UNIDAUNIDA

JURNAL AGROINDUSTRI HALALJURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Penelitian ini meneliti permasalahan rantai pasok di UD Mahaputra pada bulan Desember hingga Maret 2022 yaitu penurunan volume produksi disebabkan karena keterlambatan pengiriman bahan baku dari pemasok. Permasalahan kedua, yakni permasalahan pengiriman produk yang disebabkan oleh kinerja sopir yang tidak tepat waktu sehingga mengakibatkan responsivitas perusahaan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi rantai pasok dan kinerja rantai pasok UD Mahaputra. UD Mahaputra merupakan salah satu produsen gula semut tebu yang berada di Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo. Analisis kondisi rantai pasok dan analisis kinerja rantai pasok diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengidentifikasi indikator apa saja yang perlu tindakan perbaikan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kombinasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling dengan narasumber berjumlah 5 orang. Teknik analisis terdiri dari, analisis kondisi rantai pasok dan analisis kinerja rantai pasok menggunakan SCOR. Data diolah menggunakan perangkat lunak superdecision. Hasil pengukuran menunjukkan nilai kinerja rantai pasok gula semut UD Mahaputra sebesar 86,36% berada dalam kategori baik (good) menurut indikator kinerja SCOR.

Nilai kinerja rantai pasok gula semut di UD Mahaputra dalam kategori baik (Good) yaitu sebesar 86,36%.Nilai kinerja rantai pasok tersebut menunjukkan bahwa kinerja belum mencapai target yang ditetapkan oleh UD Mahaputra.Matrik turunan yang berada pada kategori di bawah excellent disebabkan karena keterlambatan pengiriman bahan baku dan ketidaksesuaian kuantitas maupun kualitas bahan baku serta kinerja sopir yang kurang.Matrik kinerja yang masih belum mencapai target yang diinginkan UD Mahaputra dilakukan perbaikan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak penerapan sistem informasi terintegrasi terhadap efisiensi operasional rantai pasok gula semut, dengan fokus pada peningkatan akurasi data dan kecepatan pengambilan keputusan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh kualitas bahan baku terhadap karakteristik produk gula semut, serta dampaknya terhadap preferensi konsumen. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi UMKM gula semut terhadap perubahan iklim dan fluktuasi harga bahan baku, dengan melibatkan petani tebu dan pelaku rantai pasok lainnya. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan rantai pasok gula semut, serta berkontribusi pada peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM di sektor ini. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian lanjutan dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih relevan dan praktis bagi para pemangku kepentingan.

Read online
File size505.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test