STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanBabul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science KesehatanLimbah obat merupakan salah satu limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Obat sisa, obat rusak dan kedaluwarsa di rumah dapat mencemari lingkungan serta berisiko terhadap kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola dengan benar. Pentingnya petugas kesehatan dalam memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat dalam mengelola obat sisa, rusak dan kadaluarsa di rumah. Tujuan: Diketahuinya karakteristik pengetahuan petugas kesehatan pengelolaan obat sisa, obat rusak dan kadaluarsa di rumah.
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tenaga kesehatan di Puskesmas Tebing sudah melaksanakan system pengelolaan limbah obat sesuai dengan SOP yang ada pada permenkes nomor 30 tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian.Sebanyak 35 orang petugas kesehatan Di Puskesmas Tebing Bulang yang pengetahuan juga bisa dipengaruhi oleh usia karena dapat berkaitan dengan daya tangkap, pola pikir dan pengalaman seseorang.Penyedia layanan kesehatan sangat berperan penting dalam edukasi masyarakat tentang pembuangan obat-obatan yang tidak terpakai dengan benar.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh petugas di Puskesmas Tebing Bulang memiliki persepsi atau respon yang positif dimana mayoritas memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap pengelolaan limbah obat di rumah.
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan limbah obat di rumah, disarankan agar petugas kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan partisipasi dalam upaya meningkatkan pengetahuan pembuangan obat di rumah melalui edukasi menggunakan media leaflet dan melakukan simulasi cara pengelolaan obat sisa, obat rusak dan kadaluarsa. Selain itu, fasilitas kesehatan dasar dapat membuat BAP (Berita acara pemusnahan obat) yang sudah kadaluarsa/rusak, kemudian akan disimpan pada box tersendiri selama beberapa bulan lalu pihak fasilitas kesehatan dasar akan membuat BAP (Berita acara pemusnahan obat) yang sudah kadaluarsa/rusak.
| File size | 304.49 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Merokok diketahui dapat mempercepat kerusakan ginjal melalui berbagai mekanisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokokMerokok diketahui dapat mempercepat kerusakan ginjal melalui berbagai mekanisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok
JURNALBIKESJURNALBIKES Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel adalah uji Spearmans rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasienUji statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel adalah uji Spearmans rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Hasil analisis menunjukkan secara statistik bahwa kompres dingin efektif mengurangi nyeri kanulasi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis,Hasil analisis menunjukkan secara statistik bahwa kompres dingin efektif mengurangi nyeri kanulasi pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis,
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA After the intervention, anxiety levels decreased, with 19 respondents experiencing no anxiety and 2 respondents experiencing mild anxiety. Conclusion:After the intervention, anxiety levels decreased, with 19 respondents experiencing no anxiety and 2 respondents experiencing mild anxiety. Conclusion:
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan studi fenomenologi, menggunakan wawancara semiMetode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan studi fenomenologi, menggunakan wawancara semi
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden dengan frekuensi hemodialisis 2x seminggu. Lama menjalani terapi hemodialisis (>24 bulan) terdapat sebanyakSampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden dengan frekuensi hemodialisis 2x seminggu. Lama menjalani terapi hemodialisis (>24 bulan) terdapat sebanyak
UMSBUMSB Jumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling, penelitian ini dilakukan pada pasien gagl ginjal kronik yang menjalaniJumlah sampel sebanyak 38 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling, penelitian ini dilakukan pada pasien gagl ginjal kronik yang menjalani
UMSBUMSB Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).
Useful /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Saran: dapat menyusun rencana program dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif yang meliputi peningkatan edukasi berbasis budaya. Sebagian besar respondenSaran: dapat menyusun rencana program dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif yang meliputi peningkatan edukasi berbasis budaya. Sebagian besar responden
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney test. Hasil: Uji homogenitas menunjukkan nilai p > 0. 05. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh nilai p 0.Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney test. Hasil: Uji homogenitas menunjukkan nilai p > 0. 05. Hasil uji Mann Whitney test diperoleh nilai p 0.
UMSBUMSB Kanker servik adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim, bagian rahim yang terletak di bawah yang membuka ke arah vagina. Kanker ini disebabkanKanker servik adalah jenis kanker yang terjadi pada leher rahim, bagian rahim yang terletak di bawah yang membuka ke arah vagina. Kanker ini disebabkan
UMSBUMSB Imunisasi dasar lengkap merupakan pemberian imunisasi awal kepada bayi untuk mencapai kadar kekebalan di atas ambang perlindungan. Penyebab utama rendahnyaImunisasi dasar lengkap merupakan pemberian imunisasi awal kepada bayi untuk mencapai kadar kekebalan di atas ambang perlindungan. Penyebab utama rendahnya