JCEHJCEH

Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in Health

Stroke merupakan masalah kesehatan serius dan penyebab utama kecacatan dan kematian, dengan angka kejadian yang terus meningkat. Keluarga yang tinggal bersama pasien stroke seringkali menunda pengobatan karena kurang memahami faktor risiko stroke dan tanda-tanda peringatan dini. Pengetahuan tentang faktor risiko dan gejala mempengaruhi tindakan yang diambil oleh keluarga sebelum dan selama transportasi ke rumah sakit, karena pemahaman ini dapat menyebabkan pengenalan stroke yang lebih cepat dan perhatian medis yang segera. Keterlambatan pengobatan dapat memperburuk keparahan stroke dan hasil klinis. Indonesia memiliki 8,3 kasus stroke per 1.000 orang pada tahun 2023, menurut Survei Kesehatan Indonesia. Penelitian ini meneliti pengetahuan keluarga pasien stroke tentang faktor risiko dan deteksi dini gejala stroke di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2025 di Poliklinik Neurologi RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Penelitian melibatkan 490 anggota keluarga pasien stroke iskemik dan hemoragik yang dirawat di klinik. Peneliti menggunakan sampling purposive untuk memilih 49 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Stroke Recognition Questionnaire (SRQ) yang dimodifikasi, dan dianalisis menggunakan analisis univariate. Temuan menunjukkan bahwa 53,1% responden memiliki pemahaman sedang tentang faktor risiko stroke dan deteksi dini gejala stroke, 26,5% menunjukkan pengetahuan yang tidak memadai, dan hanya 20,4% menunjukkan pengetahuan yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki pemahaman dasar, tetapi masih ada kesenjangan dalam deteksi yang akurat dan tepat waktu.

Sebagian besar keluarga pasien stroke di RSUD dr.Loekmono Hadi Kudus menunjukkan tingkat pengetahuan yang sedang mengenai faktor risiko stroke dan deteksi dini gejala stroke.Penelitian ini merekomendasikan agar rumah sakit memberikan pendidikan kesehatan secara teratur kepada keluarga pasien stroke, menyediakan brosur, media sosial, dan konsultasi langsung dengan tenaga kesehatan tentang faktor risiko dan gejala awal stroke.Selain itu, institusi kesehatan harus memperkuat kolaborasi dengan perawat dan dokter di poliklinik neurologi untuk memberikan intervensi pendidikan singkat selama kunjungan pasien.Tenaga kesehatan juga dapat membuat video edukasi untuk ditampilkan di televisi ruang tunggu, sebagai metode efektif untuk mendidik pasien dan keluarga mereka.Keluarga pasien stroke harus aktif mencari informasi tentang tanda-tanda peringatan stroke dan faktor risiko dari sumber yang dapat dipercaya, dan tidak mengabaikan gejala awal ketika muncul.Keluarga membutuhkan kompetensi dasar pertolongan pertama dan instruksi yang jelas untuk merujuk segera ke fasilitas kesehatan ketika gejala stroke muncul.

Untuk penelitian lanjutan, peneliti dapat mempertimbangkan menggunakan ruang rawat inap sebagai lokasi pengumpulan data, alih-alih poliklinik. Penelitian di ruang rawat inap mungkin memungkinkan responden untuk lebih tenang dan memiliki waktu yang lebih lama, sehingga mereka dapat memberikan jawaban yang lebih akurat dan mendalam tentang faktor risiko stroke dan deteksi dini gejala stroke. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pendidikan kesehatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan keluarga tentang stroke, termasuk penggunaan media sosial dan teknologi digital. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menilai efektivitas intervensi pendidikan yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada keluarga pasien stroke, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman keluarga tentang stroke.

  1. Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik | Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa... fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj/article/view/468Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik Fakumi Medical Journal Jurnal Mahasiswa fmj fk umi ac index php fmj article view 468
  2. Knowledge Level of Family about Risk Factor and Early Detection of Stroke Patient at Public Regional... jceh.org/index.php/JCEH/article/view/782Knowledge Level of Family about Risk Factor and Early Detection of Stroke Patient at Public Regional jceh index php JCEH article view 782
  3. World Stroke Organization (WSO): Global Stroke Fact Sheet 2022 - Valery L Feigin, Michael Brainin, Bo... journals.sagepub.com/doi/10.1177/17474930211065917World Stroke Organization WSO Global Stroke Fact Sheet 2022 Valery L Feigin Michael Brainin Bo journals sagepub doi 10 1177 17474930211065917
  4. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keterlambatan Kedatangan Pasien Stroke di RSUP Prof. Dr. R. D.... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic/article/view/22177Faktor faktor yang Berhubungan dengan Keterlambatan Kedatangan Pasien Stroke di RSUP Prof Dr R D ejournal unsrat ac index php eclinic article view 22177
  5. R Relationship between Prehospital Delay and Severity in Stroke Patients at Banjarmasin Hospital | Journal... ejurnal.unism.ac.id/index.php/JNI/article/view/274R Relationship between Prehospital Delay and Severity in Stroke Patients at Banjarmasin Hospital Journal ejurnal unism ac index php JNI article view 274
Read online
File size240.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test