tanpa merk) mengandung Rhodamin B sebanyak 7,31 mg/kg.

Penelitian ini menunjukkan adanya kandungan Rhodamin B pada beberapa produk eyeshadow yang beredar di Kediri dan Nganjuk. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi potensi risiko kesehatan akibat paparan Rhodamin B melalui penggunaan eyeshadow secara jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada analisis kandungan Rhodamin B pada berbagai merek dan jenis eyeshadow, termasuk produk-produk yang dijual secara online, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai permasalahan ini. Lebih lanjut, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode deteksi Rhodamin B yang lebih sensitif dan cepat, serta mengembangkan standar kualitas yang lebih ketat untuk produk kosmetik, khususnya eyeshadow, guna melindungi konsumen dari potensi bahaya kesehatan.

Read online
File size314.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test