LP3KAMANDANULP3KAMANDANU
Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatNuras : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan pada anak usia dini di Lingkungan Babakan Gerung. Literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang perlu ditanamkan sejak dini agar anak mampu memahami nilai uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membiasakan diri menabung sejak usia muda. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tiga tahapan utama, yaitu penyampaian materi, permainan edukatif, dan evaluasi. Pada tahap penyampaian materi, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis uang, baik logam maupun kertas, beserta fungsi dan nilai nominalnya. Selanjutnya, melalui permainan toko-tokoan, anak-anak belajar memahami proses transaksi sederhana serta cara mengelola uang dalam situasi kontekstual. Tahap evaluasi kemudian dilakukan untuk menilai tingkat pemahaman anak terhadap materi yang telah diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak tentang konsep dasar uang dan pentingnya pengelolaan keuangan. Anak-anak terlihat lebih antusias, aktif bertanya, serta mampu mengenali nilai dan fungsi uang dengan lebih baik. Penggunaan alat bantu visual seperti gambar uang dan media permainan terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar. Secara keseluruhan, program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pendidikan formal dan nonformal dalam membangun kesadaran literasi keuangan sejak usia dini. Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap bijak dan mandiri dalam mengelola keuangan pada masa mendatang.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa literasi keuangan pada anak-anak di Lingkungan Babakan Gerung berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuan, sehingga meningkatkan pemahaman anak terhadap konsep dasar uang, nilai, dan cara sederhana mengelola keuangan.Program ini menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi keuangan sejak usia dini serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa pelaksana, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan partisipatif.Oleh karena itu, kegiatan literasi keuangan ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan pada berbagai jenjang usia sebagai upaya menanamkan kecakapan finansial sejak dini.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program literasi keuangan usia dini terhadap kebiasaan menabung anak selama beberapa tahun berikutnya, sehingga dapat mengukur keberlanjutan perilaku finansial yang terbentuk. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas platform pembelajaran digital berbasis game dengan metode tradisional berupa permainan fisik dalam meningkatkan pemahaman konsep uang pada anak pra-sekolah, guna menentukan pendekatan paling optimal. Selanjutnya, studi dapat menyelidiki peran sikap dan pengetahuan keuangan orang tua dalam memperkuat pembelajaran yang diberikan di sekolah, dengan menguji bagaimana keterlibatan orang tua melalui kegiatan bersama anak memengaruhi retensi dan penerapan pengetahuan finansial yang telah dipelajari.
- URGENSI PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN PADA ANAK | JEMI. urgensi pendidikan literasi keuangan anak jemi... doi.org/10.61815/jemi.v1i1.309URGENSI PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN PADA ANAK JEMI urgensi pendidikan literasi keuangan anak jemi doi 10 61815 jemi v1i1 309
- Financial Literacy Skills for the 21st Century: Evidence from PISA - Lusardi - 2015 - Journal of Consumer... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/joca.12099Financial Literacy Skills for the 21st Century Evidence from PISA Lusardi 2015 Journal of Consumer onlinelibrary wiley doi 10 1111 joca 12099
- Pengenalan Pendidikan Literasi Keuangan Bagi Anak Usia Dini Pada Kelas Binaan Jurusan Akuntansi Di Buper... ejournal.uncen.ac.id/index.php/COMMEN/article/view/2149Pengenalan Pendidikan Literasi Keuangan Bagi Anak Usia Dini Pada Kelas Binaan Jurusan Akuntansi Di Buper ejournal uncen ac index php COMMEN article view 2149
- Pendidikan Literasi Keuangan pada Anak: Mengapa dan Bagaimana? | Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.... doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i2.p14-28Pendidikan Literasi Keuangan pada Anak Mengapa dan Bagaimana Scholaria Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan doi 10 24246 j scholaria 2016 v6 i2 p14 28
| File size | 349.02 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
InstiperInstiper Materi yang diberikan fokus pada penggunaan pestisida nabati dalam pengendalian ulat greyak. Media yang digunakan berupa brosur dan contoh ulat, denganMateri yang diberikan fokus pada penggunaan pestisida nabati dalam pengendalian ulat greyak. Media yang digunakan berupa brosur dan contoh ulat, dengan
UNRAMUNRAM Modernisasi dan perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar melalui e-commerce. Namun, UMKM Puri Aren CairModernisasi dan perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar melalui e-commerce. Namun, UMKM Puri Aren Cair
UNRAMUNRAM Selain itu, tujuan lain adalah memberikan gambaran implementasi inovasi berbasis potensi desa agar dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristikSelain itu, tujuan lain adalah memberikan gambaran implementasi inovasi berbasis potensi desa agar dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan Eco Enzyme berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat serta menawarkan model pengelolaan sampah organik berbasisTemuan ini menegaskan bahwa pelatihan Eco Enzyme berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat serta menawarkan model pengelolaan sampah organik berbasis
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Program pelatihan ini terdiri dari empat tahap utama, yaitu: 1) pengenalan program dan konsep ekonomi kreatif; 2) pemberian materi mengenai limbah minyakProgram pelatihan ini terdiri dari empat tahap utama, yaitu: 1) pengenalan program dan konsep ekonomi kreatif; 2) pemberian materi mengenai limbah minyak
JPPIJPPI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan narasumber, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan narasumber, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan
UMNUMN Evaluasi menggunakan model Kirkpatrick menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (53% menjadi 93%), sikap (76% menjadi 97%), dan keterampilanEvaluasi menggunakan model Kirkpatrick menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (53% menjadi 93%), sikap (76% menjadi 97%), dan keterampilan
UBTUBT Penelitian ini merupakan analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan merangkum berbagai realitas sosial yang terdapat di masyarakat.Penelitian ini merupakan analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan merangkum berbagai realitas sosial yang terdapat di masyarakat.
Useful /
STIH PMSTIH PM Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparatif. Data penelitian berasal dari bahan hukum sekunder, termasuk dokumenPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparatif. Data penelitian berasal dari bahan hukum sekunder, termasuk dokumen
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT E-catalog dirancang untuk menyajikan deskripsi dan keunggulan produk secara detail agar menarik minat konsumen. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi,E-catalog dirancang untuk menyajikan deskripsi dan keunggulan produk secara detail agar menarik minat konsumen. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi,
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap sesi, dengan kenaikan skor antara 2,7 hingga 3,4 poin. Peningkatan tertinggi tercatat padaHasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap sesi, dengan kenaikan skor antara 2,7 hingga 3,4 poin. Peningkatan tertinggi tercatat pada
WASTUKANCANAWASTUKANCANA Krisis bahan bakar fosil di Indonesia, yang menyumbang 85% dari total energi nasional, mendorong kebutuhan untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan,Krisis bahan bakar fosil di Indonesia, yang menyumbang 85% dari total energi nasional, mendorong kebutuhan untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan,