WASTUKANCANAWASTUKANCANA

Jurnal TeknologikaJurnal Teknologika

Segel mekanik pada pompa industri memainkan peran penting dalam mencegah kebocoran cairan transfer panas, khususnya dalam kondisi operasi suhu tinggi. Komponen kunci dari sistem ini adalah kepala segel, yang berfungsi sebagai mekanisme kompresi menggunakan pegas untuk menjaga kontak antara permukaan segel. Namun, kinerja pegas dapat menurun akibat akumulasi endapan yang dihasilkan dari paparan suhu tinggi, tekanan operasi, dan degradasi fluida, yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan segel dan kebocoran cairan. Studi ini menyelidiki stabilitas termal dari cairan reservoir Therminol 66 (TM-66) dan dampaknya terhadap kinerja segel di bawah paparan termal jangka panjang. Metodologi penelitian ini mencakup observasi langsung segel yang gagal, analisis termogravimetri (TGA) pada suhu 75, 150, 250, dan 350 °C selama 3, 6, dan 12 jam, serta karakterisasi kimia menggunakan Spektroskopi Inframerah Transformasi Fourier (FTIR). Selain itu, perilaku degradasi termal dinilai melalui estimasi energi aktivasi berdasarkan data kehilangan massa yang diperoleh dari TGA. Hasil FTIR menunjukkan bahwa fenil sikloheksana adalah senyawa dominan dalam TM-66, dengan intensitas relatif 0,803119. Data termogravimetri menunjukkan bahwa suhu yang lebih tinggi dan waktu paparan yang lebih lama secara signifikan mempercepat penguapan cairan dan kehilangan massa. Analisis energi aktivasi mengonfirmasi bahwa degradasi termal lebih mungkin terjadi dalam kondisi suhu tinggi yang berkepanjangan. Temuan ini menekankan pentingnya menjaga suhu cairan reservoir di bawah 75 °C untuk meminimalkan akumulasi endapan di ruang segel dan memastikan keandalan dan efisiensi jangka panjang sistem segel mekanik.

Berdasarkan hasil penelitian eksperimental tentang cairan transfer panas Therminol 66 (TM-66), dapat disimpulkan bahwa stabilitas termal dan kimia cairan sangat dipengaruhi oleh suhu operasi, khususnya dalam konteks aplikasi di sistem segel mekanik pompa sentrifugal.Data uji termogravimetri menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu paparan, semakin besar kehilangan massa sampel cairan.Kehilangan massa ini menunjukkan penguapan, degradasi termal, dan kemungkinan dekomposisi senyawa aktif dalam TM-66.Kondisi ini didukung oleh hasil uji FTIR, yang menunjukkan perubahan intensitas dan pergeseran puncak spektrum pada beberapa panjang gelombang, yang menunjukkan modifikasi kelompok fungsional akibat oksidasi atau proses termolisis pada suhu tinggi.Dalam konteks penggunaan cairan buffer dalam sistem segel mekanik tandem, suhu reservoir memainkan peran penting.Berdasarkan observasi dan data eksperimental, suhu cairan reservoir harus dijaga di bawah 75 °C untuk mencegah penguapan berlebihan dan pembentukan endapan yang dapat menumpuk di ruang segel mekanik.Endapan yang terbentuk, seperti yang ditunjukkan dalam analisis visual dan dokumentasi kerusakan segel, memiliki potensi untuk menyumbat ruang pegas dan mengganggu kompresi segel, yang pada akhirnya menyebabkan kegagalan segel dan kebocoran cairan ke atmosfer.Selain itu, analisis energi aktivasi yang dihitung dari data kehilangan massa juga mengonfirmasi bahwa reaksi degradasi termal TM-66 memerlukan energi yang lebih rendah pada suhu tinggi, yang berarti proses degradasi akan terjadi lebih cepat jika suhu tidak dikendalikan dengan baik.Oleh karena itu, desain sistem pendingin dan pengendalian suhu di reservoir harus dipertimbangkan serius dalam operasi jangka panjang untuk menjaga integritas segel mekanik dan memperpanjang umur layanan cairan transfer panas.Secara keseluruhan, studi ini menekankan pentingnya pengendalian suhu operasi dan kebutuhan akan sistem segel yang efektif untuk mencegah degradasi cairan dan kerusakan sistem, serta untuk memastikan efisiensi dan keandalan proses industri yang berbasis cairan termal seperti TM-66.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pendingin yang lebih efisien untuk menjaga suhu cairan reservoir di bawah 75 °C. Selain itu, studi tentang desain dan material segel mekanik yang dapat mencegah akumulasi endapan dan meningkatkan kinerja segel dalam jangka panjang juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian tentang pengaruh suhu operasi yang lebih tinggi terhadap kinerja dan stabilitas cairan transfer panas dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang batasan-batasan sistem dan strategi mitigasi yang potensial.

  1. Lubricants | An Open Access Journal from MDPI. lubricants open access journal mdpi journals active find... mdpi.com/journal/lubricantsLubricants An Open Access Journal from MDPI lubricants open access journal mdpi journals active find mdpi journal lubricants
  2. Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknologika | Jurnal Teknologika. vol jurnal teknologika skip main content... doi.org/10.51132/teknologika.v14i2Vol 14 No 2 2024 Jurnal Teknologika Jurnal Teknologika vol jurnal teknologika skip main content doi 10 51132 teknologika v14i2
Read online
File size475.22 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test