UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Stroke merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan gangguan neurologis lokal dan global yang dapat berkembang, berlanjut lebih dari 24 jam, dan mengakibatkan kematian. Salah satu faktor risiko stroke ialah penggunaan kontrasepsi. Alat kontrasepsi hormonal yang mengandung estrogen dan progesteron secara signifikan dapat mengubah sistem koagulasi dengan meningkatkan aktivitas trombin dan faktor pembekuan serta menurunkan kerja antikoagulan alami.

Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian stroke di Kota Batam Tahun 2023.Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan pasien stroke dengan p > 0,70 dengan uji Risk Estimate menunjukkan nilai Odds Ratio (OR) = 2,282 OR >1 yang artinya, pasien yang menggunakan kontrasepsi hormonal lebih berisiko cenderung 2,2 kali mengalami Stroke dibandingkan pasien dengan tidak menggunakan kontrasepsi hormonal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi longitudinal yang menyelidiki hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian stroke dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat fokus pada efek jangka panjang penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap sistem koagulasi dan risiko tromboemboli. Studi komparatif antara berbagai jenis kontrasepsi hormonal juga dapat dilakukan untuk memahami perbedaan risiko stroke yang mungkin terjadi. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal dan kejadian stroke, seperti usia, gaya hidup, dan kondisi medis lainnya.

Read online
File size241.64 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test