STMIKIBASTMIKIBA

Journal Informatic, Education and Management (JIEM)Journal Informatic, Education and Management (JIEM)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kegagalan program pelatihan karyawan PT. ABC dalam mencapai target tahunan dan mengevaluasi efektivitas program dalam meningkatkan keterampilan karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan bahwa kegagalan program disebabkan oleh kurangnya relevansi antara konten pelatihan dengan kebutuhan operasional perusahaan, serta keterbatasan dalam metode penyampaian yang digunakan. Selain itu, manajemen pelatihan yang suboptimal juga berkontribusi pada rendahnya efektivitas program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas program tetap rendah karena materi pelatihan tidak terintegrasi dengan persyaratan pekerjaan spesifik karyawan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada fokusnya pada satu perusahaan tanpa perbandingan dengan organisasi lain. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya perbaikan dalam kurikulum pelatihan, metode penyampaian, dan sistem manajemen pelatihan untuk memastikan relevansi dan efektivitas yang lebih besar dalam meningkatkan kinerja karyawan.

ABC belum optimal karena kurangnya relevansi materi dengan kebutuhan operasional dan keterbatasan metode penyampaian.Perlu adanya perbaikan dalam kurikulum pelatihan, metode penyampaian, dan sistem manajemen pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawan dan mencapai target perusahaan.Evaluasi dan tindak lanjut pasca pelatihan juga perlu ditingkatkan untuk memastikan penerapan hasil pelatihan dalam pekerjaan sehari-hari.

Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi metode pelatihan yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis karyawan di sektor manufaktur PVC, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari pekerjaan tersebut. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pelatihan terhadap produktivitas dan kualitas produk secara langsung, dengan menggunakan data kinerja sebelum dan sesudah pelatihan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan dalam mendukung program pelatihan, termasuk bagaimana pemimpin dapat memotivasi karyawan untuk berpartisipasi aktif dan menerapkan keterampilan baru dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan efektivitas program pelatihan dan mencapai tujuan strategis perusahaan.

Read online
File size393.85 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test