JPPIJPPI

International Journal of Education, Learning, and Future InnovationsInternational Journal of Education, Learning, and Future Innovations

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep fisika yang terlibat dalam proses pembuatan Dodol Garut sebagai bentuk kearifan lokal dan menganalisis bahan-bahannya dari perspektif ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara dengan narasumber, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Dodol Garut mencakup berbagai konsep fisika, termasuk suhu dan panas, viskositas, hukum Newton, perubahan fase, evaporasi, konduksi, konveksi, hukum kedua termodinamika, dan tekanan. Selain itu, bahan-bahan utama seperti tepung beras ketan, gula aren, dan santan diketahui memiliki manfaat kesehatan yang didukung oleh studi ilmiah. Kesimpulannya, pendekatan etnosains dalam pendidikan fisika tidak hanya memperkaya pemahaman siswa tentang konsep fisika tetapi juga membantu melestarikan budaya lokal sebagai sumber belajar yang bermakna dan kontekstual.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan etnosains dapat menjadi strategi pengajaran yang efektif untuk menghubungkan konsep fisika dengan pengalaman nyata melalui kearifan lokal.Proses pembuatan Dodol Garut melibatkan berbagai fenomena fisika yang relevan seperti transfer panas, hukum Newton, viskositas, dan hukum kedua termodinamika yang dapat digunakan sebagai konteks belajar bermakna di kelas.Oleh karena itu, para pendidik dianjurkan untuk mengintegrasikan fenomena budaya lokal ini ke dalam pengajaran fisika untuk menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan lebih mudah dipahami oleh siswa.Guru dapat memanfaatkan dokumentasi proses pembuatan dodol sebagai media instruksional, mengembangkan proyek eksperimen sederhana berdasarkan tahap produksinya, dan mendorong siswa untuk mengeksplorasi praktik budaya lokal lainnya yang memiliki potensi pendidikan.Fokusnya hanya pada satu bentuk kearifan lokal, yaitu Dodol Garut, sehingga tidak mewakili keragaman budaya Indonesia yang dapat dieksplorasi dari perspektif ilmiah.Selain itu, pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini tidak menyediakan data kuantitatif tentang dampak pendekatan etnosains terhadap hasil belajar siswa.Oleh karena itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk meneliti efektivitas etnosains melalui pendekatan kuantitatif atau campuran, mengembangkan model pembelajaran berbasis etnosains yang terstruktur, dan mengeksplorasi bentuk kearifan lokal lainnya yang dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan fisika atau sains secara lebih luas.Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong belajar yang tidak hanya ilmiah tetapi juga berakar pada latar belakang budaya dan pengalaman nyata siswa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengembangkan model pembelajaran berbasis etnosains yang terstruktur dan menyeluruh, yang dapat diterapkan di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Kedua, mengeksplorasi potensi kearifan lokal lainnya dalam pendidikan sains, seperti kearifan lokal dalam pengolahan makanan tradisional atau kerajinan tangan. Ketiga, meneliti dampak pendekatan etnosains terhadap hasil belajar siswa secara kuantitatif, dengan menggunakan metode penelitian campuran atau eksperimental. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam mengintegrasikan etnosains ke dalam pendidikan sains, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa.

  1. Identifikasi Etnosains Pada Kerajinan Anyaman Okomama Dengan Pewarna Alami Tanaman Nila Di Desa Noesiu... jonedu.org/index.php/joe/article/view/5759Identifikasi Etnosains Pada Kerajinan Anyaman Okomama Dengan Pewarna Alami Tanaman Nila Di Desa Noesiu jonedu index php joe article view 5759
  2. Analysis of Local Wisdom-based Physics Modul Ajar on Merdeka Mengajar Platform | Jurnal Ilmu Fisika dan... jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/jifp/article/view/19297Analysis of Local Wisdom based Physics Modul Ajar on Merdeka Mengajar Platform Jurnal Ilmu Fisika dan jurnal radenfatah ac index php jifp article view 19297
  3. Analisis Hukum Termodinamika pada Pembuatan Batu Bata di Magelang, Jawa Tengah | JURNAL PENDIDIKAN MIPA.... doi.org/10.37630/jpm.v13i3.1053Analisis Hukum Termodinamika pada Pembuatan Batu Bata di Magelang Jawa Tengah JURNAL PENDIDIKAN MIPA doi 10 37630 jpm v13i3 1053
Read online
File size482.96 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test