STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH

I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik adalah kondisi ketika ginjal mengalami masalah struktural atau fungsional selama lebih dari tiga bulan. Jika gangguan fungsi ginjal tidak segera ditangani, dapat menyebabkan kerusakan ginjal lebih lanjut hingga berujung pada kematian. Penderita gagal ginjal kronik yang mendapat pengobatan jangka panjang akan mengalami stres psikologis dan sosial di samping komplikasi penyakit seperti perdarahan, kram, ketidakseimbangan elektrolit, dan hipotensi, hal tersebut dapat berdampak pada kualitas hidup pasien.. Tujuan: Untuk mengetahui dan memahami bagaimana persepsi pasien hemodialisa terhadap kualitas hidup pasien.. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan studi fenomenologi, menggunakan wawancara semi terstruktur. Jumlah partisipan pada penelitian ini adalah 7 orang dengan cara pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data menggunakan analisis tematik.. Hasil: Hasil penelitian menghasilkan tiga tema utama yaitu Perubahan emosi, Keterbatasan fisik, dan Perubahan kondisi kesehatan sebelum dan sesudah menjalani hemodialisa.

Peneliti menemukan bahwa persepsi pasien hemodialisa, kualitas hidup partisipan mulai membaik dengan adanya prosedur terapi hemodialisa.Hal ini dapat dilihat dari penerimaan pasien terhadap kondisi yang dialami, adanya perubahan kondisi kesehatan lebih baik dari sebelum menjalani hemodialisa dan juga adanya harapan akan kesembuhan dari partisipan untuk kedepannya.Dengan demikian, terapi hemodialisa berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan psikologis dan pemahaman terhadap pengalaman pasien selama menjalani pengobatan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perubahan emosi pada pasien hemodialisa, seperti peran dukungan sosial dan strategi koping individu. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kualitas hidup pasien hemodialisa di RSUD Ruteng dengan pasien di rumah sakit lain dengan karakteristik serupa, guna mengidentifikasi praktik terbaik dalam perawatan dan dukungan pasien. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program dukungan psikologis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien hemodialisa, dengan tujuan meningkatkan penerimaan diri, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pengalaman pasien hemodialisa dan berkontribusi pada pengembangan strategi perawatan yang lebih efektif dan berpusat pada pasien.

  1. Pengalaman Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa tentang Self Care, Adaptasi Diet dan... doi.org/10.31539/jks.v6i1.4348Pengalaman Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa tentang Self Care Adaptasi Diet dan doi 10 31539 jks v6i1 4348
  2. Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa | Mando Care Jurnal. kualitas hidup... doi.org/10.55110/mcj.v1i3.88Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa Mando Care Jurnal kualitas hidup doi 10 55110 mcj v1i3 88
  3. STUDY COMPARATIF KUALITAS HIDUP ANTARA PASIEN HEMODIALISIS DENGAN PASIEN CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL... doi.org/10.24252/join.v4i2.10025STUDY COMPARATIF KUALITAS HIDUP ANTARA PASIEN HEMODIALISIS DENGAN PASIEN CONTINUOUS AMBULATORY PERITONEAL doi 10 24252 join v4i2 10025
Read online
File size220.95 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test