IJBLEIJBLE

International Journal of Business, Law, and EducationInternational Journal of Business, Law, and Education

Penelitian ini menganalisis pengaruh keseimbangan kerja-hidup (work‑life balance) terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur terhadap 100 responden generasi milenial dan Z, kemudian dianalisis menggunakan regresi hierarkis pada SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kerja‑hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja pegawai. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja dan secara parsial memediasi hubungan antara keseimbangan kerja‑hidup dan kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan organisasi yang mendukung keseimbangan kerja‑hidup untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pada institusi sektor publik.

Keseimbangan kerja‑hidup secara langsung meningkatkan kinerja pegawai dan juga melakukannya secara tidak langsung melalui peningkatan kepuasan kerja, yang berperan sebagai mediator parsial.Oleh karena itu, kebijakan organisasi yang memperkuat keseimbangan kerja‑hidup sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja, terutama bagi generasi muda di sektor publik.Implementasi kebijakan tersebut dapat menghasilkan peningkatan kepuasan kerja dan kinerja yang lebih konsisten dan efektif.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana keseimbangan kerja‑hidup memengaruhi kinerja pegawai pada lembaga sektor publik lain atau di wilayah geografis yang berbeda, sehingga dapat dibandingkan efektivitasnya di berbagai konteks. Selain itu, perlu diteliti peran variabel lain seperti komitmen organisasi, gaya kepemimpinan, atau lingkungan kerja digital sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara keseimbangan kerja‑hidup dan kinerja, untuk memahami faktor-faktor tambahan yang mungkin memperkuat atau melemahkan efek tersebut. Selanjutnya, dilakukan studi longitudinal yang memantau perubahan keseimbangan kerja‑hidup, kepuasan kerja, dan kinerja seiring waktu, terutama setelah penerapan kebijakan kerja‑hidup yang baru, guna menilai dampak jangka panjang dan dinamika perubahan tersebut pada kinerja pegawai.

  1. Impact of Work-Life Balance, Happiness at Work, on Employee Performance | Bataineh | International Business... Doi.Org/10.5539/Ibr.V12n2p99Impact of Work Life Balance Happiness at Work on Employee Performance Bataineh International Business Doi Org 10 5539 Ibr V12n2p99
  2. Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Kerja Karyawan PT. DEW Indonesia | JENIUS (Jurnal... openjournal.unpam.ac.id/index.php/JJSDM/article/view/3900Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Kerja Karyawan PT DEW Indonesia JENIUS Jurnal openjournal unpam ac index php JJSDM article view 3900
  3. Work-Life Balance and Performance: The Mediating Role of Job Satisfaction at BPS North Maluku | International... doi.org/10.56442/ijble.v7i1.1322Work Life Balance and Performance The Mediating Role of Job Satisfaction at BPS North Maluku International doi 10 56442 ijble v7i1 1322
Read online
File size263.15 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test