STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG

Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanBabul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan

Latar belakang: Kekerasan bullying di dunia pendidikan menjadi masalah yang sering muncul, berupa kekerasan fisik, ejekan, olokan verbal, dan gangguan sosial. Dampak bullying mengancam semua pihak terlibat, yaitu depresi, marah, rendahnya tingkat kehadiran, rendahnya prestasi akademik siswa dan kemampuan analisa siswa. Dukungan keluarga membantu remaja membagi beban, memperkuat pola positif, dan memberi pengarahan agar remaja dapat membuat keputusan yang logis. Tujuan: Mengidentifikasikan Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Bullying terhadap Remaja.

Gambaran mayoritas siswa di MTs Negeri 1 Palembang berusia 13 tahun, yaitu sebanyak 43 siswa (51,2%).Berdasarkan jenis kelamin, jumlah siswa laki-laki lebih banyak dibandingkan siswa perempuan, yaitu sebanyak 45 siswa (53,6%) laki-laki.Perilaku bullying remaja di MTs Negeri 1 Palembang didominasi oleh siswa tidak melakukan bullying (39,3%).Siswa yang terlibat dalam bullying terdiri atas kategori ringan (41,7%), sedang (16,7%), dan berat (2,4%).Dukungan keluarga terhadap remaja di MTs Negeri 1 Palembang mayoritas berada pada kategori tinggi, dengan 71,4% siswa mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi.Sebanyak 21,4% siswa memiliki dukungan keluarga sedang, sementara 7,1% siswa mendapatkan dukungan keluarga rendah.Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan perilaku bullying pada remaja di MTs Negeri 1 Palembang dengan nilai p-value = 0,000.

1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan dukungan keluarga bagi remaja, khususnya dalam konteks pencegahan bullying. Studi ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti pelatihan orang tua, terapi keluarga, atau program pendidikan yang ditujukan untuk meningkatkan komunikasi, empati, dan keterampilan pengasuhan positif.. 2. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran sekolah dalam mendukung keluarga dan remaja dalam upaya pencegahan bullying. Bagaimana sekolah dapat menjadi mediator antara keluarga dan remaja, serta bagaimana sekolah dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi remaja untuk berbagi masalah dan mencari bantuan.. 3. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak bullying pada kesehatan mental remaja dan strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk membantu remaja yang menjadi korban bullying. Studi ini dapat menyelidiki efektivitas terapi, dukungan emosional, dan intervensi berbasis sekolah untuk membantu remaja pulih dari dampak bullying.

Read online
File size368.29 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test