InstiperInstiper

AGRIFITIA : Journal of Agribusiness PlantationAGRIFITIA : Journal of Agribusiness Plantation

Hama ulat grayak merupakan salah satu permasalahan utama dalam budidaya jagung di Kecamatan Silou Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kurangnya pemahaman petani terhadap metode pengendalian yang ramah lingkungan menyebabkan masih tingginya penggunaan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi potensi wilayah penyuluhan pertanian, (2) menganalisis tujuan penyuluhan pengendalian ulat greyak dengan pestisida nabati, (3) menganalisis tujuan penyuluhan berdasarkan karakteristik sosial dan ekonomi petani, (4) menilai tingkat penerimaan petani terhadap kegiatan penyuluhan, dan (5) mengetahui penerimaan petani terhadap rancangan penyuluhan yang disusun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2024 dan dihitung menggunakan skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sasaran penyuluhan adalah petani jagung anggota kelompok tani. Materi yang diberikan fokus pada penggunaan pestisida nabati dalam pengendalian ulat greyak. Media yang digunakan berupa brosur dan contoh ulat, dengan metode ceramah, diskusi, dan kompresi. Kegiatan penyuluhan dilakukan sebanyak tiga kali di pos layanan penyuluhan dan lahan petani. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan diterima dengan baik oleh petani dan dinilai bermanfaat dalam mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

Penelitian menunjukkan bahwa meskipun jagung memiliki potensi di Kecamatan Silou Kahean, kendala pengendalian ulat grayak secara ramah lingkungan masih signifikan.Rancangan penyuluhan dengan pestisida nabati, tiga pertemuan, metode ceramah‑diskusi‑demonstrasi, dan media brosur serta spesimen berhasil memperoleh tingkat penerimaan petani sebesar 85,4% dan dianggap bermanfaat.Penyuluhan ini dapat direplikasi di wilayah lain serta dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi teknologi digital sebagai media penyuluhan.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas berbagai formulasi pestisida nabati terhadap Spodoptera frugiperda di kondisi lapangan untuk menentukan dosis optimal dan dampak non‑target. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang menilai dampak sosial‑ekonomi adopsi pestisida nabati terhadap pendapatan, produktivitas, dan kesejahteraan petani jagung di wilayah endemik. Selanjutnya, pengembangan platform digital (misalnya aplikasi seluler) untuk penyuluhan dapat diuji dalam percobaan terkontrol guna mengukur peningkatan pengetahuan, kepatuhan, dan percepatan adopsi teknologi ramah lingkungan di kalangan petani. Penelitian‑penelitian tersebut diharapkan memberikan bukti ilmiah yang kuat untuk memperluas penggunaan pestisida nabati serta meningkatkan efektivitas layanan penyuluhan pertanian secara berkelanjutan.

  1. INTENSITAS DAN PERSENTASE SERANGAN Spodoptera frugiperda J. E. Smith (Lepidoptera: Noctuidae) PADA BEBERAPA... ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/1984INTENSITAS DAN PERSENTASE SERANGAN Spodoptera frugiperda J E Smith Lepidoptera Noctuidae PADA BEBERAPA ejournalwiraraja index php FP article view 1984
  2. Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera Frugiperda) pada Tanaman Jagung dengan... jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/AFT/article/view/2079Rancangan Penyuluhan Pertanian Pengendalian Ulat Grayak Spodoptera Frugiperda pada Tanaman Jagung dengan jurnal instiperjogja ac index php AFT article view 2079
  3. PELATIHAN PENGGUNAAN PESTISIDA YANG BAIK DAN BERKELANJUTAN UNTUK PERSIAPAN TANAM JAGUNG PADA SISTEM TANPA... ejournal.lintasbudayanusantara.net/index.php/jkbh/article/view/8PELATIHAN PENGGUNAAN PESTISIDA YANG BAIK DAN BERKELANJUTAN UNTUK PERSIAPAN TANAM JAGUNG PADA SISTEM TANPA ejournal lintasbudayanusantara index php jkbh article view 8
Read online
File size353.47 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test