STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH

I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih

Latar Belakang: Penderita diabetes melitus akan mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis dan gaya hidup karena proses penyakit yang kronis. Hal ini dapat menyebabkan stres atau depresi emosional dan mekanisme koping maladaptif yang akan menimbulkan efek pada kualitas hidup. Dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup penderita melalui keterlibatan dalam pengobatan, pemantauan pola makan, hingga dukungan emosional.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Bangka Kenda.. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan melibatkan 67 responden penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Bangka Kenda, Kabupaten Manggarai, NTT. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) untuk dukungan keluarga dan Diabetes Quality of Life (DQOL) untuk kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan uji bivariat dengan chi square menggunakan SPSS.

Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup penderita DM di Puskesmas Bangka Kenda.Penderita yang menerima dukungan keluarga dengan baik cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang menerima dukungan kurang.Hal ini menunjukkan bahwa keluarga memegang peranan penting dalam proses penyembuhan dan pengelolaan DM.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dukungan keluarga yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes melitus, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Selain itu, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman penderita diabetes melitus dalam menerima dukungan keluarga dan bagaimana dukungan tersebut memengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola penyakit. Terakhir, pengembangan intervensi berbasis keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan keluarga bagi penderita diabetes melitus perlu diuji coba dan dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas hidup dan hasil kesehatan secara keseluruhan. Intervensi ini dapat mencakup pelatihan keterampilan komunikasi, penyediaan informasi tentang diabetes, dan dukungan emosional bagi keluarga.

Read online
File size244.65 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test