UNIRAYAUNIRAYA
Research on English Language EducationResearch on English Language EducationPenelitian ini menganalisis tentang kesalahan siswa dalam menulis teks deskriptif khususnya dalam penggunaan simple present tense. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu; (1) Mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menulis teks deskriptif khususnya dalam menggunakan simple present tense dan (2) Menemukan penyebab dari kesalahan siswa tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Total partisipan dalam penelitian ini yaitu 34 siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa; (1) Kesalahan siswa dalam menulis teks deskriptif terdiri dari penghilangan, penambahan, kesalahan pembentukan kata dan kesalahan tata letak kata. Siswa melakukan kesalahan dalam menggunakan simple present tense seperti kesalahan dalam menyusun kalimat verbal dan nominal, kesalahan dalam menggunakan kata bantu, kesalahan dalam menerapkan penggunaan S/ES dan kesalahan dalam menggunakan kata ganti; (2) Ada dua penyebab kesalahan yang dibuat oleh siswa yaitu: kesalahan interlingual dan intralingual. Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti menyimpulkan bahwa.
Sebagian besar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Telukdalam mengalami kesalahan dalam penggunaan simple present tense pada teks deskriptif, terutama pada bentuk misformation.Kesalahan tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu transfer interlingual dari bahasa ibu dan transfer intralingual yang mengakibatkan overgeneralisasi aturan bahasa Inggris.Oleh karena itu, perlu peningkatan metode pengajaran simple present tense yang menekankan perbedaan struktural antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi pembelajaran berbasis multimedia dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap aturan simple present tense, khususnya dalam konteks penulisan teks deskriptif (pertanyaan penelitian: apakah pembelajaran multimedia lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam mengurangi kesalahan tense?). Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk meneliti perkembangan kemampuan penggunaan simple present tense siswa selama satu tahun akademik, dengan mengamati perubahan jenis kesalahan yang muncul seiring waktu (pertanyaan penelitian: faktor apa yang paling berpengaruh terhadap perbaikan kesalahan tense selama periode tersebut?). Terakhir, penelitian kualitatif dapat menggali persepsi guru dan siswa mengenai tantangan belajar simple present tense, serta mengidentifikasi strategi pengajaran yang dianggap paling membantu oleh kedua belah pihak (pertanyaan penelitian: strategi pengajaran apa yang paling efektif dalam mengatasi kesalahan interlingual dan intralingual pada penggunaan simple present tense?).
- MATHEMATICS EDUCATION BASED ON LOCAL WISDOM: LEARNING STRATEGIES THROUGH HOMBO BATU | Afore : Jurnal... jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Afore/article/view/2236MATHEMATICS EDUCATION BASED ON LOCAL WISDOM LEARNING STRATEGIES THROUGH HOMBO BATU Afore Jurnal jurnal uniraya ac index php Afore article view 2236
- Relationship Student Learning Interest To The Learning Outcomes Of Natural Sciences | International Journal... doi.org/10.51601/ijersc.v4i2.614Relationship Student Learning Interest To The Learning Outcomes Of Natural Sciences International Journal doi 10 51601 ijersc v4i2 614
- Volcanic disaster mitigation based on local wisdom: A case study from a local community in the Mount... bio-conferences.org/10.1051/bioconf/202515502002Volcanic disaster mitigation based on local wisdom A case study from a local community in the Mount bio conferences 10 1051 bioconf 202515502002
- THE INFLUENCE OF LOCAL WISDOM ON SOIL FERTILITY IN SOUTH NIAS | Jurnal Sapta Agrica. influence local... jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Agrica/article/view/2333THE INFLUENCE OF LOCAL WISDOM ON SOIL FERTILITY IN SOUTH NIAS Jurnal Sapta Agrica influence local jurnal uniraya ac index php Agrica article view 2333
| File size | 383.5 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
IIESECOREIIESECORE Penelitian ini menemukan bahwa implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dinilai positif oleh guru, tercermin dalam skor rata-rata tinggi (77,47)Penelitian ini menemukan bahwa implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dinilai positif oleh guru, tercermin dalam skor rata-rata tinggi (77,47)
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen siswa mengalami kesulitan representasional ketika menghubungkan jaring jaring dua dimensi dengan bentuk tigaHasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen siswa mengalami kesulitan representasional ketika menghubungkan jaring jaring dua dimensi dengan bentuk tiga
SERAMBISERAMBI Integrasi nilai moderasi beragama dengan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka kerja terpadu untuk menghasilkan lulusan madrasah yang berkarakter, etis,Integrasi nilai moderasi beragama dengan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka kerja terpadu untuk menghasilkan lulusan madrasah yang berkarakter, etis,
UNIRAYAUNIRAYA Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan perubahan perilaku awal seperti pemilahan sampah dan penghijauan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan tanggungPendekatan ini tidak hanya menghasilkan perubahan perilaku awal seperti pemilahan sampah dan penghijauan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung
UNESAUNESA Meskipun demikian, keterbatasan sarana, prasarana, dan kesiapan sumber daya manusia masih menjadi tantangan dalam penerapan kurikulum ini secara optimal.Meskipun demikian, keterbatasan sarana, prasarana, dan kesiapan sumber daya manusia masih menjadi tantangan dalam penerapan kurikulum ini secara optimal.
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Teknik instruksional merujuk pada cara konkret yang digunakan oleh pendidik untuk mengimplementasikan metode pembelajaran secara spesifik di kelas, sementaraTeknik instruksional merujuk pada cara konkret yang digunakan oleh pendidik untuk mengimplementasikan metode pembelajaran secara spesifik di kelas, sementara
UNISMUHUNISMUH Data dikumpulkan dari berbagai referensi terkait generasi digital, literasi digital, pendidikan karakter, dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan dari berbagai referensi terkait generasi digital, literasi digital, pendidikan karakter, dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan
JPTAMJPTAM Sampel penelitian berjumlah 152 siswa dan 30 orang guru SD Negeri segugus 2 Kecamatan Sanga Desa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatifSampel penelitian berjumlah 152 siswa dan 30 orang guru SD Negeri segugus 2 Kecamatan Sanga Desa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif
Useful /
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA transmisi ilmu islam. 2). Pembentukan karakter dan moral. 3). Lembaga reproduksi ulama. 4). Pemelihara taradisi islam. 5). Kontribusi dalam Pendidikantransmisi ilmu islam. 2). Pembentukan karakter dan moral. 3). Lembaga reproduksi ulama. 4). Pemelihara taradisi islam. 5). Kontribusi dalam Pendidikan
JBASICJBASIC Problem Based Learning memberikan ruang bagi siswa untuk mengonstruksi pemahamannya sendiri melalui proses pemecahan masalah yang relevan dengan kehidupanProblem Based Learning memberikan ruang bagi siswa untuk mengonstruksi pemahamannya sendiri melalui proses pemecahan masalah yang relevan dengan kehidupan
JBASICJBASIC Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatanMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama kegiatan
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas peserta didik melalui penerapan model guided inquiry learning berbasis PhET Simulations.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas peserta didik melalui penerapan model guided inquiry learning berbasis PhET Simulations.