PPMSCHOOLPPMSCHOOL
Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship StudiesJournal of Emerging Business Management and Entrepreneurship StudiesPenelitian ini membahas rancangan strategi penanganan risiko pada proyek PLTM di Indonesia. PLTM merupakan pembangkit yang menggunakan tenaga air untuk memutar turbin dalam menghasilkan listrik. Proyek PLTM melibatkan investasi besar dengan jangka waktu konstruksi yang lama. Panjangnya waktu konstruksi menimbulkan faktor ketidakpastian yang berdampak pada tiga aspek sasaran proyek, yaitu biaya, mutu, dan waktu. Beberapa proyek PLTM di Indonesia mengalami kinerja yang kurang baik, seperti penundaan waktu penyelesaian dan pembengkakan biaya. Proses manajemen risiko, yang terdiri dari identifikasi risiko, penilaian risiko, rumusan penanganan risiko, dan pengendalian risiko, menjadi dasar kerja penelitian. Peneliti mengidentifikasi 23 risiko pada proyek PLTM di Indonesia. Lima belas di antaranya memiliki dampak dengan kategori tinggi pada dua aspek dan tiga risiko berdampak dengan kategori tinggi pada tiga aspek sasaran proyek. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi panduan penanganan risiko pada proyek PLTM di Indonesia. Rancangan strategi ini diharapkan juga dapat membantu proyek untuk mencapai sasarannya. Lebih jauh lagi, hasil dari penelitian ini dapat menjadi bahan pembelajaran dalam merencanakan pembangunan PLTM ke depan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Dari hasil identifikasi risiko berdasarkan keempat proyek pada objek studi kasus proyek PLTM, terdapat 25 risiko yang terjadi pada pembangunan proyek PLTM di Indonesia pada tahapan perencanaan (DED) dan konstruksi.Pada 25 risiko yang teridentifikasi terdapat 2 risiko yang dianggap sebagai anomali pada proyek konstruksi, yaitu risiko keterbatasan melakukan kegiatan (KE6) dan kenaikan harga upah (KF2).Sehingga total risiko yang teridentifikasi sebanyak 23 risiko.Dari hasil identifikasi diketahui risiko terbanyak terdapat pada fase konstruksi, dengan faktor eksternal dan kondisi site sebanyak 5 dari 23 risiko dan faktor teknikal dan pelaksanaan sebanyak 11 dari 23 risiko, dimana 5 dari 11 risiko disebabkan oleh kurang akuratnya data perencanaan pada saat penyusunan DED.Cuaca yang tidak mendukung dalam pengerjaan proyek merupakan risiko tertinggi yang berdampak dari aspek biaya, waktu, dan kualitas.Faktor cuaca juga harus menjadi pertimbangan penting pada perencanaan penjadwalan proyek PLTM.Pada penelitian ini, strategi penangan risiko yang dapat dilakukan oleh kontraktor sebagai pelaksana proyek terbagi menjadi tiga jenis, yaitu accept sejumlah 3 strategi, transfer sejumlah 4 strategi, dan mitigate sejumlah 38 strategi.Pada strategi mitigate, strategi disusun berdasarkan dua kondisi, yaitu mitigasi sebelum risiko terjadi (risk prevention) sejumlah 32 strategi dan mitigasi bila risiko terjadi sebagai upaya mengurangi dampak dari risiko (loss reduction/contingency plan) sejumlah 6 strategi.Pada penelitian ini, rancangan strategi pengananan risiko terdiri dari beberapa kelompok strategi untuk memaksimalkan penanganan risiko tersebut.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan risiko (ketidakpastian) khususnya di proyek pembangunan PLTM di daerah-daerah lain, mulai dari tahap prakonstruksi, konstruksi, dan pascakonstruksi. Strategi penanganan yang ada perlu dilakukan penyesuaian dengan kondisi di lapangan oleh kontraktor atau pelaksana proyek. Selain itu, rancangan strategi yang terdapat dalam penelitian ini dapat menjadi acuan dalam merencanakan pembangunan PLTM lainnya. Rancangan strategi yang ada dapat dikembangkan menjadi model manajemen risiko pada proyek PLTM.
| File size | 571.79 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKSCIPOLTEKSCI Penerapan metode Critical Path Method (CPM) terbukti efektif dalam merancang penjadwalan proyek pembangunan Gedung Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SDNPenerapan metode Critical Path Method (CPM) terbukti efektif dalam merancang penjadwalan proyek pembangunan Gedung Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SDN
POLTEKSCIPOLTEKSCI Peningkatan proses tender dan perencanaan melalui keterlibatan lintas departemen sejak dini dan penerapan siklus manajemen risiko PMBOK secara penuh dapatPeningkatan proses tender dan perencanaan melalui keterlibatan lintas departemen sejak dini dan penerapan siklus manajemen risiko PMBOK secara penuh dapat
UM SURABAYAUM SURABAYA Untuk memastikan stabilitas, perhitungan desain pondasi harus disesuaikan dengan beban kerja yang direncanakan. Pada tahap perencanaan biasanya digunakanUntuk memastikan stabilitas, perhitungan desain pondasi harus disesuaikan dengan beban kerja yang direncanakan. Pada tahap perencanaan biasanya digunakan
UNIDAYANUNIDAYAN Sebaliknya, sistem menutup jendela secara otomatis ketika terjadi hujan dengan pencahayaan 18,778 LUX, suhu 28,00°C, dan kelembapan 91,6%. Prototipe iniSebaliknya, sistem menutup jendela secara otomatis ketika terjadi hujan dengan pencahayaan 18,778 LUX, suhu 28,00°C, dan kelembapan 91,6%. Prototipe ini
UMBIMAUMBIMA Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui observasi lapangan dan telaah dokumen proyek sepertiMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui observasi lapangan dan telaah dokumen proyek seperti
UNUBLITARUNUBLITAR Faktor pertama adalah adanya peraturan pengadaan Republik Indonesia yang tidak sejalan dengan pedoman dari lender, yang kedua faktor pengalaman pelakuFaktor pertama adalah adanya peraturan pengadaan Republik Indonesia yang tidak sejalan dengan pedoman dari lender, yang kedua faktor pengalaman pelaku
UNUBLITARUNUBLITAR Pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif. Data ini nantinya digunakan dalam pemodelan menggunakan software Tekla Stuctures 2022. Berdasarkan studiPengumpulan data dilakukan secara kuantitatif. Data ini nantinya digunakan dalam pemodelan menggunakan software Tekla Stuctures 2022. Berdasarkan studi
UMSBUMSB Untuk memantau dan mengendalikan waktu pada proyek perlu dipakai salah satu metoda yang memenuhi tujuan ini adalah jaringan kerja (network planning) konsepUntuk memantau dan mengendalikan waktu pada proyek perlu dipakai salah satu metoda yang memenuhi tujuan ini adalah jaringan kerja (network planning) konsep
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Oleh karena itu dilakukan back analysis yang menunjukkan bahwa jenis longsoran tersebut adalah longsoran rotasi berbentuk melengkung (circular slip surface)Oleh karena itu dilakukan back analysis yang menunjukkan bahwa jenis longsoran tersebut adalah longsoran rotasi berbentuk melengkung (circular slip surface)
UNIDAYANUNIDAYAN Selain itu, keterbatasan dalam pelaporan pengiriman menyulitkan pemilik usaha dalam memantau operasional secara efisien. Penelitian ini bertujuan untukSelain itu, keterbatasan dalam pelaporan pengiriman menyulitkan pemilik usaha dalam memantau operasional secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk
UACUAC Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusiaPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek utama dalam penelitian ini berjumlah 3 remaja yang berusia
UNIMUNIM Pertamina, Corporate Social Responsibility (CSR), Small Medium Entrepreneur and Partnership Program (SMEPP), dan masyarakat dengan ekonomi marginal menggunakanPertamina, Corporate Social Responsibility (CSR), Small Medium Entrepreneur and Partnership Program (SMEPP), dan masyarakat dengan ekonomi marginal menggunakan