IJBLEIJBLE
International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and EducationThis article examines the dispute settlement mechanisms under the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) and the World Trade Organization (WTO) through a comparative legal analysis. The study aims to assess how both frameworks regulate international commercial disputes and promote legal certainty in cross-border trade relations. Employing a doctrinal and comparative legal approach, this research analyzes treaty provisions, institutional structures, procedural stages, and enforcement mechanisms governing dispute resolution under RCEP and the WTO Dispute Settlement Understanding. The findings indicate that while the WTO provides a more institutionalized and legally binding mechanism, RCEP emphasizes flexibility, consultation, and regional consensus. This article argues that RCEPs dispute settlement mechanism may complement the WTO framework by offering an alternative forum for resolving international commercial disputes, particularly within the Asia-Pacific region.
This study demonstrates that the WTO dispute settlement mechanism remains the most institutionalized and legally authoritative framework, offering a high degree of legal certainty.In contrast, RCEP adopts a more flexible and cooperation-oriented approach prioritizing consultation and consensus among member states.The coexistence of both systems reflects a pluralistic model of international trade governance, where global and regional frameworks jointly contribute to the stability and effectiveness of international commerce.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa RCEP secara empiris melalui studi kasus dan analisis data, mengingat mekanisme ini relatif baru. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa RCEP dapat diintegrasikan dengan sistem penyelesaian sengketa WTO untuk menciptakan pendekatan yang lebih komprehensif dan koheren dalam tata kelola perdagangan internasional. Terakhir, penting untuk meneliti dampak mekanisme penyelesaian sengketa RCEP terhadap negara-negara berkembang dan pelaku bisnis kecil, serta bagaimana mekanisme ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan kapasitas mereka, sehingga memastikan akses yang adil dan merata terhadap keadilan perdagangan.
| File size | 205.22 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA World Trade Organization (WTO) merupakan organisasi perdagangan internasional yang berperan penting dalam mengatur, memfasilitasi, serta menyelesaikanWorld Trade Organization (WTO) merupakan organisasi perdagangan internasional yang berperan penting dalam mengatur, memfasilitasi, serta menyelesaikan
DAARULHUDADAARULHUDA Melalui metode penelitian yuridis normatif, studi ini menelaah kerangka hukum SPS, putusan sengketa WTO yang relevan termasuk perkara DS484 dan DS477/DS478Melalui metode penelitian yuridis normatif, studi ini menelaah kerangka hukum SPS, putusan sengketa WTO yang relevan termasuk perkara DS484 dan DS477/DS478
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU 715), followed by anxiety (ρ = −0. 618) and stress (ρ = −0. 476). These results confirm the role of spiritual wellbeing as a significant protective715), followed by anxiety (ρ = −0. 618) and stress (ρ = −0. 476). These results confirm the role of spiritual wellbeing as a significant protective
DAARULHUDADAARULHUDA Sementara itu, implikasi hukum dari putusan DSB terhadap Indonesia menunjukkan bahwa keterlibatan dalam sistem perdagangan global membawa konsekuensi multidimensiSementara itu, implikasi hukum dari putusan DSB terhadap Indonesia menunjukkan bahwa keterlibatan dalam sistem perdagangan global membawa konsekuensi multidimensi
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Kemajuan teknologi semakin berkembang membuat mahasiswa semakin mudah untuk melakukan transaksi, juga mendorong peningkatan perilaku konsumtif karena promoKemajuan teknologi semakin berkembang membuat mahasiswa semakin mudah untuk melakukan transaksi, juga mendorong peningkatan perilaku konsumtif karena promo
DIM UNPASDIM UNPAS Temuan ini menyoroti pentingnya skeptisisme profesional dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas auditor dalam deteksi kecurangan. BerdasarkanTemuan ini menyoroti pentingnya skeptisisme profesional dan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas auditor dalam deteksi kecurangan. Berdasarkan
DIM UNPASDIM UNPAS AI secara signifikan mengubah perilaku konsumen serta strategi pemasaran dengan meningkatkan personalisasi, pengambilan keputusan, dan kemampuan prediksiAI secara signifikan mengubah perilaku konsumen serta strategi pemasaran dengan meningkatkan personalisasi, pengambilan keputusan, dan kemampuan prediksi
DIM UNPASDIM UNPAS Meanwhile, HR competencies consist of skills, knowledge, abilities and personal characteristics. This research uses qualitative methods, based on interviewsMeanwhile, HR competencies consist of skills, knowledge, abilities and personal characteristics. This research uses qualitative methods, based on interviews
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Selain itu, Singapura lebih unggul dalam melindungi pemegang saham minoritas melalui akses gugatan derivatif yang lebih mudah dan upaya hukum penindasanSelain itu, Singapura lebih unggul dalam melindungi pemegang saham minoritas melalui akses gugatan derivatif yang lebih mudah dan upaya hukum penindasan
DAARULHUDADAARULHUDA dan karyawannya atas kerugian yang timbul akibat transaksi emas yang tidak sesuai, sehingga perusahaan tetap bertanggung jawab sekalipun perbuatan tersebutdan karyawannya atas kerugian yang timbul akibat transaksi emas yang tidak sesuai, sehingga perusahaan tetap bertanggung jawab sekalipun perbuatan tersebut
IJBLEIJBLE Penelitian ini berpendapat bahwa pemilihan badan hukum memainkan peran kritis dalam memastikan kepastian hukum, akuntabilitas, dan perlindungan investorPenelitian ini berpendapat bahwa pemilihan badan hukum memainkan peran kritis dalam memastikan kepastian hukum, akuntabilitas, dan perlindungan investor
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Alasan lainnya pasien tidak melakukan diagnosis dari penyakit Diabetes Insipidus adalah karena faktor kesibukkan dan keterbatasan biaya sehingga tidakAlasan lainnya pasien tidak melakukan diagnosis dari penyakit Diabetes Insipidus adalah karena faktor kesibukkan dan keterbatasan biaya sehingga tidak