JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthHypertension and diabetes mellitus are major non-communicable diseases that continue to increase and contribute significantly to morbidity and mortality, particularly in low- and middle-income countries. In the working area of Nguter Primary Health Center, the achievement of standard health services for hypertension and diabetes mellitus has not yet met the Minimum Service Standards. This community engagement activity aimed to improve early detection, community knowledge, and medication adherence through innovative programs, namely the “SEGER WARAS community visit program (blood pressure and blood glucose screening for healthy citizens) and the “PINTAR calendar (intensive blood pressure monitoring and routine blood glucose management). The methods included problem identification using health center performance data and interviews, priority setting using the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method, and implementation of screening, education, and community assistance activities. The results showed increased community participation in screening activities, identification of new hypertension and diabetes cases, improved knowledge regarding disease management, and better adherence to routine medication. These programs demonstrate potential as sustainable community-based strategies to strengthen non-communicable disease control at the primary health care level.
The SEGER WARAS community visit program, combined with the PINTAR calendar, effectively improved screening coverage, health knowledge, and medication adherence among individuals with hypertension and diabetes mellitus.This integrated, community-based approach presents a practical and scalable strategy for strengthening non-communicable disease control at the primary health care level, particularly in resource-limited settings.The programs success highlights the importance of community engagement and the use of simple, accessible tools in managing these chronic conditions.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari program SEGER WARAS dan PINTAR terhadap pengendalian hipertensi dan diabetes, termasuk penurunan angka komplikasi dan peningkatan kualitas hidup pasien. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas program ini dengan pendekatan pengendalian penyakit lainnya, seperti intervensi berbasis rumah sakit atau program edukasi massal, untuk mengidentifikasi strategi yang paling efektif dan efisien. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman masyarakat serta petugas kesehatan dalam mengikuti program ini, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat keberhasilan program dan dirumuskan rekomendasi perbaikan yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia.
| File size | 348.56 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPRUMPR Dampak dari program Abdimas ini terlihat dari meningkatnya keterampilan pemilik UMKM Rempeyek Mangkok dalam memanfaatkan marketplace dan media sosial sebagaiDampak dari program Abdimas ini terlihat dari meningkatnya keterampilan pemilik UMKM Rempeyek Mangkok dalam memanfaatkan marketplace dan media sosial sebagai
JCEHJCEH Intervensi berupa konseling kefarmasian individual yang disertai dengan leaflet edukasi terstruktur. Pengukuran kepatuhan dan tekanan darah dilakukan sebelumIntervensi berupa konseling kefarmasian individual yang disertai dengan leaflet edukasi terstruktur. Pengukuran kepatuhan dan tekanan darah dilakukan sebelum
JCEHJCEH Pembinaan berkelanjutan dan program pendidikan kesehatan yang berkelanjutan direkomendasikan untuk mempertahankan dampak jangka panjang. Intervensi pengabdianPembinaan berkelanjutan dan program pendidikan kesehatan yang berkelanjutan direkomendasikan untuk mempertahankan dampak jangka panjang. Intervensi pengabdian
JCEHJCEH Pemberdayaan wanita usia produktif melalui penerapan metode Design Thinking melalui workshop Edu-Tech sehari efektif dalam meningkatkan literasi digitalPemberdayaan wanita usia produktif melalui penerapan metode Design Thinking melalui workshop Edu-Tech sehari efektif dalam meningkatkan literasi digital
IJNMSIJNMS Responden diberikan intervensi berupa latihan kekuatan dan rendaman kaki air hangat 3 kali seminggu selama 30 menit. Populasi penelitian ini adalah semuaResponden diberikan intervensi berupa latihan kekuatan dan rendaman kaki air hangat 3 kali seminggu selama 30 menit. Populasi penelitian ini adalah semua
IJNMSIJNMS Kesimpulan: Kolaborasi antara Teori Perawatan Jean Watson dan latihan pernapasan dapat memperkuat aspek holistik perawat, menciptakan lingkungan terapeutik,Kesimpulan: Kolaborasi antara Teori Perawatan Jean Watson dan latihan pernapasan dapat memperkuat aspek holistik perawat, menciptakan lingkungan terapeutik,
IJNMSIJNMS Hasil menunjukkan bahwa rata-rata (Mean) PEF sebelum intervensi Latihan Tiup Balon adalah 90,83 lpm dengan standar deviasi 23,271, menunjukkan bahwa dataHasil menunjukkan bahwa rata-rata (Mean) PEF sebelum intervensi Latihan Tiup Balon adalah 90,83 lpm dengan standar deviasi 23,271, menunjukkan bahwa data
UMPRUMPR Pemberian layanan bimbingan klasik juga dianggap efektif dalam mencegah stres akademik pada siswa MTsN 1 Kota Palangka Raya. Perlu adanya pengembanganPemberian layanan bimbingan klasik juga dianggap efektif dalam mencegah stres akademik pada siswa MTsN 1 Kota Palangka Raya. Perlu adanya pengembangan
Useful /
JCEHJCEH Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa 38,7% responden memiliki perilaku seksual berisiko. PengetahuanAnalisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa 38,7% responden memiliki perilaku seksual berisiko. Pengetahuan
IJNMSIJNMS Data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 60% responden mengonsumsi lebih dari 50 gram gula per hari, 60% melakukan aktivitas fisikData dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 60% responden mengonsumsi lebih dari 50 gram gula per hari, 60% melakukan aktivitas fisik
UNIMAUNIMA Temuan penelitian mengungkapkan bahwa strategi adaptasi yang paling sering digunakan oleh guru adalah penyederhanaan, diikuti oleh proses penambahan, yaituTemuan penelitian mengungkapkan bahwa strategi adaptasi yang paling sering digunakan oleh guru adalah penyederhanaan, diikuti oleh proses penambahan, yaitu
UNIMAUNIMA Lagu merupakan salah satu media menarik dalam komunikasi verbal. Lagu sebagai media pengajaran pelafalan dapat membantu menambah kosa kata, pelafalan,Lagu merupakan salah satu media menarik dalam komunikasi verbal. Lagu sebagai media pengajaran pelafalan dapat membantu menambah kosa kata, pelafalan,