IJBLEIJBLE
International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and EducationThis article examines the dispute settlement mechanisms under the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) and the World Trade Organization (WTO) through a comparative legal analysis. The study aims to assess how both frameworks regulate international commercial disputes and promote legal certainty in cross-border trade relations. Employing a doctrinal and comparative legal approach, this research analyzes treaty provisions, institutional structures, procedural stages, and enforcement mechanisms governing dispute resolution under RCEP and the WTO Dispute Settlement Understanding. The findings indicate that while the WTO provides a more institutionalized and legally binding mechanism, RCEP emphasizes flexibility, consultation, and regional consensus. This article argues that RCEPs dispute settlement mechanism may complement the WTO framework by offering an alternative forum for resolving international commercial disputes, particularly within the Asia-Pacific region.
This study demonstrates that the WTO dispute settlement mechanism remains the most institutionalized and legally authoritative framework, offering a high degree of legal certainty.In contrast, RCEP adopts a more flexible and cooperation-oriented approach prioritizing consultation and consensus among member states.The coexistence of both systems reflects a pluralistic model of international trade governance, where global and regional frameworks jointly contribute to the stability and effectiveness of international commerce.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkaji efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa RCEP secara empiris melalui studi kasus dan analisis data, mengingat mekanisme ini relatif baru. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa RCEP dapat diintegrasikan dengan sistem penyelesaian sengketa WTO untuk menciptakan pendekatan yang lebih komprehensif dan koheren dalam tata kelola perdagangan internasional. Terakhir, penting untuk meneliti dampak mekanisme penyelesaian sengketa RCEP terhadap negara-negara berkembang dan pelaku bisnis kecil, serta bagaimana mekanisme ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan dan kapasitas mereka, sehingga memastikan akses yang adil dan merata terhadap keadilan perdagangan.
| File size | 205.22 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
INABAINABA However, the Return on Assets (ROA) at PT Bank Negara Indonesia Persero, Tbk for the 2011-2021 period fluctuated with a downward trend. Many factors canHowever, the Return on Assets (ROA) at PT Bank Negara Indonesia Persero, Tbk for the 2011-2021 period fluctuated with a downward trend. Many factors can
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Analisis dengan metode CAMEL ini terdiri dari analisis terhadap Capital, asset, management, earning, Liquidity dengan menggunakan analisis rasio CAR, NPM,Analisis dengan metode CAMEL ini terdiri dari analisis terhadap Capital, asset, management, earning, Liquidity dengan menggunakan analisis rasio CAR, NPM,
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linier berganda dan uji t statistik. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkanMetode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linier berganda dan uji t statistik. Hasil pengujian hipotesis pertama menunjukkan
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Pengelolaan yang efisien memerlukan instrumen dan pasar keuangan jangka pendek maupun panjang, baik konvensional maupun syariah. Instrumen syariah yangPengelolaan yang efisien memerlukan instrumen dan pasar keuangan jangka pendek maupun panjang, baik konvensional maupun syariah. Instrumen syariah yang
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Dapat dikatakan bahwa manajemen laba digunakan oleh manajemen untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan kebutuhan manajemen. Hasil yang diperoleh adalahDapat dikatakan bahwa manajemen laba digunakan oleh manajemen untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan kebutuhan manajemen. Hasil yang diperoleh adalah
INABAINABA Pengawasan berada dalam kategori baik. 3). Disiplin kerja berada dalam kategori baik. 4). Komitmen organisasi berada dalam kategori baik. 5). ProsedurPengawasan berada dalam kategori baik. 3). Disiplin kerja berada dalam kategori baik. 4). Komitmen organisasi berada dalam kategori baik. 5). Prosedur
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Kemampuan dan kemauan yang dimiliki oleh karyawan menjadi kontribusi paling besar bagi suatu perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat mengelola tenaga kerjaKemampuan dan kemauan yang dimiliki oleh karyawan menjadi kontribusi paling besar bagi suatu perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat mengelola tenaga kerja
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh flexible work arrangements terhadap kinerja karyawan selama masa pandemi Covid-19 pada karyawan YayasanPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh flexible work arrangements terhadap kinerja karyawan selama masa pandemi Covid-19 pada karyawan Yayasan
Useful /
IJBLEIJBLE Badan hukum yang terintegrasi seperti Perseroan Terbatas (PT) diperlukan untuk memastikan perlindungan investor, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalamBadan hukum yang terintegrasi seperti Perseroan Terbatas (PT) diperlukan untuk memastikan perlindungan investor, akuntabilitas, dan kepastian hukum dalam
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Kurangnya akses langsung terhadap praktik dan pengalaman lapangan yang autentik membuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai estetika dan filosofi tari CondongKurangnya akses langsung terhadap praktik dan pengalaman lapangan yang autentik membuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai estetika dan filosofi tari Condong
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem cerdas yang dapat digunakan oleh masyarakat umum yang dapat menghasilkan output berupa tingkat kemungkinanHasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem cerdas yang dapat digunakan oleh masyarakat umum yang dapat menghasilkan output berupa tingkat kemungkinan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Dalam merancang dan membangun sistem, sistem terlebih dahulu dirancang dengan menggunakan bahasa pemodelan UML (Unified Modelling Language) serta dilakukanDalam merancang dan membangun sistem, sistem terlebih dahulu dirancang dengan menggunakan bahasa pemodelan UML (Unified Modelling Language) serta dilakukan