STMIKIBASTMIKIBA

Journal Informatic, Education and Management (JIEM)Journal Informatic, Education and Management (JIEM)

Fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi variabilitas iklim di Indonesia bagian barat, khususnya di perairan barat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peristiwa IOD negatif dengan uap air atmosfer yang diwakili oleh Total Column Water Vapor (TCWV) serta pembentukan awan yang berpotensi mempengaruhi kondisi cuaca. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data reanalysis ECMWF/ERA-5 untuk TCWV dan data citra satelit HIMAWARI-8 EH. Analisis difokuskan pada periode harian tanggal 25-26 September 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanggal 25 September 2022, nilai TCWV yang relatif tinggi berkorelasi dengan peningkatan pembentukan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan ringan di perairan barat Aceh. Sementara itu, pada tanggal 26 September 2022, nilai TCWV dan intensitas pembentukan awan cenderung lebih rendah, sehingga tidak ditemukan potensi hujan yang signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa fenomena IOD negatif mempengaruhi distribusi uap air atmosfer dan proses pembentukan awan di perairan barat Aceh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika iklim regional dan menjadi dasar untuk upaya mitigasi risiko cuaca ekstrem di wilayah pesisir Aceh.

Hubungan antara IOD dan uap air (total kolom uap air) TWCV pada pembentukan awan di perairan barat Aceh secara proporsional langsung terhadap akumulasi dua data poin pada tanggal 25 September 2022 dan 26 September 2022.IOD memiliki pengaruh yang signifikan terhadap distribusi suhu permukaan laut dan pola curah hujan di Aceh barat.Curah hujan yang tinggi secara proporsional langsung terhadap ketebalan awan, sehingga menghasilkan data curah hujan yang tinggi pada tanggal 25 September 2022 dan curah hujan ekstrem pada tanggal 26 September 2022 di sekitar perairan barat Aceh.Total Water Vapor Column adalah variabel iklim yang menunjukkan korelasi antara Indian Ocean Dipole (-) dan uap air pada tahun 2022, yang menggambarkan pembentukan awan di perairan barat Aceh.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh IOD terhadap pola curah hujan di wilayah lain di Indonesia, selain Aceh. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara IOD dan fenomena iklim lainnya, seperti El Niño dan La Niña, untuk memahami interaksi dan pengaruh mereka terhadap iklim Indonesia secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi dan mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem yang disebabkan oleh IOD, terutama di wilayah pesisir yang rentan.

Read online
File size272.67 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test