ARIMSIARIMSI
Polygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan AlamPolygon : Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan AlamPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di SMA Kristen Tumou Tou Girian Bitung. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus pertama menunjukkan bahwa hanya 36% siswa yang mencapai ketuntasan belajar, sementara 64% siswa lainnya belum tuntas. Pada siklus kedua, setelah adanya perbaikan dan penerapan strategi yang lebih efektif, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 84%. Penerapan PBL memungkinkan siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, dan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar dan mendorong interaksi yang lebih baik antara siswa. Selain itu, model PBL terbukti efektif dalam membantu siswa mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri, mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata, serta meningkatkan hasil belajar mereka secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam pembelajaran biologi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem gerak.Penerapan PBL mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah serta berpikir kritis.Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi penerapan model PBL pada mata pelajaran lain, seperti kimia atau fisika, untuk melihat apakah hasil yang serupa dapat dicapai. Kedua, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan strategi diferensiasi pembelajaran dalam konteks PBL untuk menjangkau seluruh peserta didik, termasuk mereka yang mungkin mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran yang menuntut partisipasi aktif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak penerapan PBL terhadap pengembangan keterampilan sosial dan emosional siswa, seperti kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan kepemimpinan, untuk memahami kontribusi PBL terhadap pembentukan karakter siswa secara holistik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang potensi PBL dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
| File size | 957.93 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII D sebanyak 36 anak. Pada siklus I keterampilan literasi sains peserta didik saat pretes yang tuntasSubjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII D sebanyak 36 anak. Pada siklus I keterampilan literasi sains peserta didik saat pretes yang tuntas
PAPANDAPAPANDA Penerapan metode ceramah dengan menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level dalam pembelajaran Persamaan Linear Satu Variabel pada kelas VII B SMPPenerapan metode ceramah dengan menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level dalam pembelajaran Persamaan Linear Satu Variabel pada kelas VII B SMP
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga menunjukkan kenaikan drastis, dari 65% di siklus pertama menjadi 90% di siklus terakhir. BerdasarkanTingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran juga menunjukkan kenaikan drastis, dari 65% di siklus pertama menjadi 90% di siklus terakhir. Berdasarkan
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Proyek-proyek ini membantu siswa berpartisipasi secara aktif dalam proses ilmiah, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan menghubungkanProyek-proyek ini membantu siswa berpartisipasi secara aktif dalam proses ilmiah, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan menghubungkan
INSTITUTHIDAYATULLAHBATAMINSTITUTHIDAYATULLAHBATAM Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada materi Aku dan Kebutuhanku melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan mediaPenelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep IPAS pada materi Aku dan Kebutuhanku melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Jumlah siswa yang mencapai Minimum Mastery Criteria (KKM) juga meningkat, dari 3 siswa (11,53%) pada kondisi awal menjadi 12 siswa (46,15%) pada SiklusJumlah siswa yang mencapai Minimum Mastery Criteria (KKM) juga meningkat, dari 3 siswa (11,53%) pada kondisi awal menjadi 12 siswa (46,15%) pada Siklus
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Peningkatan tersebut terlihat dari perbandingan nilai rata-rata pretest sebesar 54,80 yang meningkat menjadi 85,68 pada nilai rata-rata posttest. DenganPeningkatan tersebut terlihat dari perbandingan nilai rata-rata pretest sebesar 54,80 yang meningkat menjadi 85,68 pada nilai rata-rata posttest. Dengan
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Efektivitas penggunaan media gambar dapat dilihat dari rata-rata peningkatan minat belajar siswa sebesar 25% dan partisipasi aktif selama pembelajaran.Efektivitas penggunaan media gambar dapat dilihat dari rata-rata peningkatan minat belajar siswa sebesar 25% dan partisipasi aktif selama pembelajaran.
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa siswa memberikan respons yang sangat positif terhadap penggunaan software GeoGebra dalamBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa siswa memberikan respons yang sangat positif terhadap penggunaan software GeoGebra dalam
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA The questionnaires consisted of validity and practicality questionnaires. Validity data was obtained from the validity questionnaire which was analyzedThe questionnaires consisted of validity and practicality questionnaires. Validity data was obtained from the validity questionnaire which was analyzed
GRAHAMITRAGRAHAMITRA Selain itu, penelitian ini hanya mempertimbangkan lima kriteria dan enam alternatif produk, sehingga dapat mempersempit hasil dan rekomendasi yang diperoleh.Selain itu, penelitian ini hanya mempertimbangkan lima kriteria dan enam alternatif produk, sehingga dapat mempersempit hasil dan rekomendasi yang diperoleh.
UBMUBM Berdasarkan hasil uji beda, dapat diketahui bahwa jenis kelamin yang lebih umum memunculkan perilaku FoMO dan phubbing adalah perempuan. Berdasarkan usia,Berdasarkan hasil uji beda, dapat diketahui bahwa jenis kelamin yang lebih umum memunculkan perilaku FoMO dan phubbing adalah perempuan. Berdasarkan usia,