UNIRAYAUNIRAYA
Research on English Language EducationResearch on English Language EducationDalam situasi seperti ini, proses pembelajaran tidak berjalan seperti biasanya karena adanya pandemi covid-19, yang membuat motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris terganggu dan siswa dihadapkan pada situasi yang berbeda dan mereka harus melakukan proses E-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe motivasi belajar siswa dan persentase tinggi rendahnya motivasi belajar siswa selama masa pandemi covid-19. Pada masa pandemi covid-19 yaitu motivasi intrinsic dan motivasi ekstrinsik dan motivasi siswa di SMA N.1 Telukdalam tinggi dalam situasi pandemi ini sebagai motivasi besar untuk belajar, mencari lebih banyak tentang materi mereka, mengerjakan pekerjaan rumah mereka pasti, karena mereka tahu bahwa mereka harus menghadapi pandemi covid-19 ini melalui belajar pasti. Para siswa harus memotivasi diri mereka untuk belajar lebih banyak, dan membuat aktivitas sehari-hari disana menyenangkan di e-learning. Untuk siswa yang menghadapi pandemi Covid-19 siswa harus menjadi siswa itu sendiri dan konsisten.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa motivasi belajar siswa bahasa Inggris di SMA N.1 Telukdalam selama pandemi covid-19 adalah intrinsic dan ekstrinsik.Motivasi ekstrinsik lebih aktif dalam mendorong siswa untuk belajar, dengan persentase motivasi tinggi mencapai 85%.Siswa memahami bahwa mereka harus belajar lebih banyak dan menghadapi situasi belajar yang berbeda.Mereka menggunakan situasi sulit sebagai motivasi untuk belajar, mencari materi, dan menyelesaikan tugas dengan tekun.Motivasi ini datang dari luar diri siswa, seperti orang tua, sekolah, dan keluarga.Siswa menyadari pentingnya belajar bahasa Inggris untuk masa depan mereka dan untuk mencapai impian mereka.Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama siswa dan guru.Saran bagi siswa adalah untuk memotivasi diri sendiri, membuat aktivitas belajar menyenangkan, dan belajar dengan tekun melalui e-learning.Siswa harus menjadi siswa yang baik, memiliki pendirian yang kuat, dan belajar dengan konsisten.Guru juga memiliki peran penting dalam memotivasi siswa, memberikan motivasi dan saran saat menghadapi kesulitan dalam proses belajar.Guru harus mengajarkan kepada siswa bahwa tujuan belajar bahasa Inggris bukan hanya untuk mencapai prestasi tinggi, tetapi juga untuk kehidupan dan memberikan ide-ide brilian.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa selama pandemi. Menganalisis pengaruh lingkungan, dukungan keluarga, dan strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam meningkatkan motivasi siswa. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang dampak pandemi covid-19 terhadap prestasi akademik siswa dan bagaimana strategi pembelajaran jarak jauh dapat ditingkatkan untuk menjaga motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan metode pembelajaran yang efektif dan inovatif, serta memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang motivasi belajar siswa dalam situasi pandemi.
| File size | 822.91 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis cerita pendek menggunakan multimedia interaktif berbasis karakter agama siswa kelasTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis cerita pendek menggunakan multimedia interaktif berbasis karakter agama siswa kelas
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU The research employed a quantitative approach using an explanatory research design with a correlational method. The population consisted of 60 students,The research employed a quantitative approach using an explanatory research design with a correlational method. The population consisted of 60 students,
ARIMSIARIMSI Penerapan PBL mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah serta berpikir kritis. Temuan ini mengimplikasikanPenerapan PBL mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah serta berpikir kritis. Temuan ini mengimplikasikan
UMSUUMSU Dengan demikian, permainan tradisional bukan hanya alat pembelajaran, tetapi juga jembatan penting antara kreativitas, pembelajaran aktif, dan pelestarianDengan demikian, permainan tradisional bukan hanya alat pembelajaran, tetapi juga jembatan penting antara kreativitas, pembelajaran aktif, dan pelestarian
UNIKSUNIKS Penerapan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan teori belajar behavioristik telah berjalan melalui metode reward, punishment, dan reinforcement.metode-metodePenerapan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pendekatan teori belajar behavioristik telah berjalan melalui metode reward, punishment, dan reinforcement.metode-metode
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Peserta pelatihan adalah guru sekolah dasar yang berjumlah 25 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pemahaman guru kategori kurangPeserta pelatihan adalah guru sekolah dasar yang berjumlah 25 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pemahaman guru kategori kurang
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Namun, faktor lain, seperti kepala sekolah, pemilik, orang tua, lingkungan, dan semua orang lain yang berkontribusi pada proses guru mencapai tujuan pendidikan,Namun, faktor lain, seperti kepala sekolah, pemilik, orang tua, lingkungan, dan semua orang lain yang berkontribusi pada proses guru mencapai tujuan pendidikan,
PENERBITPENERBIT Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptifPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif
Useful /
ARIMSIARIMSI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain nonequivalent control group. Dua kelas VIII dipilih sebagai sampel, yaitu kelasPenelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain nonequivalent control group. Dua kelas VIII dipilih sebagai sampel, yaitu kelas
STIAP JEMBERSTIAP JEMBER Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi PAKINTA oleh Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Makassar dalam meningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi PAKINTA oleh Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Makassar dalam meningkatkan
UNDIKMAUNDIKMA Hasil tes diagnostik peserta didik dikelompokkan pada 3 kategori, yaitu paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Berdasarkan hasil penelitian,Hasil tes diagnostik peserta didik dikelompokkan pada 3 kategori, yaitu paham konsep, miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Berdasarkan hasil penelitian,
UNDIKMAUNDIKMA Penelitian ini menggunakan model pengembangan 3D yang dimodifikasi dari Thiagarajan. Data validitas dan reliabilitas instrumen diperoleh dari validatorPenelitian ini menggunakan model pengembangan 3D yang dimodifikasi dari Thiagarajan. Data validitas dan reliabilitas instrumen diperoleh dari validator